Produsen Mobil Cina Catat Pendapatan Rp 26 Triliun, BYD Terbanyak
28 Januari 2026, 15:00 WIB
Sebanyak 60 persen konsumen beli kendaraan secara kredit, BYD akan permudah lewat perusahaan leasing mandiri
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD tengah merancang rencana untuk memiliki leasing atau lembaga pembiayaannya sendiri di 2026. Hal ini diharapkan bisa permudah konsumen dalam memiliki mobil listrik.
Perlu diketahui saat ini BYD masih memanfaatkan lembaga pembiayaan yang tersedia di dalam negeri.
Kehadiran leasing BYD nantinya bakal menawarkan lebih banyak keuntungan yang mungkin tidak ditawarkan lembaga lain di dalam negeri.
“Jadi kita sudah di tahap finalisasi akhir pembentukan satu perusahaan finansial pembiayaan kendaraan,” kata Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Sentul, Bogor pada Kamis (11/12).
Luther menjelaskan, pembentukan leasing BYD menjadi hal penting karena merupakan bagian dari ekosistem otomotif.
Ditambah lagi, banyak pembeli kendaraan di Indonesia saat ini membeli secara kredit atau cicilan melalui lembaga pembiayaan.
Jadi kehadiran leasing BYD bakal berpengaruh signifikan dalam mempermudah para konsumen apabil ingin menggunakan Electric Vehicle (EV).
“Yang penting juga adalah untuk menjaga resale value (mobil BYD). Sebab finansial yang kuat dan kokoh memberikan confidence level kepada pembeli kendaraan dalam jangka panjang, jadi kami akan mulai ini tahun depan,” kata Luther.
Ia masih enggan menjelaskan skema yang membuatnya berbeda dari lembaga pembiayaan lain, tetapi menegaskan leasing BYD dapat memberikan dukungan lebih bagi konsumen.
“Karena bila pembiayaan dimiliki oleh BYD, kami punya hak eksklusivitas untuk memberikan support yang mungkin tidak diberikan lembaga pembiayaan lainnya,” tegas Luther.
Sekadar informasi, BYD saat ini menjual enam model mobil listrik di pasar Indonesia. Seluruhnya ditawarkan dengan banderol mulai dari Rp 199 juta sampai Rp 700 jutaan on the road Jakarta.
Merek satu ini mendapatkan respons positif dari konsumen sejak kehadirannya di Tanah Air. Apalagi ketika mereka meluncurkan mobil listrik harga Rp 190 jutaan yakni BYD Atto 1.
Apabila leasing BYD resmi beroperasi di 2026, pelanggan bakal semakin dimudahkan memiliki skema cicilan sesuai kebutuhan. Sehingga leluasa memilih mobil BYD yang diinginkan dan berkontribusi mendongkrak penjualan di 2026.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 15:00 WIB
27 Januari 2026, 12:10 WIB
26 Januari 2026, 17:01 WIB
26 Januari 2026, 15:00 WIB
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Terkini
28 Januari 2026, 20:00 WIB
Toyota mengunggah bocoran mobil terbaru mereka, siluet SUV berukuran besar diyakini versi produksi dari bZ5X
28 Januari 2026, 19:00 WIB
Yamaha akan segera menjajal motor balap dengan mesin V4 berkubikasi 850 cc untuk berlaga di MotoGP 2027
28 Januari 2026, 18:00 WIB
Astra UD Trucks akan melakukan perawatan armada PT Pertamina Patra Niaga di berbagai wilayah strategis
28 Januari 2026, 17:00 WIB
Audi enggan mengikuti tren-tren mobil baru yang mengusung layar infotaiment dan panel meter berukuran besar
28 Januari 2026, 16:01 WIB
Jaecoo Indonesia terus berinovasi dengan menghadirkan sejumlah layanan, terbaru mereka membuka diler di Serpong
28 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD sukses menjadi produsen mobil Cina paling laris pada 2025 usai membukukan penjualan sampai 4,6 juta unit
28 Januari 2026, 14:00 WIB
Lepas L8 bakal bersaing dengan semakin banyak merek mobil Cina yang akan debut di Indonesia tahun ini
28 Januari 2026, 13:00 WIB
One way dan contraflow masih menjadi andalan kepolisian dalam memperlancar arus lalu lintas mudik Lebaran 2026