BYD Resmi Buka Pabrik di Subang, Mampu Produksi 150 Ribu Mobil
03 September 2026, 16:02 WIB
Di tengah pesatnya perkembangan industri otomotif ini strategi China hadapi krisis bahan baku ban yakni karet
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Industri otomotif semakin berkembang pesat diiringi naiknya permintaan bahan baku untuk komponen kendaraan, salah satunya adalah ban. China yang merupakan pasar potensial perlu mengantisipasi terjadinya krisis.
Untuk diketahui Tiongkok sendiri merupakan negara pengimpor bahan baku ban terbesar di dunia. Secara keseluruhan mereka mengimpor lebih dari 80 persen karet alam setiap tahun.
Dalam satu tahun mereka membutuhkan sekitar 6 juta ton karet. Angka tersebut merupakan 40 persen dari produksi secara global.
Namun belakangan diberitakan, terobosan teknologi terbaru dalam proses ekstraksi dari tanaman alternatif karet jadi strategi China hadapi krisis guna memperkuat rantai suplai di tengah tingginya permintaan komponen.
“Ini adalah material karet ideal untuk menggantikan bahan alam dan sintetis minyak bumi di masa mendatang untuk memproduksi ban ramah lingkungan dengan performa tinggi,” ucap Profesor Zhu Minqiang dalam jurnal Industrial Crops and Products, dikutip dari South China Morning Post, Kamis (28/12).
Sebuah tanaman asli negara tirai bambu, Eucommia ulmoides disebut memiliki potensi mengakomodir besarnya kebutuhan karet. Peneliti dari Northwest A&F University berhasil meningkatkan tingkat kemurnian ekstraksi sampai lebih dari 99 persen.
Tanaman tersebut sudah lama dikembangkan namun secara tradisi digunakan buat kebutuhan pengobatan, belum pernah digunakan untuk kepentingan komersial karena metode ekstraksi mahal dan tidak efisien.
Bahan itu bisa dibilang menjadi alternatif namun tetap menyuguhkan keunggulan dan kelebihan dari karet biasanya. Hasil ekstraksi tanaman Eucommia ulmoides disebut memiliki ketahanan aus dan selip yang lebih baik.
Sebelumnya China punya ketergantungan impor karet alami yang bersumber dari pohon Hevea brasiliensis alias pohon karet. Permintaan terus menerus naik seiring perkembangan industri otomotif global saat ini.
Di masa depan Tiongkok memiliki kapasitas untuk produksi sekitar 1.2 juta ton karet per tahun, hasil ekstraksi dari Eucommia ulmoides. Namun harus memenuhi persyaratan luas tanam 3 juta hektar di 2030.
Angka itu sendiri merupakan target ditetapkan oleh National Forestry and Grassland Administration di China pada 2016.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 September 2026, 16:02 WIB
10 Januari 2026, 09:30 WIB
05 Januari 2026, 09:00 WIB
01 Desember 2025, 12:00 WIB
06 November 2025, 20:00 WIB
Terkini
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah
11 September 2026, 16:01 WIB
Mulai pulih signifikan, penjualan mobil periode Agustus 2026 tembus 83 ribu unit atau tertinggi tahun ini
11 September 2026, 12:25 WIB
AHM terus berusaha menggairahkan pasar motor baru, salah satu dengan memberi penyegaran pada Honda CT125
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini