Strategi China Hadapi Krisis Bahan Baku Ban

Di tengah pesatnya perkembangan industri otomotif ini strategi China hadapi krisis bahan baku ban yakni karet

Strategi China Hadapi Krisis Bahan Baku Ban
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Industri otomotif semakin berkembang pesat diiringi naiknya permintaan bahan baku untuk komponen kendaraan, salah satunya adalah ban. China yang merupakan pasar potensial perlu mengantisipasi terjadinya krisis.

Untuk diketahui Tiongkok sendiri merupakan negara pengimpor bahan baku ban terbesar di dunia. Secara keseluruhan mereka mengimpor lebih dari 80 persen karet alam setiap tahun.

Dalam satu tahun mereka membutuhkan sekitar 6 juta ton karet. Angka tersebut merupakan 40 persen dari produksi secara global.

Namun belakangan diberitakan, terobosan teknologi terbaru dalam proses ekstraksi dari tanaman alternatif karet jadi strategi China hadapi krisis guna memperkuat rantai suplai di tengah tingginya permintaan komponen.

Strategi China Hadapi Krisis Bahan Baku Ban
Photo : 123RF

“Ini adalah material karet ideal untuk menggantikan bahan alam dan sintetis minyak bumi di masa mendatang untuk memproduksi ban ramah lingkungan dengan performa tinggi,” ucap Profesor Zhu Minqiang dalam jurnal Industrial Crops and Products, dikutip dari South China Morning Post, Kamis (28/12).

Sebuah tanaman asli negara tirai bambu, Eucommia ulmoides disebut memiliki potensi mengakomodir besarnya kebutuhan karet. Peneliti dari Northwest A&F University berhasil meningkatkan tingkat kemurnian ekstraksi sampai lebih dari 99 persen.

Tanaman tersebut sudah lama dikembangkan namun secara tradisi digunakan buat kebutuhan pengobatan, belum pernah digunakan untuk kepentingan komersial karena metode ekstraksi mahal dan tidak efisien.

Bahan itu bisa dibilang menjadi alternatif namun tetap menyuguhkan keunggulan dan kelebihan dari karet biasanya. Hasil ekstraksi tanaman Eucommia ulmoides disebut memiliki ketahanan aus dan selip yang lebih baik.

Sebelumnya China punya ketergantungan impor karet alami yang bersumber dari pohon Hevea brasiliensis alias pohon karet. Permintaan terus menerus naik seiring perkembangan industri otomotif global saat ini.

Alasan mobil listrik perlu ban khusus
Photo : TrenOto

Di masa depan Tiongkok memiliki kapasitas untuk produksi sekitar 1.2 juta ton karet per tahun, hasil ekstraksi dari Eucommia ulmoides. Namun harus memenuhi persyaratan luas tanam 3 juta hektar di 2030.

Angka itu sendiri merupakan target ditetapkan oleh National Forestry and Grassland Administration di China pada 2016.


Terkini

mobil
Leapmotor B03

Leapmotor B03 Diperkenalkan, Jadi Pesaing Baru Geely EX2

Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan

news
Pelumas

Jelang 4 Dekade Federal Oil di Indonesia, Bangun Ekosistem

Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi

mobil
Aion

Aion UT Ada Varian Baru, Selisih Rp 18 Juta dengan Tipe Terendah

Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia

mobil
BYD Racco

Peluang BYD Racco Masuk Indonesia Tunggu Hasil Positif

Kei car listrik BYD Racco punya peluang besar dihadirkan ke pasar Indonesia, BYD mulai survey ke konsumen

mobil
10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya

10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya

Toyota masih jadi merek mobil terlaris secara retail, BYD raih penjualan tertingginya di September 2026

mobil
Xforce

Mitsubishi Xforce Mesin Bensin, SUV Nyaman Sehari-hari

Mitsubishi Xforce varian mesin bensin diklaim nyaman untuk konsumen pertama yang ingin mencoba sebuah SUV

mobil
Chery Omoda 5

Chery Omoda 5 Recall di Malaysia, Konsumen di RI Bisa Cek Unit

Kasus patah as roda Chery Omoda 5 di Malaysia belum lama ini terus menuai sorotan banyak pihak di Indonesia

otosport
MotoGP Mandalika

MotoGP Wajibkan Pembalap Ikut Hero Walk, Absen Otomatis Denda

Para pembalap MotoGP diwajibkan mengikuti kegiatan Hero Walk minimal 10 menit untuk bertemu dengan penggemar