Mulai Tinggalkan Cina, Pabrikan Jepang Fokus ke India Ketimbang RI

Pabrikan Jepang mulai mengalihkan investasi mereka di Cina ke negara lain, sayang pilihannya bukan Indonesia

Mulai Tinggalkan Cina, Pabrikan Jepang Fokus ke India Ketimbang RI
Adi Hidayat

KatadataOTO – Meski pasar otomotif Tiongkok masih menjadi yang terbesar di dunia, pabrikan Jepang mulai mengalihkan pandangannya dari negara tersebut. Ketatnya persaingan dan banyaknya kendaraan listrik digadang-gadang menjadi alasan mengapa mereka mulai mengalihkan investasi ke pasar lain.

Sayangnya, pilihan mereka bukan ke Indonesia, melainkan ke India. Pasar tersebut dinilai memiliki potensi besar bagi mobil-mobil pabrikan Jepang untuk berkembang di masa depan.

Dilansir Reuters, Toyota, Honda, dan Suzuki telah menghabiskan miliaran dolar untuk membangun beragam fasilitas di negara tersebut. Langkah ini menunjukkan pentingnya pasar India bagi mereka di masa depan.

Bila dilihat ke belakang, jumlah investasi tahunan Jepang di sektor transportasi India, termasuk produsen mobil, sudah naik tujuh kali lipat antara 2021 dan 2024. Tahun lalu saja nilainya mencapai 294 miliar yen atau setara Rp 31,9 triliun.

Pabrik Toyota di Jepang
Photo : Reuters

Sementara itu, pada periode yang sama, investasi perusahaan Jepang ke Tiongkok di sektor transportasi mengalami penurunan sebesar 83 persen. Tercatat, perusahaan Jepang hanya berinvestasi sebesar 46 miliar yen tahun lalu.

Keputusan ini tidak lepas dari banyaknya keuntungan yang ditawarkan India, khususnya dari segi bisnis. Di negara tersebut, biaya tenaga kerja terbilang rendah, dan pabrikan mobil listrik asal Negeri Tirai Bambu belum masuk, sehingga memudahkan mereka untuk berkembang.

Selain itu, India juga memberikan beragam insentif serta meningkatkan kualitas barang manufaktur. Hal ini membuat daya tarik industrinya semakin meningkat.

Sedangkan di Tiongkok, saat ini masih marak perang harga di antara produsen mobil listrik, sehingga membuat mereka sulit memperoleh keuntungan. Situasinya bahkan diperparah dengan banyaknya pabrikan yang berekspansi ke kawasan lain seperti Asia Tenggara.

“India adalah pilihan yang baik sebagai pengganti pasar Tiongkok. Bagi pabrikan Jepang, kondisinya menguntungkan karena tidak perlu bersaing terlalu keras,” ungkap Julie Boote dari Pelham Smithers Associates London, dilansir Reuters.

Meski demikian, langkah ini tidaklah mudah. Toyota bahkan harus memulainya dengan beragam strategi agar bisa optimal di pasar India.

Salah satunya ialah menjalin kerja sama dengan vendor Jepang dan India agar dapat menurunkan biaya, namun tetap memperluas produksi komponen hybrid. Padahal, pasokan suku cadang untuk teknologi tersebut terbilang terbatas.

Kalah Saing dari Mobil China, Subaru Resmi Tutup Pabrik di Thailand
Photo : Subaru Asia

“Pasar India sangat penting dan akan terus tumbuh di masa depan,” ujar Koji Sato, Presiden Toyota, beberapa waktu lalu.

Toyota pun berencana meluncurkan 15 model baru di India hingga akhir dekade ini. Mereka juga menargetkan dapat meraih pangsa pasar sebesar 10 persen sebelum akhir dekade, naik dari 8 persen saat ini.


Terkini

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Raup 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Populer

Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026

news
Sim keliling bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 Agustus, Cek Syarat dan Biayanya

Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend, Hari Ini 21 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Agustus 2026 Kembali Berlaku

Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan

mobil
BAIC

Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik

BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan

mobil
Freelander 8

SUV Freelander 8 Mejeng di Uni Emirate Arab Jelang Debut Global

Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris

Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026

mobil
BYD M6 EV

Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk

Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK