5 Masalah Mobil yang Ternyata Sulit Diperbaiki Sendiri
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Pabrikan Jepang mulai mengalihkan investasi mereka di Cina ke negara lain, sayang pilihannya bukan Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski pasar otomotif Tiongkok masih menjadi yang terbesar di dunia, pabrikan Jepang mulai mengalihkan pandangannya dari negara tersebut. Ketatnya persaingan dan banyaknya kendaraan listrik digadang-gadang menjadi alasan mengapa mereka mulai mengalihkan investasi ke pasar lain.
Sayangnya, pilihan mereka bukan ke Indonesia, melainkan ke India. Pasar tersebut dinilai memiliki potensi besar bagi mobil-mobil pabrikan Jepang untuk berkembang di masa depan.
Dilansir Reuters, Toyota, Honda, dan Suzuki telah menghabiskan miliaran dolar untuk membangun beragam fasilitas di negara tersebut. Langkah ini menunjukkan pentingnya pasar India bagi mereka di masa depan.
Bila dilihat ke belakang, jumlah investasi tahunan Jepang di sektor transportasi India, termasuk produsen mobil, sudah naik tujuh kali lipat antara 2021 dan 2024. Tahun lalu saja nilainya mencapai 294 miliar yen atau setara Rp 31,9 triliun.
Sementara itu, pada periode yang sama, investasi perusahaan Jepang ke Tiongkok di sektor transportasi mengalami penurunan sebesar 83 persen. Tercatat, perusahaan Jepang hanya berinvestasi sebesar 46 miliar yen tahun lalu.
Keputusan ini tidak lepas dari banyaknya keuntungan yang ditawarkan India, khususnya dari segi bisnis. Di negara tersebut, biaya tenaga kerja terbilang rendah, dan pabrikan mobil listrik asal Negeri Tirai Bambu belum masuk, sehingga memudahkan mereka untuk berkembang.
Selain itu, India juga memberikan beragam insentif serta meningkatkan kualitas barang manufaktur. Hal ini membuat daya tarik industrinya semakin meningkat.
Sedangkan di Tiongkok, saat ini masih marak perang harga di antara produsen mobil listrik, sehingga membuat mereka sulit memperoleh keuntungan. Situasinya bahkan diperparah dengan banyaknya pabrikan yang berekspansi ke kawasan lain seperti Asia Tenggara.
“India adalah pilihan yang baik sebagai pengganti pasar Tiongkok. Bagi pabrikan Jepang, kondisinya menguntungkan karena tidak perlu bersaing terlalu keras,” ungkap Julie Boote dari Pelham Smithers Associates London, dilansir Reuters.
Meski demikian, langkah ini tidaklah mudah. Toyota bahkan harus memulainya dengan beragam strategi agar bisa optimal di pasar India.
Salah satunya ialah menjalin kerja sama dengan vendor Jepang dan India agar dapat menurunkan biaya, namun tetap memperluas produksi komponen hybrid. Padahal, pasokan suku cadang untuk teknologi tersebut terbilang terbatas.
“Pasar India sangat penting dan akan terus tumbuh di masa depan,” ujar Koji Sato, Presiden Toyota, beberapa waktu lalu.
Toyota pun berencana meluncurkan 15 model baru di India hingga akhir dekade ini. Mereka juga menargetkan dapat meraih pangsa pasar sebesar 10 persen sebelum akhir dekade, naik dari 8 persen saat ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Mei 2026, 07:00 WIB
18 Mei 2026, 19:19 WIB
17 Mei 2026, 17:00 WIB
06 Mei 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
31 Mei 2026, 19:57 WIB
Chery Q merupakan mobil listrik kompak yang memiliki setidaknya tiga kelebihan dibandingkan kompetitor
31 Mei 2026, 19:55 WIB
Marco Bezzecchi amankan kemenangan buat Aprilia di MotoGP Italia 2026, Francesco Bagnaia tampil memuaskan
31 Mei 2026, 15:49 WIB
Pemutihan pajak kendaraan bermotor diberikan kepada masyarakat guna memeriahkan hari jadi DKI Jakarta ke-499
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik kompak Changan Nevo Q05 baru-baru ini debut lebih dulu di Thailand dengan harga kompetitif
30 Mei 2026, 20:44 WIB
Raul Fernandez berhasil menjadi pemenang sesi sprint race MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello hari ini
30 Mei 2026, 13:03 WIB
Honda Racing Indonesia kedatangan satu pembalap baru untuk menyambut musim balap 2026 agar kompetitif
29 Mei 2026, 21:16 WIB
Teaser Mitsubishi Pajero generasi terbaru dibagikan, pakai bahasa desain serupa Xforce dan Destinator
29 Mei 2026, 21:12 WIB
iCAR V23 merupakan SUV listrik yang berkarakter dan memiliki berbagai kelebihan untuk menggoda konsumen