Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gakindo berharap penjualan pasar mobil baru di dalam negeri bisa segera bangkit, terutama untuk periode 2026
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru pada 2025 jauh dari kata maksimal. Pasar kendaraan roda empat mengalami kelesuan.
Banyak pihak berharap industri otomotif di Indonesia bisa kembali bangkit, terutama pada periode 2026.
Sayang Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), belum dapat menentukan target penjualan di tahun ini.
“Kami belum rapat dengan anggota untuk menentukan proyeksi penjualan tahun 2026,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo kepada KatadataOTO, Sabtu (03/12).
Menurut Jongkie, para anggota Gaikindo akan segera berkumpul. Kemudian berdiskusi buat menentukan arah pasar mobil baru sepanjang 2026.
Hal ini penting dilakukan, demi mengetahui bagaimana kondisi penjualan kendaraan roda empat di dalam negeri.
Seluruh pandangan maupun masukan anggota, akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan asosiasi.
Dengan begitu memahami apa yang bakal mereka hadapi. Lalu menentukan angka atau target ingin dicapai di tahun ini.
“Nanti akan diatur dulu (rapat anggota Gaikindo),” pungkas Jongkie.
Sebagai informasi, Gaikindo melaporkan retail sales mobil baru sepanjang Januari sampai November 2025 berada di level 739.977 unit.
Perlu diketahui, angka di atas masih jauh dari perolehan pada periode serupa di 2024. Pasalnya tahun lalu membukukan 807.586 unit.
Tercatat ada selisih sekitar 67.609 unit atau turun 8,4 persen, antara perolehan di 2025 maupun 2024.
Sekadar mengingatkan, Gaikindo telah merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar untuk periode 2025.
Kini Gaikindo menargetkan 780 ribu mobil baru berhasil terniagakan kepada para konsumen di Tanah Air.
Perlu diketahui, Gaikindo juga belum memberikan laporan penjualan mobil baru buat periode Desember 2025.
Di sisi lain Gaikindo berharap besar, industri kendaraan roda empat di Tanah Air dapat kembali bangkit.
“Kalau ekonomi membaik, semuanya ya. Kemarin Pak Purbaya bilang harapannya (pertumbuhan ekonomi nasional) enam persen, tentu naik dong,” kata Jongkie.
Ia optimistis pemulihan pasar tetap terbuka, terutama jika kondisi ekonomi nasional menunjukkan perbaikan.
Jongkie pun berharap penjualan mobil baru di 2026 bertumbuh. Mampu menembus 800 ribu unit.
“Atau bisa 900 ribu unit, bahkan kalau bisa 1 juta unit, alhamdulillah. Itu harapan kami,” Jongkie menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
28 Juni 2026, 09:00 WIB
19 Juni 2026, 17:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
11 Juli 2026, 09:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar
10 Juli 2026, 22:34 WIB
Honda Bangka Belitung baru saja menggelar kegiatan CSR, yakni menanam sebanyak ratusan pohon mangrove
10 Juli 2026, 18:09 WIB
Pada awal Juli 2026, Honda serta Yamaha kembali melakukan penyesuaian harga pada lini motor matic murah mereka
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Menurut data dari laman resmi AISI, wholesales motor baru di Juni 2026 menyentuh angka 515 ribuan unit
10 Juli 2026, 09:23 WIB
Marc Marquez menjadi salah satu rider yang diunggulkan untuk menjadi pemenang pada MotoGP Jerman 2026
10 Juli 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta dibuka di lokasi yang lebih terbatas setiap akhir pekan
10 Juli 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai salah mendatangi lokasi SIM keliling Bandung, karena setiap hari tempatnya berbeda-beda