Chery Siap Luncurkan 7 Model di 2026, Ada Mobil Diesel
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Gakindo berharap penjualan pasar mobil baru di dalam negeri bisa segera bangkit, terutama untuk periode 2026
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru pada 2025 jauh dari kata maksimal. Pasar kendaraan roda empat mengalami kelesuan.
Banyak pihak berharap industri otomotif di Indonesia bisa kembali bangkit, terutama pada periode 2026.
Sayang Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), belum dapat menentukan target penjualan di tahun ini.
“Kami belum rapat dengan anggota untuk menentukan proyeksi penjualan tahun 2026,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo kepada KatadataOTO, Sabtu (03/12).
Menurut Jongkie, para anggota Gaikindo akan segera berkumpul. Kemudian berdiskusi buat menentukan arah pasar mobil baru sepanjang 2026.
Hal ini penting dilakukan, demi mengetahui bagaimana kondisi penjualan kendaraan roda empat di dalam negeri.
Seluruh pandangan maupun masukan anggota, akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan asosiasi.
Dengan begitu memahami apa yang bakal mereka hadapi. Lalu menentukan angka atau target ingin dicapai di tahun ini.
“Nanti akan diatur dulu (rapat anggota Gaikindo),” pungkas Jongkie.
Sebagai informasi, Gaikindo melaporkan retail sales mobil baru sepanjang Januari sampai November 2025 berada di level 739.977 unit.
Perlu diketahui, angka di atas masih jauh dari perolehan pada periode serupa di 2024. Pasalnya tahun lalu membukukan 807.586 unit.
Tercatat ada selisih sekitar 67.609 unit atau turun 8,4 persen, antara perolehan di 2025 maupun 2024.
Sekadar mengingatkan, Gaikindo telah merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar untuk periode 2025.
Kini Gaikindo menargetkan 780 ribu mobil baru berhasil terniagakan kepada para konsumen di Tanah Air.
Perlu diketahui, Gaikindo juga belum memberikan laporan penjualan mobil baru buat periode Desember 2025.
Di sisi lain Gaikindo berharap besar, industri kendaraan roda empat di Tanah Air dapat kembali bangkit.
“Kalau ekonomi membaik, semuanya ya. Kemarin Pak Purbaya bilang harapannya (pertumbuhan ekonomi nasional) enam persen, tentu naik dong,” kata Jongkie.
Ia optimistis pemulihan pasar tetap terbuka, terutama jika kondisi ekonomi nasional menunjukkan perbaikan.
Jongkie pun berharap penjualan mobil baru di 2026 bertumbuh. Mampu menembus 800 ribu unit.
“Atau bisa 900 ribu unit, bahkan kalau bisa 1 juta unit, alhamdulillah. Itu harapan kami,” Jongkie menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Januari 2026, 11:00 WIB
24 Januari 2026, 17:00 WIB
23 Januari 2026, 18:00 WIB
23 Januari 2026, 15:00 WIB
22 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 13:00 WIB
Ananta Rispo memiliki koleksi kendaraan beragam yang sudah dimodifikasi sesuai dengan selera dan kebutuhannya
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe