Cara Pemerintah Cina Dorong Penjualan Mobil Ramah Lingkungan
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Gakindo berharap penjualan pasar mobil baru di dalam negeri bisa segera bangkit, terutama untuk periode 2026
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru pada 2025 jauh dari kata maksimal. Pasar kendaraan roda empat mengalami kelesuan.
Banyak pihak berharap industri otomotif di Indonesia bisa kembali bangkit, terutama pada periode 2026.
Sayang Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), belum dapat menentukan target penjualan di tahun ini.
“Kami belum rapat dengan anggota untuk menentukan proyeksi penjualan tahun 2026,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo kepada KatadataOTO, Sabtu (03/12).
Menurut Jongkie, para anggota Gaikindo akan segera berkumpul. Kemudian berdiskusi buat menentukan arah pasar mobil baru sepanjang 2026.
Hal ini penting dilakukan, demi mengetahui bagaimana kondisi penjualan kendaraan roda empat di dalam negeri.
Seluruh pandangan maupun masukan anggota, akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan asosiasi.
Dengan begitu memahami apa yang bakal mereka hadapi. Lalu menentukan angka atau target ingin dicapai di tahun ini.
“Nanti akan diatur dulu (rapat anggota Gaikindo),” pungkas Jongkie.
Sebagai informasi, Gaikindo melaporkan retail sales mobil baru sepanjang Januari sampai November 2025 berada di level 739.977 unit.
Perlu diketahui, angka di atas masih jauh dari perolehan pada periode serupa di 2024. Pasalnya tahun lalu membukukan 807.586 unit.
Tercatat ada selisih sekitar 67.609 unit atau turun 8,4 persen, antara perolehan di 2025 maupun 2024.
Sekadar mengingatkan, Gaikindo telah merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar untuk periode 2025.
Kini Gaikindo menargetkan 780 ribu mobil baru berhasil terniagakan kepada para konsumen di Tanah Air.
Perlu diketahui, Gaikindo juga belum memberikan laporan penjualan mobil baru buat periode Desember 2025.
Di sisi lain Gaikindo berharap besar, industri kendaraan roda empat di Tanah Air dapat kembali bangkit.
“Kalau ekonomi membaik, semuanya ya. Kemarin Pak Purbaya bilang harapannya (pertumbuhan ekonomi nasional) enam persen, tentu naik dong,” kata Jongkie.
Ia optimistis pemulihan pasar tetap terbuka, terutama jika kondisi ekonomi nasional menunjukkan perbaikan.
Jongkie pun berharap penjualan mobil baru di 2026 bertumbuh. Mampu menembus 800 ribu unit.
“Atau bisa 900 ribu unit, bahkan kalau bisa 1 juta unit, alhamdulillah. Itu harapan kami,” Jongkie menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Januari 2026, 19:00 WIB
02 Januari 2026, 07:00 WIB
31 Desember 2025, 18:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
05 Januari 2026, 08:00 WIB
Julian Johan berhasil selesaikan SS 1 Rally Dakar 2026 setelah melintasi perjalanan 365 km yang penuh tantangan
05 Januari 2026, 07:00 WIB
Biaya pembuatan dan perpanjang SIM di Indonesia masih belum mengalami perubahan apapun dari pemerintah
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi melayani kebutuhan masyarakat, kepolisian menghadirkan dua lokasi SIM keliling Bandung pada hari ini
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali digelar hari ini untuk mengantisipasi macet setelah warga Ibu Kota kembali beraktivitas
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, pemohon perlu bawa dokumen pelengkap
04 Januari 2026, 19:00 WIB
Nama Toyota kembali ke grid F1, divisi motorsports Toyota Gazoo Racing jalin kerja sama dengan tim Haas
04 Januari 2026, 17:00 WIB
Aliran modifikasi proper diperkirakan bakal mendominasi di 2026 karena mempertahankan fungsi utama kendaraan
04 Januari 2026, 13:00 WIB
Bearing roda depan yang mengalami kerusakan, dapat membahayakan pemilik ketika digunakan di jalan raya