Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Gakindo berharap penjualan pasar mobil baru di dalam negeri bisa segera bangkit, terutama untuk periode 2026
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru pada 2025 jauh dari kata maksimal. Pasar kendaraan roda empat mengalami kelesuan.
Banyak pihak berharap industri otomotif di Indonesia bisa kembali bangkit, terutama pada periode 2026.
Sayang Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), belum dapat menentukan target penjualan di tahun ini.
“Kami belum rapat dengan anggota untuk menentukan proyeksi penjualan tahun 2026,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo kepada KatadataOTO, Sabtu (03/12).
Menurut Jongkie, para anggota Gaikindo akan segera berkumpul. Kemudian berdiskusi buat menentukan arah pasar mobil baru sepanjang 2026.
Hal ini penting dilakukan, demi mengetahui bagaimana kondisi penjualan kendaraan roda empat di dalam negeri.
Seluruh pandangan maupun masukan anggota, akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan asosiasi.
Dengan begitu memahami apa yang bakal mereka hadapi. Lalu menentukan angka atau target ingin dicapai di tahun ini.
“Nanti akan diatur dulu (rapat anggota Gaikindo),” pungkas Jongkie.
Sebagai informasi, Gaikindo melaporkan retail sales mobil baru sepanjang Januari sampai November 2025 berada di level 739.977 unit.
Perlu diketahui, angka di atas masih jauh dari perolehan pada periode serupa di 2024. Pasalnya tahun lalu membukukan 807.586 unit.
Tercatat ada selisih sekitar 67.609 unit atau turun 8,4 persen, antara perolehan di 2025 maupun 2024.
Sekadar mengingatkan, Gaikindo telah merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar untuk periode 2025.
Kini Gaikindo menargetkan 780 ribu mobil baru berhasil terniagakan kepada para konsumen di Tanah Air.
Perlu diketahui, Gaikindo juga belum memberikan laporan penjualan mobil baru buat periode Desember 2025.
Di sisi lain Gaikindo berharap besar, industri kendaraan roda empat di Tanah Air dapat kembali bangkit.
“Kalau ekonomi membaik, semuanya ya. Kemarin Pak Purbaya bilang harapannya (pertumbuhan ekonomi nasional) enam persen, tentu naik dong,” kata Jongkie.
Ia optimistis pemulihan pasar tetap terbuka, terutama jika kondisi ekonomi nasional menunjukkan perbaikan.
Jongkie pun berharap penjualan mobil baru di 2026 bertumbuh. Mampu menembus 800 ribu unit.
“Atau bisa 900 ribu unit, bahkan kalau bisa 1 juta unit, alhamdulillah. Itu harapan kami,” Jongkie menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya
28 September 2026, 06:00 WIB
Para pengguna mobil pribadi yang hendak melintas jalan protokol Ibu Kota, simak titik Ganjil Genap Jakarta
28 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung lagi untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
27 September 2026, 23:38 WIB
Dengan pengalaman selama tiga dekade, Suzuki memberikan tampilan baru salah satu diler mereka di Pulo Gadung
27 September 2026, 22:55 WIB
Meskipun terlahir dengan DNA yang sama yakni SUV tangguh, namun kedua kendaraan memiliki karakter berbeda