Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif
07 April 2026, 06:00 WIB
Jelang Lebaran 28 persen kendaraan di Jakarta diklaim mulai bergerak meninggalkan Ibu Kota buat mudik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hingga Senin (16/03), 28 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta. Jumlah tersebut dipercaya bakal terus meningkat seiring dengan makin dekatnya hari Lebaran.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) memperkirakan bakal ada 3,5 juta kendaraan yang keluar dari Ibu Kota.
“Dari proyeksi 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan (Jakarta) ke Trans Jawa, Jawa Barat hingga ke Cikupa, Banten, sampai Sumatera, sampai sekarang 28 persen sudah meninggalkan Jakarta,” ungkapnya dilansir Antara (17/03).
Ia pun menambahkan bahwa saat ini mereka tengah menjalankan operasi Ketupat. Setidaknya ada lima klaster yang menjadi fokus pengamanan dalam kegiatan.
“Klaster pertama adalah jalan tol yang di dalamnya ada rest area, bottleneck dan nanti juga dilakukan contraflow serta one way,” katanya.
Klaster kedua adalah jalan arteri ataupun jalan nasional. Termasuk juga jalan-jalan alternatif menuju ke tempat-tempat wisata.
Klaster ketiga adalah pelabuhan penyeberangan Gilimanuk, Ketapang, Merak-Bakauheni sampai dengan yang berada di luar Jawa. Termasuk juga terminal, bandara, stasiun bakal menjadi perhatian khusus.
Klaster keempat adalah tempat-tempat ibadah, utamanya masjid yang akan digunakan salat Idul Fitri dan tempat-tempat untuk momen takbiran. Sementara klaster terakhir adalah tempat-tempat wisata.
“Biasanya pra-Idul Fitri itu nanti banyak sekali tempat-tempat wisata yang akan dikunjungi dan ini sudah kita siapkan baik di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat termasuk di luar Jawa,” katanya.
Perlu diketahui bahwa pemerintah memprediksi ada sekitar 144 juta orang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026. Perkiraan ini merupakan hasil survei nasional dengan potensi kenaikan jumlah pemudik dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Beragam langkah antisipasi telah disiapkan, antara lain pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, kecuali kendaraan pengangkut bahan pokok, bahan bakar minyak, dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian.
Selain itu, Kementerian Perhubungan bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow, sistem satu arah (one way) dan ganjil genap di sejumlah ruas tol berpotensi padat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Meskipun penjualannya sudah terbilang baik, Gaikindo menilai insentif mobil hybrid masih tetap diperlukan
10 Agustus 2026, 08:31 WIB
DFSK E5 Plus Punya Tawaran Fitur dan Teknologi Yang Lengkap dan Siap Tantang SUV PHEV Sekelasnya di Tanah Air
10 Agustus 2026, 06:37 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas dari kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat hari ini
10 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa memecah kebuntuan khususnya di jam-jam sibuk Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta bisa menjadi solusi
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
Berlangsung sengit dan banyak pembalap gagal menaklukkan Sirkuit Silverstone, ini jalannya MotoGP Inggris 2026
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian mengunjungi booth Jetour di GIIAS 2026 untuk melihat berbagai inovasi
09 Agustus 2026, 16:33 WIB
Pameran otomotif GIIAS 2026 berhasil menarik perhatian dengan kehadiran sejumlah model dan merek baru