Perbedaan Ban Bus Listrik untuk Transjakarta

Belum lama ini Transjakarta dan Goodyear bersinergi lakukan pemeliharaan ban termasuk yang untuk bus listrik

Perbedaan Ban Bus Listrik untuk Transjakarta
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kendaraan listrik memakai jenis ban berbeda dari konvensional karena beberapa alasan keamanan. Tak terkecuali bus listrik seperti saat ini digunakan Transjakarta.

Mobil listrik sendiri punya torsi lebih kuat dibandingkan versi konvensional. Sehingga perlu penggunaan ban tepat agar tidak mudah selip dan alur kembangan tidak cepat slick.

Maka itu perawatan dan pengelolaan ban jadi salah satu hal perlu diperhatikan buat PT Transportasi Jakarta. Mengingat ban dalam kondisi tidak baik dapat membahayakan pengemudi serta penumpang.

Perawatan juga termasuk ban khusus bus listrik milik Transjakarta. Hal ini disampaikan oleh Welfizon Yuza selaku Direktur Utama PT Transjakarta.

Daimler Dorong Pemerintah Tambah Kuota Subsidi Bus Listrik
Photo : Istimewa

Menggandeng Goodyear sebagai perusahaan ban, ia menegaskan inisiatif tersebut berfokus pada pelayanan dan aspek keselamatan.

“Kerja sama juga dalam hal pelatihan ke pramudi ataupun teknisi Transjakarta. Tentu di luar itu adalah potensi-potensi kerja sama dan bisnis lain mungkin bisa kita garap bersama,” ucap Welfizon di Jakarta, Selasa (19/12).

Untuk diketahui PT Transportasi Jakarta memiliki beberapa armada bus bertenaga listrik, sudah beroperasi di wilayah Jakarta. 

Sementara itu Iman Santoso selaku President Director Goodyear mengungkapkan memang ada perbedaan antara ban kendaraan listrik dengan konvensional.

“Ban kendaraan elektrik pasti tentu butuh teknologi berbeda. Di samping karena EV tidak ada suaranya kemudian torsi besar sekali jadi daya cengkeram harus mumpuni dan awet,” ucap Iman dalam kesempatan sama.

Secara konsep sama seperti passenger car atau mobil penumpang bertenaga listrik, tidak bisa pakai sembarang ban guna menyesuaikan tenaga dihasilkan.

Bicara soal kerja sama, pihak Goodyear sendiri menegaskan siap menyediakan produk jika di masa mendatang Transjakarta butuh pasokan ban untuk armada bus listrik.

“Kami saat inipun sudah siap. Jadi dari segi pengadaan secara produk, dari aftersales itu tadi kami siap,” tegas Iman.

Ban khusus bus listrik
Photo : PR Newswire

Ban khusus bus listrik dari Goodyear adalah Urban Max BSA(EV), diciptakan khusus bus yang digunakan sebagai transportasi umum.

Beberapa keunggulan ditawarkan adalah rolling resistance rendah guna menjaga kemampuan daya jelajah diimbangi traksi mumpuni sehingga bisa mengakomodir muatan besar dibawa bus.


Terkini

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 2 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 2 April 2026

Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 April 2026

Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026