10 Merek Mobil Cina Terlaris Juli 2026, BYD Jual 5.000 Unit
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD mengalami kenaikan penjualan cukup pesat di periode April 2026. Angkanya tembus 6.000 unit secara retail atau distribusi dari diler ke konsumen.
Diolah dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan retail BYD adalah 6.274 unit di April 2026, naik dari capaian Maret yakni 4.153 unit.
Dilihat secara keseluruhan dari awal tahun, memang penjualan BYD terus mengalami kenaikan.
Capaian BYD di April 2026 membuat merek asal Tiongkok itu berhasil menempati posisi ketiga merek terlaris di Indonesia, berada tepat di belakang Daihatsu.
Ada beberapa faktor yang mungkin menjadi pendorong naiknya angka penjualan BYD. Misalnya keputusan konsumen beralih ke kendaraan ramah lingkungan imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Namun menurut pihak BYD, masih terlalu dini untuk menilai dampak kenaikan BBM terhadap penjualan kendaraan roda empat di dalam negeri.
“Tetapi memang harus saya akui cukup positif dalam beberapa minggu terakhir,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Bogor, belum lama ini.
Ia mengungkapkan, wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi atau Jabodetabek masih berkontribusi paling banyak terhadap penjualan lini mobil listrik BYD.
Beberapa regulasi menguntungkan seperti insentif pajak dan bebas dari aturan ganjil genap, tampaknya masih berperan penting terhadap penjualan BYD.
“Yang saya lihat, adanya sebuah tren positif terhadap kepemilikan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Di mana berdasarkan data kita, bahkan lebih dari 16 persen di nasional sekarang itu market share EV,” kata Luther.
Gambaran kasarnya, menurut Luther, hampir dua dari 10 mobil terjual di Indonesia sekarang merupakan kendaraan elektrifikasi.
“Kita melihat sebenarnya ini justru bagian dari langkah yang baik untuk menyelamatkan situasi kelangkaan bahan bakar,” tegas dia.
Hanya saja ia masih belum bisa memproyeksi penjualan BYD di masa mendatang dengan hadirnya sejumlah tantangan ekonomi dan konflik geopolitik.
“Jadi dengan situasi harga BBM saat ini yang sebenarnya relatif belum terlalu lama ya kenaikannya, masih terlalu dini untuk mengukur dampaknya dalam penjualan,” tegas Luther.
Total: 16.539 unit
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, fasilitas SIM keliling Jakarta tersedia di lima lokasi berbeda hari ini 19 Agustus 2026
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurai kemacetan jalan Ibu Kota
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW Astra Art of Joy berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery pamerkan karya lukis di diler Cilandak dan Serpong
18 Agustus 2026, 18:06 WIB
Amplifier Crescendo Revolution 7A4 cocok untuk berbagai jenis speaker, menyuguhkan audio premium di kabin
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris secara retail sepanjang Juli 2026, Jaecoo kedua
18 Agustus 2026, 12:28 WIB
Motor matic murah bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian Anda