Xpander Tabrak Ferrari di PIK, Harga Bumpernya Bikin Melongo

Harga bumper dari Ferrari 488 Pista yang ditabrak oleh Mitsubishi Xpander di kawasan PIK cukup merogoh kocek

Xpander Tabrak Ferrari di PIK, Harga Bumpernya Bikin Melongo

KatadataOTO – Beberapa waktu lalu ramai beredar sebuah video kecelakaan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Melansir akun Instagram @jakut.info, insiden tersebut melibatkan sebuah Mitsubishi Xpander serta mobil mewah diduga Ferrari 488 Pista.

Disebutkan kalau kecelakaan yang terjadi pada Minggu (16/03) dini hari itu, diduga karena sopir Mitsubishi Xpander hilang kesadaran.

"Ferrari dan Xpander lagi parkir di pinggir jalan, yang punya Xpander tertidur di dalam dengan kondisi diduga teler (mabuk parah)," ujar saksi mata di unggahan tersebut.

Xpander, Ferrari 488 Pista
Photo : Instagram @jakut.info

Selanjutnya Mitsubishi Xpander dikatakan dalam kondisi mesin hidup. Tiba-tiba kendaraan itu langsung jalan dan menabrak Ferrari yang ada di depan.

Hal itu lantas menyita perhatian banyak orang. Termasuk masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

"Security, warga dan owner Ferrari mendatangi lokasi serta berusaha membangunkan si pemilik Xpander, akan tetapi tidak bangun-bangun juga," lanjut dia.

Tak berselang lama, pihak kepolisian pun datang ke lokasi kejadian, akan tetapi pengemudi Mitsubishi Xpander belum juga sadarkan diri.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan kali ini. Namun Ferrari 488 Pista sepertinya mengalami kerusakan cukup parah.

Terutama pada bagian bumper belakang, sehingga memerlukan biaya perbaikan yang cukup menguras kocek.

Menyitat laman resmi Scuderia Car Parts, harga complete rear bumper untuk Ferrari 488 Pista mencapai 22.420.06 poundsterling.

Jika dirupiahkan menyentuh angka hingga Rp 502,7 jutaan. Jumlah ini belum termasuk biaya pengiriman maupun pajak yang harus dibayarkan.

Sebagai informasi, masyarakat akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen buat impor barang dari luar negeri.

Sehingga biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti bumper Ferrari 488 Pista bakal lebih tinggi lagi.

Harga Bumper Belakang Ferrari 488 Pista
Photo : scuderiacarparts

Ditambah angka di atas belum termasuk biaya pemasangan oleh teknisi di bengkel. Kemudian di luar komponen-komponen lain yang mengalami kerusakan.

Otomatis pengemudi Mitsubishi Xpander harus mengeluarkan dana dua kali lipat dari harga kendaraannya, untuk ganti rugi memperbaiki kerusakan Ferrari 488 Pista yang ditabrak.

Mengingat Mitsubishi Xpander diniagakan mulai Rp 270 jutaan buat varian terendah, sementara tipe tertinggi dibanderol Rp 331 jutaan on the road (OTR) Jakarta.


Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan