Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026
30 Juni 2026, 21:00 WIB
Ferrari Luce jadi ev pertama pabrikan yang kehadirannya tidak disambut baik pecinta Ferrari di seluruh dunia
Oleh Alvando Stevan
KatadataOTO – Ferrari Luce yang menjadi EV pertama pabrikan resmi diperkenalkan ke publik. Kehadiran Luce disambut komentar negatif dari pecinta brand kuda jingkrak.
Menjadi miris karena menyebabkan saham pabrikan mengalami penurunan hingga 7 persen sehari setelah peluncuran.
Supercar EV ini menawarkan konsep desain yang berbeda dari pendahulunya. Karena Ferrari identik dengan mengutamakan garis-garis tajam pada bagian eksterior.
Namun Ferrari Luce tampil lebih halus dan minimalis khas kendaraan listrik masa kini.
Pada pengembangan unit, Ferrari Design Studio berkolaborasi dengan Jony Ive dan Marc Newsson yang diketahui sebagai mantan desainer Apple.
Lewat Luce pabrikan ingin menghadirkan konsep berbeda pada sebuah Ferrari, khususnya dari sisi tampilan dan dukungan teknologi di dalam kendaraan.
Di atas kertas, Ferrari Luce sendiri menggendong baterai berkapasitas 122 kWh yang mampu menghasilkan 1.035hp dengan torsi puncak mencapai 990Nm.
Sayang, kemampuan akselerasi 0 - 100 km/jam hanya dicapai 2,5 detik karena lebih lamban dari sebuah Tesla Model S Plaid.
Fakta lain adalah, bekal baterai Ferrari Luce tersebut hanya mampu mencapai jarak tempuh maksimal sekitar 530km.
Sementara Mercedes-Benz EQS 350 dengan baterai 99 kWh mampu mencapai jarak tempuh maksimal hingga 600km.
Namun pabrikan berdalih bahwa Ferrari Luce ini merupakan babak baru bagi konsumen di seluruh dunia. Bahkan ia percaya konsumen setia akan tetap tertarik pada Ferrari Luce.
"Ini merupakan babak baru bagi Ferrari dan merupakan komitmen untuk selalu memnuhi kebutuhan serta keinginan konsumen. Ferrari Luce akan menarik konsumen setiap kami dan perusahaan juga menyambut pembeli baru khususnya di segmen EV ini," kata Benedetto Vigna, CEO Ferrari.
Pabrikan memastikan konsumen sudah bisa memesan Ferrari Luce dengan banderol sekitar USD 450.000 atau setara Rp 11 Miliar.
Sedangkan proses pengirimannya akan dimulai pada akhir 2026 untuk pasar Eropa dan awal 2027 untuk konsumen di luar Eropa.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 21:00 WIB
27 Juni 2026, 18:15 WIB
15 Juni 2026, 20:04 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
Terkini
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Melakukan road trip h dengan menyertakan anak-anak membutuhkan banyak persiapan agar liburannya berkesan
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih mengandalkan para petugas di jalanan namun dibantu dengan sistem ETLE
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak biaya dan lokasinya
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa lebih mudah, seperti melalui SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
06 Juli 2026, 21:00 WIB
Ada sinyal kuat Jaecoo J5 Hybrid yang dilengkapi teknologi LiDAR bakal dihadirkan perdana di GIIAS 2026
06 Juli 2026, 20:00 WIB
Susunan sementara pembalap MotoGP 2027 perlahan semakin lengkap, beberapa tim sudah mengumumkan rider baru
06 Juli 2026, 19:33 WIB
Marc Marquez memiliki catatan cukup positif di Sachsenring, ia dijagokan untuk menang di MotoGP Jerman 2026
06 Juli 2026, 17:44 WIB
AMBI menilai ada satu faktor penting yang membuat harga Hyundai Ioniq 5 bekas mengalami depresiasi tajam