Penjualan Merek Mobil Mewah Agustus 2026: BMW dan Lexus Sumringah
17 September 2026, 15:00 WIB
Ferrari Luce jadi ev pertama pabrikan yang kehadirannya tidak disambut baik pecinta Ferrari di seluruh dunia
Oleh Alvando Stevan
KatadataOTO – Ferrari Luce yang menjadi EV pertama pabrikan resmi diperkenalkan ke publik. Kehadiran Luce disambut komentar negatif dari pecinta brand kuda jingkrak.
Menjadi miris karena menyebabkan saham pabrikan mengalami penurunan hingga 7 persen sehari setelah peluncuran.
Supercar EV ini menawarkan konsep desain yang berbeda dari pendahulunya. Karena Ferrari identik dengan mengutamakan garis-garis tajam pada bagian eksterior.
Namun Ferrari Luce tampil lebih halus dan minimalis khas kendaraan listrik masa kini.
Pada pengembangan unit, Ferrari Design Studio berkolaborasi dengan Jony Ive dan Marc Newsson yang diketahui sebagai mantan desainer Apple.
Lewat Luce pabrikan ingin menghadirkan konsep berbeda pada sebuah Ferrari, khususnya dari sisi tampilan dan dukungan teknologi di dalam kendaraan.
Di atas kertas, Ferrari Luce sendiri menggendong baterai berkapasitas 122 kWh yang mampu menghasilkan 1.035hp dengan torsi puncak mencapai 990Nm.
Sayang, kemampuan akselerasi 0 - 100 km/jam hanya dicapai 2,5 detik karena lebih lamban dari sebuah Tesla Model S Plaid.
Fakta lain adalah, bekal baterai Ferrari Luce tersebut hanya mampu mencapai jarak tempuh maksimal sekitar 530km.
Sementara Mercedes-Benz EQS 350 dengan baterai 99 kWh mampu mencapai jarak tempuh maksimal hingga 600km.
Namun pabrikan berdalih bahwa Ferrari Luce ini merupakan babak baru bagi konsumen di seluruh dunia. Bahkan ia percaya konsumen setia akan tetap tertarik pada Ferrari Luce.
"Ini merupakan babak baru bagi Ferrari dan merupakan komitmen untuk selalu memnuhi kebutuhan serta keinginan konsumen. Ferrari Luce akan menarik konsumen setiap kami dan perusahaan juga menyambut pembeli baru khususnya di segmen EV ini," kata Benedetto Vigna, CEO Ferrari.
Pabrikan memastikan konsumen sudah bisa memesan Ferrari Luce dengan banderol sekitar USD 450.000 atau setara Rp 11 Miliar.
Sedangkan proses pengirimannya akan dimulai pada akhir 2026 untuk pasar Eropa dan awal 2027 untuk konsumen di luar Eropa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 15:00 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
17 Juli 2026, 16:23 WIB
16 Juli 2026, 19:27 WIB
30 Juni 2026, 21:00 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air