Kehadiran Ferrari Luce Sebabkan Saham Perusahaan Anjlok

Ferrari Luce jadi ev pertama pabrikan yang kehadirannya tidak disambut baik pecinta Ferrari di seluruh dunia

Kehadiran Ferrari Luce Sebabkan Saham Perusahaan Anjlok
Alvando Stevan

KatadataOTO – Ferrari Luce yang menjadi EV pertama pabrikan resmi diperkenalkan ke publik. Kehadiran Luce disambut komentar negatif dari pecinta brand kuda jingkrak.

Menjadi miris karena menyebabkan saham pabrikan mengalami penurunan hingga 7 persen sehari setelah peluncuran. 

Supercar EV ini menawarkan konsep desain yang berbeda dari pendahulunya. Karena Ferrari identik dengan mengutamakan garis-garis tajam pada bagian eksterior.

Namun Ferrari Luce tampil lebih halus dan minimalis khas kendaraan listrik masa kini.

Ferrari Luce
Photo:

Pada pengembangan unit, Ferrari Design Studio berkolaborasi dengan Jony Ive dan Marc Newsson yang diketahui sebagai mantan desainer Apple.

Lewat Luce pabrikan ingin menghadirkan konsep berbeda pada sebuah Ferrari, khususnya dari sisi tampilan dan dukungan teknologi di dalam kendaraan. 

Di atas kertas, Ferrari Luce sendiri menggendong baterai berkapasitas 122 kWh yang mampu menghasilkan 1.035hp dengan torsi puncak mencapai 990Nm.

Sayang, kemampuan akselerasi 0 - 100 km/jam hanya dicapai 2,5 detik karena lebih lamban dari sebuah Tesla Model S Plaid. 

Fakta lain adalah, bekal baterai Ferrari Luce tersebut hanya mampu mencapai jarak tempuh maksimal sekitar 530km.

Sementara Mercedes-Benz EQS 350 dengan baterai 99 kWh mampu mencapai jarak tempuh maksimal hingga 600km. 

Namun pabrikan berdalih bahwa Ferrari Luce ini merupakan babak baru bagi konsumen di seluruh dunia. Bahkan ia percaya konsumen setia akan tetap tertarik pada Ferrari Luce.

Interior Ferrari Luce didesain oleh mantan desainer Apple
Photo: Istimewa

"Ini merupakan babak baru bagi Ferrari dan merupakan komitmen untuk selalu memnuhi kebutuhan serta keinginan konsumen. Ferrari Luce akan menarik konsumen setiap kami dan perusahaan juga menyambut pembeli baru khususnya di segmen EV ini," kata Benedetto Vigna, CEO Ferrari. 

Pabrikan memastikan konsumen sudah bisa memesan Ferrari Luce dengan banderol sekitar USD 450.000 atau setara Rp 11 Miliar.

Sedangkan proses pengirimannya akan dimulai pada akhir 2026 untuk pasar Eropa dan awal 2027 untuk konsumen di luar Eropa. 

 


Terkini

otosport
Kiandra Ramadhipa

Kiandra Ramadhipa Kerap Berguru ke Veda Ega dan Mario Suryo Aji

Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji

news
Transjakarta

Kenaikan Tarif Transjakarta Sasar Rute Jauh Blok M - Soetta

Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta

mobil
Nissan

Nissan Adopsi Sistem Pabrikan Cina Dalam Kembangkan Skyline

Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat

mobil
DFSK PHEV

Alasan DFSK Pede Bisa Jual SUV PHEV di Indonesia

Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini

otosport
MotoGP Ceko 2026

Jadwal MotoGP Ceko 2026: Marquez Diunggulkan dari Duo Aprilia

Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026

mobil
Penjualan Merek Mobil Mewah

Penjualan Mobil Mewah di Indonesia, Lexus Naik 27,2 Persen

Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya

mobil
BYD

Spesifikasi BYD M6 DM Paling Murah Yang Dijual Rp 298 Juta

Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi

otosport
AHRT

AHRT Sukses Amankan Tiga Podium di Ajang FIM ARRC 2026

AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang