Penjualan Merek Mobil Mewah Maret 2026, BMW Turun 29 Persen
20 April 2026, 21:20 WIB
Ferrari Luce jadi ev pertama pabrikan yang kehadirannya tidak disambut baik pecinta Ferrari di seluruh dunia
Oleh Alvando Stevan
KatadataOTO – Ferrari Luce yang menjadi EV pertama pabrikan resmi diperkenalkan ke publik. Kehadiran Luce disambut komentar negatif dari pecinta brand kuda jingkrak.
Menjadi miris karena menyebabkan saham pabrikan mengalami penurunan hingga 7 persen sehari setelah peluncuran.
Supercar EV ini menawarkan konsep desain yang berbeda dari pendahulunya. Karena Ferrari identik dengan mengutamakan garis-garis tajam pada bagian eksterior.
Namun Ferrari Luce tampil lebih halus dan minimalis khas kendaraan listrik masa kini.
Pada pengembangan unit, Ferrari Design Studio berkolaborasi dengan Jony Ive dan Marc Newsson yang diketahui sebagai mantan desainer Apple.
Lewat Luce pabrikan ingin menghadirkan konsep berbeda pada sebuah Ferrari, khususnya dari sisi tampilan dan dukungan teknologi di dalam kendaraan.
Di atas kertas, Ferrari Luce sendiri menggendong baterai berkapasitas 122 kWh yang mampu menghasilkan 1.035hp dengan torsi puncak mencapai 990Nm.
Sayang, kemampuan akselerasi 0 - 100 km/jam hanya dicapai 2,5 detik karena lebih lamban dari sebuah Tesla Model S Plaid.
Fakta lain adalah, bekal baterai Ferrari Luce tersebut hanya mampu mencapai jarak tempuh maksimal sekitar 530km.
Sementara Mercedes-Benz EQS 350 dengan baterai 99 kWh mampu mencapai jarak tempuh maksimal hingga 600km.
Namun pabrikan berdalih bahwa Ferrari Luce ini merupakan babak baru bagi konsumen di seluruh dunia. Bahkan ia percaya konsumen setia akan tetap tertarik pada Ferrari Luce.
"Ini merupakan babak baru bagi Ferrari dan merupakan komitmen untuk selalu memnuhi kebutuhan serta keinginan konsumen. Ferrari Luce akan menarik konsumen setiap kami dan perusahaan juga menyambut pembeli baru khususnya di segmen EV ini," kata Benedetto Vigna, CEO Ferrari.
Pabrikan memastikan konsumen sudah bisa memesan Ferrari Luce dengan banderol sekitar USD 450.000 atau setara Rp 11 Miliar.
Sedangkan proses pengirimannya akan dimulai pada akhir 2026 untuk pasar Eropa dan awal 2027 untuk konsumen di luar Eropa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 April 2026, 21:20 WIB
17 Maret 2026, 07:00 WIB
20 Februari 2026, 15:00 WIB
06 Februari 2026, 07:00 WIB
03 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
27 Mei 2026, 21:00 WIB
Setelah menjalani dua operasi, kondisi Marc Marquez sudah prima buat menjalani MotoGP Italia 2026 nanti
27 Mei 2026, 20:02 WIB
Vespa merayakan 80 tahun eksistensinya dengan merilis tiga model edisi khusus dan sentuhan warna klasik
27 Mei 2026, 14:46 WIB
Program CSR BYD resmi dimulai, bantu anak-anak sekolah melalui penyaluran 1.200 pasang sepatu dan tas
27 Mei 2026, 07:00 WIB
dua gerai baru OLXmobbi yang berada di Bogor dan Samarinda merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat
26 Mei 2026, 21:00 WIB
Tiga wanita binaan Rifat Sungkar akan membela Simpati Woman Rally Team dalam berkompetisi di ajang nasional
26 Mei 2026, 20:30 WIB
GIIAS 2026 siap digelar akhir Juli mendatang dengan menampilkan 6 merek baru dari berbagai jenis kendaraan
26 Mei 2026, 19:45 WIB
Etape kelima Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 terasa spesial karena menyuguhkan keindahan alam selatan Jawa
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Mobil listrik di Indonesia mengalami pergeseran tren dari sebelumnya, kini banyak orang mencari EV kompak