Penjualan Mobil Mewah di Indonesia, Lexus Naik 27,2 Persen
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Ferrari Luce jadi ev pertama pabrikan yang kehadirannya tidak disambut baik pecinta Ferrari di seluruh dunia
Oleh Alvando Stevan
KatadataOTO – Ferrari Luce yang menjadi EV pertama pabrikan resmi diperkenalkan ke publik. Kehadiran Luce disambut komentar negatif dari pecinta brand kuda jingkrak.
Menjadi miris karena menyebabkan saham pabrikan mengalami penurunan hingga 7 persen sehari setelah peluncuran.
Supercar EV ini menawarkan konsep desain yang berbeda dari pendahulunya. Karena Ferrari identik dengan mengutamakan garis-garis tajam pada bagian eksterior.
Namun Ferrari Luce tampil lebih halus dan minimalis khas kendaraan listrik masa kini.
Pada pengembangan unit, Ferrari Design Studio berkolaborasi dengan Jony Ive dan Marc Newsson yang diketahui sebagai mantan desainer Apple.
Lewat Luce pabrikan ingin menghadirkan konsep berbeda pada sebuah Ferrari, khususnya dari sisi tampilan dan dukungan teknologi di dalam kendaraan.
Di atas kertas, Ferrari Luce sendiri menggendong baterai berkapasitas 122 kWh yang mampu menghasilkan 1.035hp dengan torsi puncak mencapai 990Nm.
Sayang, kemampuan akselerasi 0 - 100 km/jam hanya dicapai 2,5 detik karena lebih lamban dari sebuah Tesla Model S Plaid.
Fakta lain adalah, bekal baterai Ferrari Luce tersebut hanya mampu mencapai jarak tempuh maksimal sekitar 530km.
Sementara Mercedes-Benz EQS 350 dengan baterai 99 kWh mampu mencapai jarak tempuh maksimal hingga 600km.
Namun pabrikan berdalih bahwa Ferrari Luce ini merupakan babak baru bagi konsumen di seluruh dunia. Bahkan ia percaya konsumen setia akan tetap tertarik pada Ferrari Luce.
"Ini merupakan babak baru bagi Ferrari dan merupakan komitmen untuk selalu memnuhi kebutuhan serta keinginan konsumen. Ferrari Luce akan menarik konsumen setiap kami dan perusahaan juga menyambut pembeli baru khususnya di segmen EV ini," kata Benedetto Vigna, CEO Ferrari.
Pabrikan memastikan konsumen sudah bisa memesan Ferrari Luce dengan banderol sekitar USD 450.000 atau setara Rp 11 Miliar.
Sedangkan proses pengirimannya akan dimulai pada akhir 2026 untuk pasar Eropa dan awal 2027 untuk konsumen di luar Eropa.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Juni 2026, 20:04 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
17 Maret 2026, 07:00 WIB
20 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang