Kunci Tekan Fatalitas Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2026
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Kecelakaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 diklaim mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Jumlah kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 diklaim telah mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkap situasi itu juga berdampak pada jumlah fatalitas.
Sehingga menurutnya arus mudik tahun ini sudah lebih baik dibanding sebelumnya.
“Jadi kejadian kecelakaan lalu lintas saat ini turun 7,8 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara untuk fatalitas yang meninggal turun 112 orang dari 377 jiwa menjadi 265 jiwa,” ungkapnya dilansir Antara (29/03).
Kapolri menilai capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama antara aparat, operator transportasi dan kepatuhan masyarakat selama masa angkutan Lebaran.
“Rest area, buffer zone sudah disiapkan oleh pemerintah. Manfaatkan sebaik-baiknya sehingga pada saat kondisi sudah pulih, silakan melanjutkan perjalanan dengan aman,” ujar dia.
Dalam data yang disampaikan, volume lalu lintas keluar Jakarta tercatat 2.946.891 kendaraan atau 20,49 persen lebih tinggi dari kondisi normal. Sementara bila dibandingkan Lebaran 2025 terjadi kenaikan 1,82 persen.
Lalu lintas yang telah kembali ke Jakarta pada Sabtu mencapai 2.561.629 unit sehingga masih tersisa sekitar 385.262 kendaraan atau 13,07 persen.
“Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah dilewati dan tinggal 13,07 persen lagi yang harus kita hadapi,” ujar dia.
Meski demikian sejumlah skema rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan. Termasuk ketika antrean memanjang hingga lebih dari setengah kilometer dan mulai masuk ke badan jalan.
"Alhamdulillah untuk arus balik saat ini tetap bisa kita jaga untuk di situasi hijau," kata Listyo.
Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan mengungkap bahwa kelancaran arus lalu lintas selama musim mudik Lebaran kali ini tidak lepas dari kepatuhan masyarakat. Dengan mengikuti arahan petugas maka kepadatan serta risiko kecelakaan bisa dikurangi signifikan.
“Kerja sama masyarakat dalam menaati arahan petugas dan tidak memaksakan diri menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan serta fatalitas,” kata Dudy.
Lebih lanjut, pemerintah mengimbau masyarakat yang masih melakukan perjalanan arus balik agar tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan guna menghindari potensi kepadatan maupun kecelakaan di jalan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
08 Januari 2026, 14:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Terkini
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi