Penerimaan Mobil Listrik dan Hybrid di RI Kian Positif di 2026
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Mengakomodir kebutuhan konsumen terkhusus BinguoEV dan Cloud EV, Wuling akan bangun 100 SPKLU tipe GBT
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Wuling baru saja meluncurkan lini mobil listrik terbaru buat konsumen Indonesia yakni Cloud EV. Sama seperti BinguoEV, soket charging Wuling pakai standar GB/T untuk AC dan DC charging.
Sebagai informasi saat ini soket pengisian daya cepat di Indonesia umumnya menggunakan tipe CCS2 atau CHAdeMo.
Karena beda standar, maka Cloud EV tidak bisa diisi daya di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) selain tipe GB/T. Untuk itu Wuling akan bangun 100 SPKLU khusus konsumen.
Dian Asmahani, Sales & Marketing Director Wuling Motors Indonesia mengatakan standar GB/T sendiri digunakan karena merupakan Global Platform termasuk buat Cloud EV.
Ia mengklaim saat ini GB/T sebagai soket charging Wuling tak menjadi satu halangan berarti bagi konsumen yang sudah memiliki BinguoEV.
Wuling sendiri sekarang memiliki tujuh titik SPKLU yang dukung pengisian daya charging standar GB/T dan ditargetkan terus bertambah sepanjang 2024.
“Kalau kita bicara ekosistem tidak hanya public charging, tapi ada home. 90 persen konsumen kita charge di rumah, tapi bukan berarti kita tidak punya komitmen untuk infrastruktur publik,” ungkap Dian di Jakarta Selatan, Rabu (15/5).
Dian menjelaskan bahwa ketika konsumen melakukan pembelian mobil listrik Wuling, ini termasuk pemasangan gratis Home Charging serta instalasinya dan penambahan daya.
Mengingat kebanyakan konsumen lebih senang melakukan pengisian daya di rumah, infrastruktur publik terbatas saat ini bukan jadi halangan.
“Tapi kita komitmen ada 100 titik public charging GB/T eksklusif untuk mobil Wuling,” tegas Dian.
Home Charging juga memiliki beragam keunggulan. Salah satunya adalah menjaga umur atau masa pakai baterai.
Seperti disampaikan Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors Indonesia. Karena SPKLU terkhusus fast charging dapat mengakibatkan suhu baterai tinggi dan berpotensi kurangi usia baterai.
Maka opsi paling sehat dan aman untuk baterai adalah Home Charging. Karena baterai diisi dengan aliran daya normal meski memakan waktu lebih lama.
“Kita ingin konsumen selain nyaman dan mudah men-charge di rumah, itu juga yang di mobil listrik jadi kebiasaan normal dan sehat,” ungkap Danang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
Terkini
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu