Wuling Akan Bangun 100 SPKLU Tipe GBT buat Pelanggan Setia

Mengakomodir kebutuhan konsumen terkhusus BinguoEV dan Cloud EV, Wuling akan bangun 100 SPKLU tipe GBT

Wuling Akan Bangun 100 SPKLU Tipe GBT buat Pelanggan Setia

KatadataOTO – Wuling baru saja meluncurkan lini mobil listrik terbaru buat konsumen Indonesia yakni Cloud EV. Sama seperti BinguoEV, soket charging Wuling pakai standar GB/T untuk AC dan DC charging.

Sebagai informasi saat ini soket pengisian daya cepat di Indonesia umumnya menggunakan tipe CCS2 atau CHAdeMo.

Karena beda standar, maka Cloud EV tidak bisa diisi daya di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) selain tipe GB/T. Untuk itu Wuling akan bangun 100 SPKLU khusus konsumen.

Dian Asmahani, Sales & Marketing Director Wuling Motors Indonesia mengatakan standar GB/T sendiri digunakan karena merupakan Global Platform termasuk buat Cloud EV.

Wuling minat ekspor mobil listrik Cloud EV
Photo : KatadataOTO

Ia mengklaim saat ini GB/T sebagai soket charging Wuling tak menjadi satu halangan berarti bagi konsumen yang sudah memiliki BinguoEV.

Wuling sendiri sekarang memiliki tujuh titik SPKLU yang dukung pengisian daya charging standar GB/T dan ditargetkan terus bertambah sepanjang 2024.

“Kalau kita bicara ekosistem tidak hanya public charging, tapi ada home. 90 persen konsumen kita charge di rumah, tapi bukan berarti kita tidak punya komitmen untuk infrastruktur publik,” ungkap Dian di Jakarta Selatan, Rabu (15/5).

Dian menjelaskan bahwa ketika konsumen melakukan pembelian mobil listrik Wuling, ini termasuk pemasangan gratis Home Charging serta instalasinya dan penambahan daya.

Mengingat kebanyakan konsumen lebih senang melakukan pengisian daya di rumah, infrastruktur publik terbatas saat ini bukan jadi halangan.

“Tapi kita komitmen ada 100 titik public charging GB/T eksklusif untuk mobil Wuling,” tegas Dian.

Home Charging juga memiliki beragam keunggulan. Salah satunya adalah menjaga umur atau masa pakai baterai.

Seperti disampaikan Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors Indonesia. Karena SPKLU terkhusus fast charging dapat mengakibatkan suhu baterai tinggi dan berpotensi kurangi usia baterai.

Harga Resmi Wuling Cloud EV Rp 398 Jutaan, Dapat Subsidi
Photo : KatadataOTO

Maka opsi paling sehat dan aman untuk baterai adalah Home Charging. Karena baterai diisi dengan aliran daya normal meski memakan waktu lebih lama.

“Kita ingin konsumen selain nyaman dan mudah men-charge di rumah, itu juga yang di mobil listrik jadi kebiasaan normal dan sehat,” ungkap Danang.


Terkini

news
Tol Probolinggo

Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Buka Fungsional Saat Arus Balik

tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik