Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Meski memakan waktu lebih lama, Wuling sebut home charging bisa jaga masa pakai baterai mobil listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Ultra Fast Charging bisa jadi opsi buat pemilik mobil listrik yang hendak mengisi daya di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Karena waktu pengisian daya menjadi jauh lebih cepat.
Namun memanfaatkan fasilitas di atas bukanlah tanpa cela. Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors mengatakan risiko umur pakai baterai berkurang bisa terjadi pada semua baterai berbasis lithium.
Hal tersebut juga berlaku pada barang elektronik. Karena saat menggunakan fast charging, daya dari sumber ke baterai mengalir dalam waktu lebih cepat.
Konsekuensi bisa terjadi adalah secara natural suhu akan jadi tinggi ketika menggunakan metode Fast Charging.
“Apakah mengurangi masa pakai baterai? Iya dan akan terasa signifikan jika kita jadikan sebuah kebiasaan,” ucap Danang di Jakarta Selatan, Rabu (15/5).
Ia menegaskan jika terlalu sering menggunakan metode pengisian daya cepat bisa dipastikan masa pakai atau umur baterai bisa menurun.
Namun dari sisi produk ada mitigasi dilakukan seperti Temperature Regulation, sistem yang ditanamkan di pengaturan baterai mobil listrik supaya kenaikan suhu bisa ditekan.
Sistem itu bisa bekerja secara elektronik atau menggunakan cairan, dikontrol secara cerdas. Danang mengungkapkan baterai mobil listrik Wuling sudah dilengkapi teknologi tersebut.
“Dari sisi pengguna sebenarnya ada kebiasaan untuk memperpanjang masa pakai baterai, salah satunya dengan tidak menjadikan Fast Charing sebuah kebiasaan yang dilakukan terus menerus,” ucap Danang.
Ini juga menjadi salah satu alasan Wuling melakukan kampanye Home Charging dan mempermudah akses konsumen untuk pengisian daya di rumah.
Mulai dari pemberian Charging Device sampai bantuan penambahan daya listrik di rumah, kolaborasi bersama PLN.
“Kita ingin konsumen selain merasa nyaman dan mudah nge-charge di rumah. Itu juga kebiasaan yang buat mobil listrik merupakan sebuah kebiasaan normal dan sehat,” ungkap Danang.
Sebagai informasi saat ini Wuling memiliki tiga model kendaraan ramah lingkungan buat konsumen yakni Air ev, BinguoEV dan Cloud EV.
Terbaru meluncur hari ini adalah Wuling Cloud EV dengan banderol Rp 398 jutaan setelah subsidi. Model itu juga telah memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026