Wholesales LMPV Juli 2025, BYD M6 Bertahan di 3 Besar

Capaian wholesales LMPV sepanjang Juli 2025 naik dari Juni, urutan pertama masih ditempati Toyota Avanza

Wholesales LMPV Juli 2025, BYD M6 Bertahan di 3 Besar
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Low Multi Purpose Vehicle atau LMPV merupakan salah satu jenis kendaraan pilihan konsumen Tanah Air.

Berbagai faktor seperti kabin lapang dan konfigurasi tiga baris untuk tujuh penumpang jadi daya tarik tersendiri.

LMPV ditawarkan dengan kisaran harga Rp 200 jutaan sampai Rp 300 jutaan. Setidaknya ada delapan model yang bisa jadi pilihan.

Di tengah berbagai tantangan industri, LMPV masih mencatatkan hasil positif di Juli 2025. 

Wholesales LMPV Juli 2025
Photo : Toyota

Berdasarkan data yang diolah dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) LMPV adalah 6.206 unit.

Di peringkat pertama Toyota Avanza masih bertahan, berkontribusi 2.916 unit. Kemudian disusul oleh Mitsubishi Xpander sebanyak 1.281 unit, tidak termasuk Xpander Cross.

Menariknya di posisi ketiga ada BYD M6, satu-satunya LMPV bertenaga listrik di dalam negeri. Model itu menyumbangkan wholesales 891 unit.

Angka wholesales Hyundai Stargazer melonjak pasca peluncuran versi facelift-nya yaitu Cartenz, totalnya 672 unit. Naik 74,2 persen dari capaian Juni yang hanya berhasil disalurkan 173 unit.

Secara umum penyaluran mobil baru dari pabrik ke diler akan lebih banyak ketika produk baru meluncur.

Kemudian Daihatsu Xenia turut mengalami peningkatan, salurkan 331 unit ke diler sepanjang Juli 2025 meskipun sebelumnya hanya berhasil melepas 199 unit.

Secara keseluruhan, angka wholesales LMPV Juli 2025 (6.206 unit) naik 17,4 persen dibandingkan Juni (5.126 unit).

Posisi tiga besar masih dipertahankan oleh Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander serta BYD M6.

Lebih lengkap, berikut kami rangkum wholesales LMPV per Juli 2025. Sebagai catatan angka tercantum adalah penyaluran dari pabrik ke diler, bukan retail alias pengiriman dari diler ke konsumen.

Wholesales LMPV Juli 2025
Photo : Mitsubishi

Wholesales LMPV Juli 2025 (6.206 unit)

  1. Toyota Avanza, 2.916 unit
  2. Mitsubishi Xpander, 1.281 unit
  3. BYD M6, 891 unit
  4. Hyundai Stargazer (termasuk Cartenz), 672 unit
  5. Daihatsu Xenia, 331 unit
  6. Wuling Confero, 61 unit
  7. Suzuki Ertiga, 41 unit
  8. Nissan Livina, 13 unit

Wholesales LMPV Juni 2025 (5.126 unit)

  1. Toyota Avanza, 2.386 unit
  2. Mitsubishi Xpander, 1.429 unit
  3. BYD M6, 844 unit
  4. Hyundai Stargazer, 173 unit
  5. Daihatsu Xenia, 199 unit
  6. Wuling Confero, 43 unit
  7. Suzuki Ertiga, 36 unit
  8. Nissan Livina, 16 unit

Terkini

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit

mobil
Chery Q EV

Chery Q Tawarkan Standar Baru di Segmen Mobil EV Rp200 Jutaan

Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa

mobil
Jetour

JETOUR T1, Opsi Baru SUV Urban Bernuansa Tangguh

SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Akhir Juni 2026

Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Terakhir di Juni 2026

Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil

news
Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Berlaku Kecuali 7 Jenis Kendaraan

Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi