Rapor Penjualan Mobil di GIIAS 2025, BYD Kejar Toyota

Beberapa merek kendaraan roda empat telah mempublikasikan perolehan SPK selama GIIAS 2025, simak datanya

Rapor Penjualan Mobil di GIIAS 2025, BYD Kejar Toyota
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pameran otomotif GIIAS 2025 digelar selama 11 hari mulai 24 Juli sampai 3 Agustus. Ajang ini jadi wadah berbagai merek buat memperkenalkan lini kendaraannya ke masyarakat.

Sejumlah merek pilih merilis model baru baik untuk mulai dijual maupun sekadar perkenalan lebih dahulu.

Ada juga manufaktur Cina yang memutuskan untuk melakukan penyesuaian harga demi menggaet konsumen di tengah pelemahan daya beli.

Setelah penyelenggaraan GIIAS 2025, sudah ada merek yang mempublikasikan capaiannya di pameran.

Toyota Komitmen Hindari Kemungkinan PHK Karyawan di RI
Photo : Istimewa

Dari antara 39 merek mobil penumpang, sekitar 13 di antaranya telah mengumumkan capaian Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK dengan total 27.967 pemesanan.

Di urutan pertama ada Toyota. Meskipun belum mengumumkan hasil akhirnya, diketahui setelah delapan hari berjalan mereka berhasil membukukan 4.250 SPK.

Angka ini masih bisa bertambah mengingat saat itu pameran belum selesai digelar. Kijang Innova Zenix disebut sebagai kontributor terbanyak dan konsumen cenderung pilih tipe hybrid.

BYD dan Denza jadi merek Cina yang berhasil masuk ke urutan tiga besar merek dengan pemesanan terbanyak yakni 4.195 unit.

Meskipun tidak dirinci per model, diketahui model teranyar mereka, Atto 1 jadi buruan para pelanggan dan menyumbangkan banyak SPK.

SPK BYD di GIIAS 2025 naik pesat jika dibandingkan dari perhelatan GIIAS 2024 (2.290 SPK).

Sementara di peringkat ketiga ada Mitsubishi sebanyak 4.195 pemesanan. Produk Sport Utility Vehicle (SUV) 7-seater banyak diminati pelanggan.

Di sisi lain, Hyundai mengalami penurunan SPK dari GIIAS 2024. Saat ini berada di peringkat lima dengan jumlah 3.017 SPK, tahun lalu merek Korea Selatan ini mengumpulkan 3.606 pemesanan.

Padahal PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) baru saja meluncurkan model anyar Stargazer Cartenz guna mendongkrak penjualan.

Hyundai Stargazer Cartenz
Photo : HMID

Selengkapnya berikut rapor penjualan mobil baru di GIIAS 2025. Tetapi sebagai catatan, SPK tidak bisa disebut sebagai hasil akhir karena belum tentu berubah jadi pembelian.

Penjualan Mobil di GIIAS 2025 (SPK)

  1. Toyota, 4.250 SPK (hasil sementara 8 hari GIIAS 2025)
  2. BYD-Denza, 4.195 unit
  3. Mitsubishi, 4.110 unit
  4. GAC, 3.046 unit
  5. Hyundai, 3.017 unit
  6. Wuling, 2.395 unit
  7. Chery, 2.135 unit
  8. Honda, 1.908 unit
  9. Geely, 866 unit
  10. Daihatsu, 580 unit
  11. DFSK-Seres, 565 SPK
  12. Jaecoo, 500 unit
  13. GWM, 400 unit

Terkini

mobil
DFSK

DFSK Batal Boyong Seres Aito M7 ke Indonesia Karena Terlalu Canggih

DFSK sempat membawa dua lini produk Aito yakni M7 dan M9 di GIIAS 2026, namun kini pilih menghadirkan E5 Plus

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek Lagi 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 19 Juni 2026

Jadwal ganjil genap Jakarta terkini mengincar pelat nomor yang sengaja ditutup dan dibantu oleh ETLE

news
SIM keliling Bandung

Sebelum Akhir Pekan SIM Keliling Bandung Beroperasi dari Pagi

Kepolisian tidak mengendurkan pelayanan kepada warga, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 19 Juni

Menjelang akhir pekan, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda

mobil
Harga Leapmotor B10

Bocoran Harga Leapmotor B10, Siap Meluncur di GIIAS 2026

Harga Leapmotor B10 tampaknya tidak akan jauh berbeda dari kompetitor seperti Geely EX5, simak kisarannya

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez dan Bezzecchi Bakal Jajal Motor Baru 850 cc di Brno

Ducati Corse mendelegasikan Marc Marquez untuk menjalankan pengujian di Sirkuit Brno sebelum seri Ceko

mobil
Geely EX2

Geely EX2, Mobil Listrik Kompak Untuk Kenyamanan Sehari-hari

Geely EX2 hadir menawarkan fitur yang komplit sebagai mobil listrik kompak, sehingga relevan bagi aktivitas

news
Biodiesel B50

Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif

Implementasi Biodiesel B50 dinilai bisa menghemat devisa negara sampai Rp 157 triliun sepanjang tahun ini