Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Koridor 9 Transjakarta dikenal sebagai rute yang kerap terhambat karena adanya kecelakaan lalu lintas
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Koridor 9 Transjakarta Pinang Ranti – Pluit boleh dikatakan sebagai salah satu yang paling berbahaya. Pasalnya ada banyak kecelakaan di rute tersebut, baik berat maupun ringan.
Hal itu disadari oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang telah menemukan akar masalahnya.
“Mayoritas kecelakaan terjadi karena kendaraan berat seperti truk yang menabrak separator Transjakarta akibat human error. Biasanya karena pengemudi tersebut sudah kelelahan dan mengantuk," kata Syafrin Liputo, Kepala Dishub DKI Jakarta.
Ia pun menambahkan bahwa kecelakaan terjadi tidak terbatas pada waktu. Pasalnya insiden bisa terjadi pada siang maupun malam hari.
Tak sedikit pula pengemudi yang teridentifikasi tidak membawa dokumen kendaraan serta legalitas mengemudi.
“Banyak yang tidak membawa dokumen identitas kendaraan dan legalitas mengemudi. Sedangkan untuk kondisi lingkungan telah terdapat penerangan jalan,” ujar Syafrin.
Dia menjelaskan koridor 9 memiliki panjang lintasan dua arah 55,57 kilometer. Dari total tersebut, baru sekitar 23,19 kilometer atau sekitar 41,73 persen yang dipasangi separator.
Untuk mengatasi itu, Dinas Perhubungan pun sudah melakukan beberapa langkah antisipasi di sejumlah titik rawan. Salah satunya adalah dengan memasang tujuh rambu chevron di sejumlah titik.
Mulai dari gerbang tol Semanggi, MT Haryono Signature Park, RS Dharmais, DPR RI, Halte Gerbang Pemuda, Exit Tol Cawang Halim serta Halte Pancoran. Dishub juga memasang paku marka jalan berbasis tenaga surya (solar cell) di ujung separator dekat RS Tebet.
Dengan ini diharapkan para pengemudi bisa melihat separator dan lebih waspada saat berkendara.
"Kami imbau kepada para pengendara agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, fokus berkendara, menyesuaikan kecepatan serta memahami karakteristik jalan agar terhindar dari kecelakaan," tegas Syafrin.
Sebelumnya, pembatas jalan atau separator jalur bus Transjakarta koridor 9 rute Pinang Ranti–Pluit kerap tertabrak oleh sejumlah kendaraan mulai dari truk hingga sepeda motor. Sepanjang Juli 2025 saja setidaknya ada lima kendaraan yang menabrak separator di koridor tersebut.
Akibatnya rute Transjakarta terpaksa dialihkan dan menyebabkan kepadatan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 18:11 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk