Toyota Indonesia Ungkap Tantangan Pasar Ekspor Kendaraan di 2026

Pasar ekspor kendaraan di 2026 diperkirakan bakal menghadapi beberapa tantangan yang dinilai cukup berat

Toyota Indonesia Ungkap Tantangan Pasar Ekspor Kendaraan di 2026
Adi Hidayat

KatadataOTO – Toyota mengungkap bahwa 2026 akan menjadi tahun penuh tantangan untuk pasar ekspor kendaraan. Pasalnya ada banyak situasi yang sulit untuk diatasi sehingga diperlukan kejelian perusahaan untuk mengatasinya.

Salah satunya adanya kebijakan proteksi dari beberapa negara tujuan ekspor kendaraan asal Indonesia.

“Tantangan utama yang dihadapi antara lain perlambatan ekonomi global. Kemudian meningkatnya kecenderungan proteksionisme di berbagai negara serta lebih ketatnya kebijakan tarif di sejumlah pasar utama,” ungkap Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kepadata KatadataOTO (06/01).

Salah satu yang melakukan kebijakan proteksi tersebut adalah Meksiko. Negara itu melihat bahwa sudah terlalu banyak mobil asal Asia dijual di pasaran sehingga memperketat impor kendaraan khususnya dari Asia.

Ekspor Toyota Indonesia
Photo: Istimewa

Tujuannya tentu melindungi industri otomotif di dalam negeri.

Meski demikian, dampak dari kebijakan tersebut tidak bisa terlihat secara instan. Toyota Indonesia berpendapat bahwa produk otomotif bukanlah sesuatu yang dapat terganti dengan mudah.

Terlebih, mereka bakal menyediakan beragam produk sehingga bisa menjawab kebutuhan pasar di berbagai kawasan lain. Dengan demikian ekspor mobil dapat terus berkembang di masa depan.

“Seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas dan diversifikasi pasar ekspor, daya saing produk otomotif Indonesia harus terus ditingkatkan. Termasuk melalui pengembangan kendaraan ramah lingkungan,” tambah Bob Azam.

Selama ini Toyota memang sudah melakukan ekspor kendaraan hybrid ke berbagai negara. Model tersebut adalah Yaris Cross dan Innova Zenix.

Kemudian Toyota Veloz Hybrid yang sudah diperkenalkan akhir tahun lalu juga digadang-gadang bakal diekspor ke berbagai negara. Dengan demkian diharapkan pasar ekspor bakal meningkat lebih besar.

Ekspor Toyota Indonesia
Photo: Istimewa

Perlu diketahui bahwa pada Januari hingga November 2025, Toyota telah mengekspor sedikitnya 159.366 mobil. Jumlah itu naik 8.020 unit dibanding periode serupa tahun sebelumnya atau sekitar 5,3 persen.

Toyota pun menjadi pabrikan yang paling banyak melakukan pengiriman kendaraan keluar negeri. Mereka menguasasi 35,3 persen dari total ekspor mobil nasional.


Terkini

review
Geely Coolray

First Drive Geely Coolray, Mobil Jiran yang Debut di GIIAS 2026

Geely Coolray memadukan eksterior pre-facelift dan interior desain terbaru, begini impresi pertamanya

mobil
Xpeng

Xpeng Resmikan Diler Baru di Alam Sutera, Tangerang

Diler Xpeng di Alam Sutera berada di bawah naungan Erajaya dan berkonsep 3S untuk memenuhi kebutuhan konsumen

mobil
Toyota

Catatan Ekspor Toyota Semester Satu 2026

Toyota sebut pasar ekspor CBU mereka mengalami pertumbuhan sampai 10,7 persen dibanding 2025, berikut catatannya

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026

Tersebar di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi

news
SIM Keliling Bandung

Ada 2 Lokasi SIM Keliling Bandung yang Beroperasi 28 Juli 2026

SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda, hal ini demi memudahkan para pengendara mobil dan motor

news
Ganjil genap Jakarta

Masih Ada Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 28 Juli 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah DKI untuk bisa sedikit mengurangi kemacetan parah

mobil
BMW Astra

BMW Astra Ingin Panen SPK di GIIAS 2026, Terima Tukar Tambar

BMW Astra menyiapkan beberapa program menarik selama gelaran GIIAS 2026 demi bisa mendapatkan banyak konsumen

mobil
BAIC T1

BAIC T1, Rival Kuat EV Kompak Bertabur Fitur Premium

GIIAS 2026 bakal jadi panggung perdana BAIC T1 debut di pasar Indonesia, simak deretan keunggulannya