Toyota Veloz Hybrid Mulai Dikirim ke Konsumen sebelum Lebaran
05 Januari 2026, 14:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid akan dijadikan sebagai produk ekspor di masa depan dengan dikirim ke beberapa negara
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kehadiran Toyota Veloz Hybrid di Indonesia tidak hanya akan menjawab kebutuhan pasar dalam negeri. Pasalnya, mobil tersebut juga bakal diekspor ke beberapa negara.
Hal ini sama seperti mobil Toyota buatan dalam negeri seperti Toyota Yaris Cross dan Toyota Kijang Innova Zenix. Sehingga diharapkan posisi Indonesia sebagai negara produsen kendaraan makin kuat.
“Kami akan usahakan karena semua kendaraan produksi dalam negeri idealnya bisa diekspor,” ungkao Bob Azzam, Wakil Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) beberapa waktu lalu.
Meski demikian dirinya mengaku masih membutuhkan waktu untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Pasalnya ada beberapa tantangan yang harus mereka selesaikan agar Toyota Avanza Hybrid bisa diekspor.
“Sekarang masih setir kanan sedangkan tujuan ekspor lebih banyak yang kiri. Jadi memang ada tahapannya untuk bisa mengubahnya sehingga sekarang fokuskanya disesuaikan terlebih dulu,” tambahnya kemudian.
Bila Veloz mulai dijual ke luar negeri maka bukan tidak mungkin performa ekspor kendaraan makin meningkat.
Perlu diketahui bahwa Toyota Indonesia sudah mengekspor sedikitbya 3 juta kendaraan. Angka ini mereka dapatkan pada Oktober 2025 setelah melakukannya sejak 1987.
Ketika itu mereka melepas Toyota Kijang ke Brunei Darussalam.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, Toyota Indonesia telah mengirim 218.162 unit. Kendaraan yang paling banyak dikirim ke luar negeri adalah SUV seperti Fortuner, Rush dan Raize dengan jumlah 79.558 unit
Di posisi kedua, Multi Purpose Vehicle (MPV) turut menyumbangkan angka yang besar yakni 75.523 unit. MPV dimaksud mencakup Kijang Innova, Kijang Innova Zenix (mesin bensin), Avanza, Town/Lite Ace serta Veloz.
Urutan ketiga kontribusi ekspor Toyota Indonesia diberikan oleh mobil kecil termasuk Low Cost Green Car (LCGC) yakni Agya dan Yaris Cross, totalnya 47.333 unit.
Ekspor mobil hybrid juga menunjukkan hasil positif. Ada Kijang Innova Zenix Hybrid diekspor 9.269 unit serta Yaris Cross Hybrid di angka 6.479 unit.
Perlu diingat bahwa total ekspor Toyota di 2024 adalah 166.531 unit. Artinya ada kenaikan sekitar 31 persen sepanjang 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 14:00 WIB
05 Januari 2026, 10:00 WIB
04 Januari 2026, 07:00 WIB
03 Januari 2026, 15:00 WIB
10 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Menurut Geely, jika mereka bisa membuat mobil listrik dengan nilai TKDN tinggi maka bisa membawa banyak dampak
21 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Ducati, Desmo450 MX Factory terbuka digunakan untuk keperluan balap motocross di dalam negeri
21 Januari 2026, 08:00 WIB
Bengkel modifikasi Portals Sticker melihat peluang menghadirkan inovasi baru untuk para pengguna mobil Cina
21 Januari 2026, 07:00 WIB
Keputusan Geely membawa Zeekr serta Lynk & Co ke Indonesia untuk menambah opsi mobil listrik bagi konsumen
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak informasinya
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas yang terus terjadi setiap hari
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi dan dituju pengendara hari ini ada di ITC Kebon Kelapa