Harga Toyota Veloz Hybrid di IIMS 2026, Mulai Rp 300 Jutaan
06 Februari 2026, 09:21 WIB
Toyota Veloz Hybrid akan dijadikan sebagai produk ekspor di masa depan dengan dikirim ke beberapa negara
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kehadiran Toyota Veloz Hybrid di Indonesia tidak hanya akan menjawab kebutuhan pasar dalam negeri. Pasalnya, mobil tersebut juga bakal diekspor ke beberapa negara.
Hal ini sama seperti mobil Toyota buatan dalam negeri seperti Toyota Yaris Cross dan Toyota Kijang Innova Zenix. Sehingga diharapkan posisi Indonesia sebagai negara produsen kendaraan makin kuat.
“Kami akan usahakan karena semua kendaraan produksi dalam negeri idealnya bisa diekspor,” ungkao Bob Azzam, Wakil Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) beberapa waktu lalu.
Meski demikian dirinya mengaku masih membutuhkan waktu untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Pasalnya ada beberapa tantangan yang harus mereka selesaikan agar Toyota Avanza Hybrid bisa diekspor.
“Sekarang masih setir kanan sedangkan tujuan ekspor lebih banyak yang kiri. Jadi memang ada tahapannya untuk bisa mengubahnya sehingga sekarang fokuskanya disesuaikan terlebih dulu,” tambahnya kemudian.
Bila Veloz mulai dijual ke luar negeri maka bukan tidak mungkin performa ekspor kendaraan makin meningkat.
Perlu diketahui bahwa Toyota Indonesia sudah mengekspor sedikitbya 3 juta kendaraan. Angka ini mereka dapatkan pada Oktober 2025 setelah melakukannya sejak 1987.
Ketika itu mereka melepas Toyota Kijang ke Brunei Darussalam.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, Toyota Indonesia telah mengirim 218.162 unit. Kendaraan yang paling banyak dikirim ke luar negeri adalah SUV seperti Fortuner, Rush dan Raize dengan jumlah 79.558 unit
Di posisi kedua, Multi Purpose Vehicle (MPV) turut menyumbangkan angka yang besar yakni 75.523 unit. MPV dimaksud mencakup Kijang Innova, Kijang Innova Zenix (mesin bensin), Avanza, Town/Lite Ace serta Veloz.
Urutan ketiga kontribusi ekspor Toyota Indonesia diberikan oleh mobil kecil termasuk Low Cost Green Car (LCGC) yakni Agya dan Yaris Cross, totalnya 47.333 unit.
Ekspor mobil hybrid juga menunjukkan hasil positif. Ada Kijang Innova Zenix Hybrid diekspor 9.269 unit serta Yaris Cross Hybrid di angka 6.479 unit.
Perlu diingat bahwa total ekspor Toyota di 2024 adalah 166.531 unit. Artinya ada kenaikan sekitar 31 persen sepanjang 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 09:21 WIB
27 Januari 2026, 09:00 WIB
05 Januari 2026, 14:00 WIB
05 Januari 2026, 10:00 WIB
04 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga