Mengenal Lebih Jauh Perbedaan Varian Toyota Veloz Hybrid EV
05 Desember 2025, 15:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid akan dijadikan sebagai produk ekspor di masa depan dengan dikirim ke beberapa negara
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kehadiran Toyota Veloz Hybrid di Indonesia tidak hanya akan menjawab kebutuhan pasar dalam negeri. Pasalnya, mobil tersebut juga bakal diekspor ke beberapa negara.
Hal ini sama seperti mobil Toyota buatan dalam negeri seperti Toyota Yaris Cross dan Toyota Kijang Innova Zenix. Sehingga diharapkan posisi Indonesia sebagai negara produsen kendaraan makin kuat.
“Kami akan usahakan karena semua kendaraan produksi dalam negeri idealnya bisa diekspor,” ungkao Bob Azzam, Wakil Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) beberapa waktu lalu.
Meski demikian dirinya mengaku masih membutuhkan waktu untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Pasalnya ada beberapa tantangan yang harus mereka selesaikan agar Toyota Avanza Hybrid bisa diekspor.
“Sekarang masih setir kanan sedangkan tujuan ekspor lebih banyak yang kiri. Jadi memang ada tahapannya untuk bisa mengubahnya sehingga sekarang fokuskanya disesuaikan terlebih dulu,” tambahnya kemudian.
Bila Veloz mulai dijual ke luar negeri maka bukan tidak mungkin performa ekspor kendaraan makin meningkat.
Perlu diketahui bahwa Toyota Indonesia sudah mengekspor sedikitbya 3 juta kendaraan. Angka ini mereka dapatkan pada Oktober 2025 setelah melakukannya sejak 1987.
Ketika itu mereka melepas Toyota Kijang ke Brunei Darussalam.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, Toyota Indonesia telah mengirim 218.162 unit. Kendaraan yang paling banyak dikirim ke luar negeri adalah SUV seperti Fortuner, Rush dan Raize dengan jumlah 79.558 unit
Di posisi kedua, Multi Purpose Vehicle (MPV) turut menyumbangkan angka yang besar yakni 75.523 unit. MPV dimaksud mencakup Kijang Innova, Kijang Innova Zenix (mesin bensin), Avanza, Town/Lite Ace serta Veloz.
Urutan ketiga kontribusi ekspor Toyota Indonesia diberikan oleh mobil kecil termasuk Low Cost Green Car (LCGC) yakni Agya dan Yaris Cross, totalnya 47.333 unit.
Ekspor mobil hybrid juga menunjukkan hasil positif. Ada Kijang Innova Zenix Hybrid diekspor 9.269 unit serta Yaris Cross Hybrid di angka 6.479 unit.
Perlu diingat bahwa total ekspor Toyota di 2024 adalah 166.531 unit. Artinya ada kenaikan sekitar 31 persen sepanjang 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Desember 2025, 15:00 WIB
04 Desember 2025, 22:10 WIB
03 Desember 2025, 13:25 WIB
01 Desember 2025, 21:00 WIB
28 November 2025, 22:00 WIB
Terkini
07 Desember 2025, 13:00 WIB
Vinfast menilai kesuksesan tujuh orang tersebut mampu menginspirasi banyak masyarakat yang ada di Tanah Air
07 Desember 2025, 11:00 WIB
Pihak Kalista siap membantu Transjakarta mencapai target 10.000 unit armada elektrifikasi per 2030 mendatang
07 Desember 2025, 09:00 WIB
Aplikasi Digiroom Auto2000 mengalami pembaruan dengan fokus pada enam jenis fitur yang memudahkan pelanggan
07 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air
06 Desember 2025, 19:00 WIB
Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut
06 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026
06 Desember 2025, 15:00 WIB
Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama