Mobil Listrik Cina Diharapkan Segera Lokalisasi Produk di RI
06 Januari 2026, 07:00 WIB
Banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air diyakini bakal mempengaruhi dunia modifikasi Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Modifikasi mobil listrik di 2026 dipercaya bakal lebih tumbuh dibanding tahun-tahun sebelumnya. Banyaknya unit yang sudah beredar di masyarakat menjadi alasan utama.
Hal ini disampaikan Andre Mulyadi, Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik IMI Pusat. Meski demikian dirinya modifikator tidak bisa sembarangan melakukan ubahan guna memastikan keselamatan.
“Karena populasinya semakin besar maka orang yang ingin memodifikasinya pun terus bertambah. Tapi ubahannya berbeda dengan mobil konvensional karena modifikator harus menghindari sektor-sektor kelistrikan,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Dirinya mengungkap bahwa kebanyakan ubahan terbatas pada beberapa hal seperti mengganti pelek, ban serta interior. Dengan demikian diharapkan kelistrikan kendaraan tidak mengalami perubahan.
Namun dirinya tidak menampik ada beberapa orang yang belakangan ingin mengubah audionya.
“Ada memang yang melakukan upgrade audio tapi jumlah belum besar. Karena kualitasnya belakangan memang sudah baik,” tambahnya kemudian.
Memodifikasi mobil listrik memang tidak boleh sembarangan dan harus dilakukan oleh teknisi berpengalaman. Sehingga mengurangi risiko terjadinya kesalahan yang bisa berujung pada kerusakan.
Kramat Motor misalnya, menyediakan paket untuk membuat Denza D9 agar terlihat lebih premium dibanding versi standar. Ada pun ubahan paling mudah dikenali adalah bempernya.
“Kami namakan itu grille desain sisi naga. Lalu ditambahkan dengan lampu DRL di bagian bawah,” ungkap Ayong Jeong, CEO dan Founder Kramat Motor beberapa waktu lalu.
Kemudian dirinya juga menyematkan LED Running di pilar belakang. Berfungsi untuk menampilkan stoplamp dan sein.
Ubahan pada interior pun cukup beragam karena Kramat Motor menggunakan aksen marmer pada lantai. Ubahan ini membuat tampikan di dalam kabin menjadi lebih mewah.
“Di bagian pintu kita kasih injakan samping dari bahan alumunium. Ini khusus dibuat untuk Denza D9,” tambah Ayong.
Kemudian Kramat Motor juga menambahkan sliding elektrik pada jok baris ketiga. Fitur yang tidak tersedia di Denza D9 varian standar.
Semua modifikasi tersebut diklaim tidak akan mengganggu sistem kelistrikan kendaraan. Sehingga pemilik bisa tetap tenang selama berkendara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 07:00 WIB
05 Januari 2026, 13:00 WIB
04 Januari 2026, 17:00 WIB
02 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 10:00 WIB
Mengisi kelas di bawah bZ4X, model anyar Toyota C-HR EV dijadwalkan hadir di pasar global mulai tahun ini
06 Januari 2026, 09:00 WIB
Pemerintah disarankan untuk memberikan perhatian lebih ke industri otomotif ketimbang membuat motor nasional
06 Januari 2026, 08:00 WIB
Dedi Mulyadi ingin masyarakat di Jawa Barat bisa merasa lebih ringan dalam membayar pajak kendaraan bermotor
06 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik Cina belum sepenuhnya menyerap komponen lokal, GIAMM ingin ketegasan aturan dari pemerintah
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Pasar Modern Batununggal menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang melayani masyarakat Kota Kembang
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemerintah kembali gelar aturan ganjil genap Jakarta di puluhan ruas jalan Ibu Kota untuk atasi macet
06 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan SIM bisa dilakukan dengan mudah di layanan SIM keliling Jakarta, berikut syarat dan ketentuannya
05 Januari 2026, 20:00 WIB
Aturan baru MotoGP 2027 mencakup penurunan kapasitas mesin, Dani Pedrosa ungkap keunggulannya buat pembalap