Wholesales Motor Baru Jeblok di Maret 2026, Hanya 400 Ribuan Unit
12 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah disarankan untuk memberikan perhatian lebih ke industri otomotif ketimbang membuat motor nasional
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu ada wacana Indonesia memiliki motor nasional. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Rencana ambisius satu ini langsung mengundang beberapa pihak bersuara. Termasuk dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
“Rasanya belum perlu ya (Indonesia punya motor nasional),” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Sigit, ada beberapa alasan mengapa AISI mengutarakan pendapat tersebut. Ambil contoh di Indonesia sudah banyak kendaraan roda dua dengan banderol kompetitif.
Mulai dari model motor matic, bebek sampai sport. Hal ini membuat masyarakat memiliki banyak pilihan.
“Kalau produk kompetitif kan kita juga bisa ekspor ke berbagai negara,” Sigit menuturkan.
Lebih jauh dijelaskan, pemerintah seharusnya fokus pada produk-produk yang ada di dalam negeri. Seperti dari Astra Honda Motor (AHM), Yamaha, Kawasaki dan merek-merek lain.
Kemudian berusaha untuk mendongkrak penjualan motor baru di Tanah Air. Sebab jika memberikan hasil maksimal, maka dapat mendatangkan dampak positif.
“Misal penjualan dalam negeri bagus, penjualan ekspornya juga bagus, itu sudah merupakan income buat negara kita,” ia menambahkan.
Sigit turut menambahkan bahwa banyak motor dari para pabrikan yang ada di Indonesia, telah mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan jumlah cukup besar.
Oleh sebab itu, seluruh produk yang diniagakan di dalam negeri memiliki harga cukup terjangkau bagi konsumen.
“Terus produksi suku cadang juga sudah hampir 93 persen diproduksi di Tanah Air,” Sigit menegaskan.
Dengan begitu, pemerintah ada baiknya memberikan perhatian lebih bagi industri kendaraan roda dua Indonesia.
Sebagai informasi seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berupaya untuk memajukan industri otomotif nasional. Semisal dengan memproduksi kendaraan sendiri di dalam negeri.
“Kita akan mempunyai mobil buatan Indonesia sendiri, motor buatan Indonesia sendiri, saya sudah siapkan,” kata Prabowo.
Kehadiran motor nasional tentu dinantikan banyak pihak. Sebab produk tersebut berpeluang dijual dengan banderol terjangkau.4
Sehingga membuka kesempatan masyarakat luas untuk memiliki kendaraan roda dua, sekaligus dapat memberikan dampak positif bagi industri otomotif Indonesia.
Sayang Presiden Prabowo Subianto, tidak mengurai lebih detail mengenai model maupun waktu peluncuran motor nasional.
Ia juga enggan mengungkapkan bagaimana skema produksinya, apakah benar-benar mandiri atau berkolaborasi dengan pabrikan lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 April 2026, 07:00 WIB
02 April 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
26 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 April 2026, 19:00 WIB
Kehadiran mobil listrik Mazda EZ-6 cukup dinanti-nanti, sebab sempat tertangkap kamera melakukan uji jalan
13 April 2026, 17:59 WIB
Isuzu masih terus menyediakan opsi suku cadang buatan Jepang dan lokal, harga menyesuaikan kebutuhan konsumen
13 April 2026, 16:55 WIB
Mitsubishi Fuso terus berupaya untuk membantu para konsumen, untuk melakukan efisiensi biaya serta waktu
13 April 2026, 11:00 WIB
Ratusan ribu mobil Cina dikirimkan ke berbagai negara akibat meningkatnya permintaan imbas kenaikan harga BBM
13 April 2026, 09:00 WIB
Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia
13 April 2026, 07:00 WIB
BYD Sealion 7 mulai menuai respons positif di tengah krisis energi, jadi mobil operasional pilihan PM Thailand
13 April 2026, 06:00 WIB
Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
13 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya