Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Pemerintah disarankan untuk memberikan perhatian lebih ke industri otomotif ketimbang membuat motor nasional
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu ada wacana Indonesia memiliki motor nasional. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Rencana ambisius satu ini langsung mengundang beberapa pihak bersuara. Termasuk dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
“Rasanya belum perlu ya (Indonesia punya motor nasional),” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Sigit, ada beberapa alasan mengapa AISI mengutarakan pendapat tersebut. Ambil contoh di Indonesia sudah banyak kendaraan roda dua dengan banderol kompetitif.
Mulai dari model motor matic, bebek sampai sport. Hal ini membuat masyarakat memiliki banyak pilihan.
“Kalau produk kompetitif kan kita juga bisa ekspor ke berbagai negara,” Sigit menuturkan.
Lebih jauh dijelaskan, pemerintah seharusnya fokus pada produk-produk yang ada di dalam negeri. Seperti dari Astra Honda Motor (AHM), Yamaha, Kawasaki dan merek-merek lain.
Kemudian berusaha untuk mendongkrak penjualan motor baru di Tanah Air. Sebab jika memberikan hasil maksimal, maka dapat mendatangkan dampak positif.
“Misal penjualan dalam negeri bagus, penjualan ekspornya juga bagus, itu sudah merupakan income buat negara kita,” ia menambahkan.
Sigit turut menambahkan bahwa banyak motor dari para pabrikan yang ada di Indonesia, telah mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan jumlah cukup besar.
Oleh sebab itu, seluruh produk yang diniagakan di dalam negeri memiliki harga cukup terjangkau bagi konsumen.
“Terus produksi suku cadang juga sudah hampir 93 persen diproduksi di Tanah Air,” Sigit menegaskan.
Dengan begitu, pemerintah ada baiknya memberikan perhatian lebih bagi industri kendaraan roda dua Indonesia.
Sebagai informasi seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berupaya untuk memajukan industri otomotif nasional. Semisal dengan memproduksi kendaraan sendiri di dalam negeri.
“Kita akan mempunyai mobil buatan Indonesia sendiri, motor buatan Indonesia sendiri, saya sudah siapkan,” kata Prabowo.
Kehadiran motor nasional tentu dinantikan banyak pihak. Sebab produk tersebut berpeluang dijual dengan banderol terjangkau.4
Sehingga membuka kesempatan masyarakat luas untuk memiliki kendaraan roda dua, sekaligus dapat memberikan dampak positif bagi industri otomotif Indonesia.
Sayang Presiden Prabowo Subianto, tidak mengurai lebih detail mengenai model maupun waktu peluncuran motor nasional.
Ia juga enggan mengungkapkan bagaimana skema produksinya, apakah benar-benar mandiri atau berkolaborasi dengan pabrikan lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana