Ekspor Mobil CBU Bantu Maksimalkan Kapasitas Produksi di RI
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Toyota jadi pabrikan yang paling banyak ekspor kendaraan di 2024 dengan angka mencapai 276.89 unit ke berbagai negara
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Indonesia berhasil mengirim sedikitnya 276.089 unit kendaraan T-brand ke luar negeri pada Januari hingga Desember 2024. Jumlah tersebut masih menjadi penyokong pasar ekspor Indonesia yang sepanjang tahun hanya berhasil melepas 472.194 unit.
Angka tersebut mengalami koreksi 5 persen dari pencapaian ekspor di periode serupa pada 2023. Ketika itu Toyota berhasil mengirim sebanyak 290.772 unit ke berbagai negara di dunia.
Walau demikian penurunannya terbilang cukup tipis mengingat besarnya tantangan yang harus dihadapi perusahaan sepanjang tahun.
Namun berkat dukungan dari berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga rantai pasok industri otomotif nasional yang kuat, sejak tahun 2019 hingga 2024 Toyota Indonesia secara konsisten menyumbangkan sekitar 61 persen dari total CBU ekspor nasional.
“Konsistensi kinerja ekspor tentu saja hal ini bukan sesuatu yang mudah diraih. Toyota terus bekerja sama dengan seluruh rantai pasok dari hulu hingga hilir melalui performa ekspor kendaraan T-brand untuk mempertahankan posisi Indonesia menjadi basis produksi dan ekspor global,” ungkap Nandi Julyanto Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dalam siaran resminya (31/01).
Ia pun menegaskan bakal menjaga kualitas produk guna memenuhi kebutuhan pasar global. Terlebih jumlah ekspor kendaraan elektrifikasi produksi lokal sudah mencapai 18.553 unit.
Angka ini naik 111 persen dibandingkan pencapaian tahun 2023 yang hanya sebesar 8.792 unit. Pencapaian tersebut diperoleh dari ekspor Kijang Innova Zenix Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebanyak 11.790 unit dan Yaris Cross HEV 6.763 unit.
Toyota Indonesia pun menargetkan untuk bisa mencapai jumlah ekspor kendaraan T-brand dengan level sama di tahun 2025. Tetapi mereka pun akan mengkaji peluang baru guna memperluas kegiatan ekspor dari Tanah Air.
“Toyota Indonesia tidak hanya berfokus pada ekspor kendaraan utuh, namun juga pada pengembangan kendaran konversi, aksesoris dan turunannya sesuai dengan permintaan pasar global. Langkah ini bertujuan untuk menghadirkan produk otomotif kompetitif maupun inovatif,” pungkas Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT TMMIN.
| Produk | Jumlah |
| SUV (Fortuner, Rush, Raize | 114.819 |
| MPV (Kijang Innova, Kijang Innova Zenix, Avanza, Town/Lite Ace, Veloz) | 89.681 |
| Sedan, Hatchback, LCGC (Agya, Yaris Cross) | 53.036 |
| Kijang Innova Zenix Hybrid | 11.790 |
| Yaris Corolla Cross Hybrid | 6.763 |
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 07:00 WIB
24 Februari 2026, 11:01 WIB
17 Februari 2026, 09:00 WIB
26 Januari 2026, 15:00 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
17 Maret 2026, 19:00 WIB
Pasar mobil LCGC alami peningkatan sampai 6,7 persen pada Februari 2026 jika dibandingkan dengan awal tahun
17 Maret 2026, 17:00 WIB
Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu keberangkatan mudik Lebaran 2026 agar tidak terjebak macet panjang
17 Maret 2026, 15:50 WIB
Piaggio berikan penyegaran pada lima model Vespa andalan, mesin jadi 180 cc ditambah ubahan desain dan warna
17 Maret 2026, 13:00 WIB
Jelang Lebaran 28 persen kendaraan di Jakarta diklaim mulai bergerak meninggalkan Ibu Kota buat mudik
17 Maret 2026, 11:00 WIB
Terdapat beberapa kelebihan pada Mitsubishi Destinator yang memberikan kenyamanan bagi seluruh keluarga
17 Maret 2026, 09:00 WIB
Ada etika berkendara yang patut jadi perhatian seluruh pengguna mobil, termasuk di area parkir sekalipun
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Deretan mobil mewah di Indonesia mencatatkan hasil penjualan retail yang positif sepanjang Februari 2026
17 Maret 2026, 06:00 WIB
Sebelum mudik Lebaran 2026, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen berkendara