Toyota Jadi Pabrikan yang Paling Banyak Ekspor Kendaraan di 2024

Toyota jadi pabrikan yang paling banyak ekspor kendaraan di 2024 dengan angka mencapai 276.89 unit ke berbagai negara

Toyota Jadi Pabrikan yang Paling Banyak Ekspor Kendaraan di 2024

KatadataOTO – Toyota Indonesia berhasil mengirim sedikitnya 276.089 unit kendaraan T-brand ke luar negeri pada Januari hingga Desember 2024. Jumlah tersebut masih menjadi penyokong pasar ekspor Indonesia yang sepanjang tahun hanya berhasil melepas 472.194 unit.

Angka tersebut mengalami koreksi 5 persen dari pencapaian ekspor di periode serupa pada 2023. Ketika itu Toyota berhasil mengirim sebanyak 290.772 unit ke berbagai negara di dunia.

Walau demikian penurunannya terbilang cukup tipis mengingat besarnya tantangan yang harus dihadapi perusahaan sepanjang tahun. 

Namun berkat dukungan dari berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga rantai pasok industri otomotif nasional yang kuat, sejak tahun 2019 hingga 2024 Toyota Indonesia secara konsisten menyumbangkan sekitar 61 persen dari total CBU ekspor nasional.

Ekspor kendaraan Toyota
Photo : Toyota

“Konsistensi kinerja ekspor tentu saja hal ini bukan sesuatu yang mudah diraih. Toyota terus bekerja sama dengan seluruh rantai pasok dari hulu hingga hilir melalui performa ekspor kendaraan T-brand untuk mempertahankan posisi Indonesia menjadi basis produksi dan ekspor global,” ungkap Nandi Julyanto Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dalam siaran resminya (31/01).

Ia pun menegaskan bakal menjaga kualitas produk guna memenuhi kebutuhan pasar global. Terlebih jumlah ekspor kendaraan elektrifikasi produksi lokal sudah mencapai 18.553 unit.

Angka ini naik 111 persen dibandingkan pencapaian tahun 2023 yang hanya sebesar 8.792 unit. Pencapaian tersebut diperoleh dari ekspor Kijang Innova Zenix Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebanyak 11.790 unit dan Yaris Cross HEV 6.763 unit.

Ekspor kendaraan Toyota
Photo : Toyota

Toyota Indonesia pun menargetkan untuk bisa mencapai jumlah ekspor kendaraan T-brand dengan level sama di tahun 2025. Tetapi mereka pun akan mengkaji peluang baru guna memperluas kegiatan ekspor dari Tanah Air.

“Toyota Indonesia tidak hanya berfokus pada ekspor kendaraan utuh, namun juga pada pengembangan kendaran konversi, aksesoris dan turunannya sesuai dengan permintaan pasar global. Langkah ini bertujuan untuk menghadirkan produk otomotif kompetitif maupun inovatif,” pungkas Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT TMMIN.

Pencapaian Kinerja Ekspor Toyota Brand 2024

Produk Jumlah
SUV (Fortuner, Rush, Raize 114.819
MPV (Kijang Innova, Kijang Innova Zenix, Avanza, Town/Lite Ace, Veloz) 89.681 
Sedan, Hatchback, LCGC (Agya, Yaris Cross) 53.036
Kijang Innova Zenix Hybrid 11.790
Yaris Corolla Cross Hybrid 6.763

 


Terkini

mobil
Chery

Chery Yakin Penjualan Mobil Tumbuh di 2026, Ini Penyebabnya

Chery menilai mobil menjadi salah satu kebutuhan utama konsumen Indonesia, bakal bantu dorong pasar di 2026

mobil
MG S5 EV

MG S5 EV Diperkenalkan, Siap Debut di IIMS 2026

Kehadiran MG S5 EV memanaskan persaingan pasar mobil listrik Indonesia, menawarkan sejumlah kelebihan

otosport
Valentino Rossi

Valentino Rossi Turun Gunung, Sebut Mandalika Berkarakter

Valentino Rossi beraksi di Sirkuit Mandalika bersama Morbidelli dan Digiannantonio dalam beberapa hari

mobil
Ford

Diler Baru Ford PIK 2 Dibuka, Jangkau Lebih Banyak Konsumen

Ford PIK 2 resmi dibuka, perluas jaringan outlet guna memudahkan pelanggan untuk pembelian mobil dan servis

mobil
iCar V23

Chery Bicara Nasib J6 setelah iCar V23 Debut di RI Tahun Ini

Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda

mobil
Lepas L8

Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah

Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Puncak Bogor Terakhir di Januari

Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan

mobil
Baterai Mobil Listrik

Eropa Tertinggal 20 Tahun dari Cina Soal Pengembangan Baterai EV

Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu