SPK Rocky Hybrid Tembus 700 Unit, Daihatsu Percepat Pengiriman
23 Juni 2026, 22:53 WIB
Isuzu menyambut positif kehadiran Proving Ground dari pemerintah karena bakal mudahkan proses ekspor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kehadiran Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di Bekasi dipercaya akan memudahkan pelaku industri untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Pasalnya fasilitas tersebut bisa digunakan buat pengujian dengan standar internasional.
Salah satu yang menyambut fasilitas ini adalah PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI). Mereka telah berkomitmen menjaga standar kualitas dan keamanan kendaraannya dengan memanfaatkan tempat pengujian tersebut.
Terlebih Proving Ground sudah dirancang untuk memenuhi standar ASEAN Mutual Recognition Arrangement (ASEAN MRA). Sehingga seluruh hasil pengujiannya dapat diakui oleh negara-negara Asia Tenggara.
Dengan demikian pengujian tipe kendaraan tidak lagi harus dilakukan di negara penerima ekspor yang sebelumnya menimbulkan kendala biaya dan hambatan teknis ekspor.
“Kalau sebelumnya model yang diekspor harus diuji dulu di negara penerima dan itu memakan biaya cukup besar. Selain iru kami juga harus mengirim petugas untuk memberi pendampingan,” ungkap Rian Erlangga, Business Strategy Division Head PT IAMI.
Proving Ground BPLJSKB rencananya akan mulai dioperasikan pada Agustus 2025. Fasilitas pun diharapkan menjadi pusat pengujian kendaraan paling modern di Asia Tenggara serta menjadi katalis penguatan industri otomotif nasional dalam rantai pasok global.
"Kami berharap dengan hadirnya BPLJSKB bisa mendorong industri otomotif untuk meningkatkan kualitas produknya, terutama dari sisi keselamatan. Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem industri otomoti" ujar Yusuf Nugroho, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Perlu diketahui bahwa selama ini Isuzu sudah menjadi salah satu eksportir kendaraan niaga. Jumlahnya pun juga tidak bisa dibilang sedikit.
Berdasarkan data Gaikindo, Isuzu telah memproduksi sedikitnya 15.918 unit atau naik 1.800 unit dari tahun sebelumnya yang cuma 14.118 unit.
Dari jumlah tersebut 4.736 unit telah diekspor ke beberapa negara. Angka itu tumbuh 935 unit disbanding semester 1 2024 yang hanya 3.801 unit.
Dengan adanya fasilitas ini maka bukan tidak mungkin jumlah ekspor bisa lebih besar di masa depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Juni 2026, 22:53 WIB
26 Mei 2026, 20:30 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
16 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi