Pindad Gandeng Ashok Leyland Kembangkan Bus Listrik
08 Februari 2026, 07:00 WIB
Pindad Maung EV akan diluncurkan tahun depan untuk mendukung pemerintah mengembangkan electric vehicle
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pindad Maung EV dikatakan akan diluncurkan pada tahun depan. Kendaraan tersebut guna mendukung pengembangan electric vehicle di Indonesia yang terus digencarkan oleh pemerintah.
Hal ini disampaikan Sigit P. Santosa, Direktur Teknologi dan Perkembangan PT Pindad. Dengan demikian Maung memiliki empat varian yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.
“Tahun depan kita luncurkan varian keempat yaitu electric vehicle,” ucap Sigit.
Sigit menyampaikan bahwa untuk bisa mengeluarkan varian listrik pihaknya masih berusaha menaikkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). Pasalnya saat ini mereka baru mampu membuat TKDN-nya pada kisaran 65 persen.
“Rolling chasis, trim, engine, power trim itu masih kerja sama dengan impor. Yang lain sudah seperti desain, develop and built by Pindad atau mitra ekosistemnya jadi sekitar 65 persen,” tutur Sigit.
Menurut Sigit dalam waktu dekat beberapa part akan mulai diproduksi lokal guna menjadi landasan menuju pengembangan varian listrik dari Maung.
"Nanti engine dan chasis frame akan kita lokalisasi. Kalau dijumlah semua bisa sampai 80-90 persen TKDNnya," ujar Sigit.
Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan RI mencoba performa dari Maung. Kendaraan tersebut dipamerkan di kompleks Kementerian Pertahanan bersama sejumlah alutsista (Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia)
Saat ini Pindad menghadirkan tiga varian Maung yaitu Tangguh, Komando serta Jelajah. Untuk varian Tangguh dapat dilengkapi persenjataan sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan taktis saat peperangan.
Sementara Komando akan dimanfaatkan untuk keperluan operasional di level komandan. Terakhir adalah Jelajah yang bisa dimanfaatkan guna menjawab kebutuhan mobilitas di lintasan sulit seperti offroad.
Salah satu poin menarik dari kendaraan tersebut adalah jantung pacunya yang memanfaatkan mesin 2.494 cc milik Toyota Hilux. Performanya pun mumpuni karena mampu menghasilkan tenaga sebesar 149 hp dan torsi 400 Nm.
Tenaga tersebut kemudian disalurkan pada keempat roda melalui transmisi manual 6 percepatan dan mampu mencapai kecepatan maksimal 120 km per jam. Meski akan dibeli oleh Kementerian Pertahanan, tidak disebutkan harga dari Maung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 07:00 WIB
07 Februari 2026, 12:00 WIB
24 Desember 2025, 11:00 WIB
13 Desember 2025, 21:00 WIB
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya
11 Februari 2026, 09:00 WIB
Beberapa motor matic 150 cc seperti Vario, Nmax Neo sampai Vespa Sprint terpantau tidak mengalami kenaikan
11 Februari 2026, 08:00 WIB
Seorang tenaga penjual mengungkapkan, diskon motor listrik Honda CUV e: di IIMS 2026 sampai Rp 24 juta
11 Februari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif
11 Februari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan SIM A dan C, namun ada persyaratan yang harus dipenuhi
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Warga Kota Kembang, bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang dioperasikan pihak kepolisian
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Kemenhub terus melakukan sosialisasi seritifkasi untuk bengkel-bengkel modifikasi yang ada di Indonesia