Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global

Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'

Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
Satrio Adhy

KatadataOTOChery Group terus berkembang dalam industri otomotif. Beragam produk unggulan dihadirkan jenama asal China tersebut.

Kemudian, mereka juga meluncurkan beberapa sub-brand baru, mulai dari Freelander, Lepas, Luxed hingga Exeed.

Langkah tersebut dianggap mampu membuat mereka mendominasi pasar mobil global, terutama di tengah era elektrifikasi.

Pabrikan asal Kota Wuhu itu berhasil membukukan penjualan mobil sebanyak 2,8 juta unit. Jumlah tersebut ditorehkan sepanjang periode 2025.

Chery
Photo: KatadataOTO

Dari angka di atas, 30 persennya adalah New Energy Vehicle (NEV). Sebuah pencapaian cukup positif bagi brand asal Tiongkok.

Akan tetapi, Chery tidak mau berpuas diri begitu saja. Mereka berencana untuk meneruskan ekspansi di seluruh dunia.

Secara terang-terangan, Chery mengaku akan mengadopsi strategi gabungan dari Toyota serta Tesla.

Nantinya, mereka akan menghadirkan sebuah mobil baru dengan kualitas seperti produk Toyota, kemudian memiliki inovasi teknologi ala Tesla.

“Kami menyebut strategi ini ‘double T’, yaitu Toyota ditambah Tesla,” ungkap Yin Tongyue, Pendiri Chery di Wuhu, China, beberapa waktu lalu.

Lebih jauh disebutkan bahwa Chery menilai kemampuan inovasi jauh lebih penting daripada sekadar keuntungan jangka pendek.

Pada 2026, Chery tidak tanggung-tanggung menggelontorkan investasi sampai 30 miliar Yuan atau sekitar Rp 69 triliun. Dana tersebut digunakan untuk melakukan berbagai riset seperti baterai solid-state, energi hijau, hingga chip pintar dan AI.

Selain itu, Chery turut melakukan kolaborasi strategis, seperti menggandeng NVIDIA, Bosch, Qualcomm, CATL, sampai ByteDance.

Yin juga menegaskan bahwa Chery tengah mempertimbangkan penambahan kapasitas produksi di Barcelona, Spanyol, melalui kerja sama joint venture.

Perusahaan asal China tersebut juga membuka peluang kolaborasi dengan produsen mobil Eropa untuk berbagi fasilitas produksi.

“Kami bisa berbagi keuntungan, kami bisa berbagi model,” tegas petinggi Chery itu.

Chery C5 CSH
Photo: KatadataOTO

Melalui beragam strategi tersebut, Yin percaya diri Chery mampu kompetitif dalam persaingan di pasar mobil dunia.

Dengan begitu, mampu mendapatkan banyak konsumen, tidak hanya di Benua Asia saja, namun juga merambah pasar Eropa.

Oleh sebab itu, Yin berpesan kepada para pekerja Chery International untuk menghormati mitra dan mau mendengarkan masukan pengguna.


Terkini

mobil
Lepas

Lepas Langsung Tancap Gas Menuju Delivery di Auto China 2026

Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil genap Jakarta Hari ini Kamis 30 April 2026, Terakhir Pekan Ini

Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Penghujung April 2026

SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Ada di 5 Tempat Hari Ini 30 April 2026

Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi

mobil
Mitsubishi Xforce

5 Fitur Mitsubishi Xforce yang Manjakan Konsumen

Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari

mobil
Jetour

Bocoran Mobil Baru Jetour di Indonesia, Ada T1 dan T2 PHEV

Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri

mobil
Jetour

JETOUR Bawa Lini Produk Lengkap di Auto China 2026

Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga

mobil
Chery

Kabar Terbaru Akuisisi Pabrik Handal Pondok Ungu Oleh Chery

Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025