Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Menurut Gaikindo kehadiran mobil nasional dapat membawa banyak dampak, apalagi jika harganya terjangkau
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah ingin Indonesia menunjukkan kemandiriannya dalam hal industri otomotif. Untuk itu mereka berencana membuat mobil nasional.
Wacana di atas ternyata mendapat banyak dukungan. Seperti datang dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
“Kalau Indonesia mau bikin mobil nasional, kita mendukung. Sangat mendukung program mobil Indonesia,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Menurut Jongkie, kehadiran kendaraan roda empat buatan anak bangsa akan membawa dampak positif bagi konsumen.
Seperti contoh, menambah opsi kendaraan roda empat yang dapat dibeli oleh masyarakat.
Akan tetapi, Gaikindo menilai program mobil nasional tidak bisa dibuat sembarangan. Harus ada perencanaan sangat matang.
“Kebijakannya itu harus sejalan juga dengan rencana pemerintah yang akan membuat mobil nasional,” lanjut Jongkie.
Selain itu, Gaikindo juga menyambut kabar harga mobil nasional yang bakal berada di bawah Rp 300 jutaan.
Jongkie menilai hal tersebut, akan membuat masyarakat lebih tertarik untuk memilikinya.
“Alhamdulillah saja, saya sih sangat mendukung. Kalau bisa oke, waduh senang saya,” tegas Jongkie.
Sekadar mengingatkan, Pindad telah menyiapkan lahan industri di Subang, Jawa Barat untuk memproduksi mobil nasional.
Mereka juga menargetkan kapasitas produksi 500 ribu unit per tahun. Dimulai dengan 100 ribu unit pada 2028 sebagai tahap awal.
“Pengembangan mobil nasional tidak bisa hanya sekadar program, kita harus melakukan piloting untuk inovasi teknologi dan membangun ekosistemnya,” ungkap Sigit P. Santosa, Direktur Utama PT Pindad, dalam kesempatan berbeda.
Di sisi lain Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian (Menperin), memastikan produksi mobil nasional akan segera dilakukan.
“Mobil nasional kita proyeksikan akan mulai produksi 2027,” kata Agus.
Agus mengatakan, pembahasan secara rinci mengenai mobil nasional melibatkan Pindad.
Nantinya dalam pertemuan tersebut membahas jenis kendaraan yang akan diproduksi. Lalu teknologi bakal digunakan.
Selain itu teknologi yang diterapkan dalam proses produksi, strategi penetapan harga (pricing strategy), strategi pemasaran maupun pelayanan purna jual.
"Pembahasan banyak hal tersebut strategis demi menyiapkan dan mewujudkan arahan Bapak Presiden agar Indonesia bisa segera memiliki mobil nasional,” tambah Agus.
Kemudian Kementerian Perindustrian dan Pindad membuka kemungkinan kolaborasi dengan pihak lain.
Jadi dapat bersama-sama mengembangkan mobil nasional. Mimpi Presiden Prabowo Subianto memiliki kendaraan lokal bisa segera terwujud.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
30 Juli 2026, 16:49 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
16 Juli 2026, 19:27 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail