10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026
10 September 2026, 07:00 WIB
Menurut Gaikindo kehadiran mobil nasional dapat membawa banyak dampak, apalagi jika harganya terjangkau
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah ingin Indonesia menunjukkan kemandiriannya dalam hal industri otomotif. Untuk itu mereka berencana membuat mobil nasional.
Wacana di atas ternyata mendapat banyak dukungan. Seperti datang dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
“Kalau Indonesia mau bikin mobil nasional, kita mendukung. Sangat mendukung program mobil Indonesia,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Menurut Jongkie, kehadiran kendaraan roda empat buatan anak bangsa akan membawa dampak positif bagi konsumen.
Seperti contoh, menambah opsi kendaraan roda empat yang dapat dibeli oleh masyarakat.
Akan tetapi, Gaikindo menilai program mobil nasional tidak bisa dibuat sembarangan. Harus ada perencanaan sangat matang.
“Kebijakannya itu harus sejalan juga dengan rencana pemerintah yang akan membuat mobil nasional,” lanjut Jongkie.
Selain itu, Gaikindo juga menyambut kabar harga mobil nasional yang bakal berada di bawah Rp 300 jutaan.
Jongkie menilai hal tersebut, akan membuat masyarakat lebih tertarik untuk memilikinya.
“Alhamdulillah saja, saya sih sangat mendukung. Kalau bisa oke, waduh senang saya,” tegas Jongkie.
Sekadar mengingatkan, Pindad telah menyiapkan lahan industri di Subang, Jawa Barat untuk memproduksi mobil nasional.
Mereka juga menargetkan kapasitas produksi 500 ribu unit per tahun. Dimulai dengan 100 ribu unit pada 2028 sebagai tahap awal.
“Pengembangan mobil nasional tidak bisa hanya sekadar program, kita harus melakukan piloting untuk inovasi teknologi dan membangun ekosistemnya,” ungkap Sigit P. Santosa, Direktur Utama PT Pindad, dalam kesempatan berbeda.
Di sisi lain Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian (Menperin), memastikan produksi mobil nasional akan segera dilakukan.
“Mobil nasional kita proyeksikan akan mulai produksi 2027,” kata Agus.
Agus mengatakan, pembahasan secara rinci mengenai mobil nasional melibatkan Pindad.
Nantinya dalam pertemuan tersebut membahas jenis kendaraan yang akan diproduksi. Lalu teknologi bakal digunakan.
Selain itu teknologi yang diterapkan dalam proses produksi, strategi penetapan harga (pricing strategy), strategi pemasaran maupun pelayanan purna jual.
"Pembahasan banyak hal tersebut strategis demi menyiapkan dan mewujudkan arahan Bapak Presiden agar Indonesia bisa segera memiliki mobil nasional,” tambah Agus.
Kemudian Kementerian Perindustrian dan Pindad membuka kemungkinan kolaborasi dengan pihak lain.
Jadi dapat bersama-sama mengembangkan mobil nasional. Mimpi Presiden Prabowo Subianto memiliki kendaraan lokal bisa segera terwujud.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan