Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil di 2026 Capai 850.000 Unit
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Menurut Gaikindo kehadiran mobil nasional dapat membawa banyak dampak, apalagi jika harganya terjangkau
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah ingin Indonesia menunjukkan kemandiriannya dalam hal industri otomotif. Untuk itu mereka berencana membuat mobil nasional.
Wacana di atas ternyata mendapat banyak dukungan. Seperti datang dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
“Kalau Indonesia mau bikin mobil nasional, kita mendukung. Sangat mendukung program mobil Indonesia,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Menurut Jongkie, kehadiran kendaraan roda empat buatan anak bangsa akan membawa dampak positif bagi konsumen.
Seperti contoh, menambah opsi kendaraan roda empat yang dapat dibeli oleh masyarakat.
Akan tetapi, Gaikindo menilai program mobil nasional tidak bisa dibuat sembarangan. Harus ada perencanaan sangat matang.
“Kebijakannya itu harus sejalan juga dengan rencana pemerintah yang akan membuat mobil nasional,” lanjut Jongkie.
Selain itu, Gaikindo juga menyambut kabar harga mobil nasional yang bakal berada di bawah Rp 300 jutaan.
Jongkie menilai hal tersebut, akan membuat masyarakat lebih tertarik untuk memilikinya.
“Alhamdulillah saja, saya sih sangat mendukung. Kalau bisa oke, waduh senang saya,” tegas Jongkie.
Sekadar mengingatkan, Pindad telah menyiapkan lahan industri di Subang, Jawa Barat untuk memproduksi mobil nasional.
Mereka juga menargetkan kapasitas produksi 500 ribu unit per tahun. Dimulai dengan 100 ribu unit pada 2028 sebagai tahap awal.
“Pengembangan mobil nasional tidak bisa hanya sekadar program, kita harus melakukan piloting untuk inovasi teknologi dan membangun ekosistemnya,” ungkap Sigit P. Santosa, Direktur Utama PT Pindad, dalam kesempatan berbeda.
Di sisi lain Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian (Menperin), memastikan produksi mobil nasional akan segera dilakukan.
“Mobil nasional kita proyeksikan akan mulai produksi 2027,” kata Agus.
Agus mengatakan, pembahasan secara rinci mengenai mobil nasional melibatkan Pindad.
Nantinya dalam pertemuan tersebut membahas jenis kendaraan yang akan diproduksi. Lalu teknologi bakal digunakan.
Selain itu teknologi yang diterapkan dalam proses produksi, strategi penetapan harga (pricing strategy), strategi pemasaran maupun pelayanan purna jual.
"Pembahasan banyak hal tersebut strategis demi menyiapkan dan mewujudkan arahan Bapak Presiden agar Indonesia bisa segera memiliki mobil nasional,” tambah Agus.
Kemudian Kementerian Perindustrian dan Pindad membuka kemungkinan kolaborasi dengan pihak lain.
Jadi dapat bersama-sama mengembangkan mobil nasional. Mimpi Presiden Prabowo Subianto memiliki kendaraan lokal bisa segera terwujud.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Januari 2026, 17:00 WIB
27 Januari 2026, 08:00 WIB
23 Januari 2026, 15:00 WIB
22 Januari 2026, 08:00 WIB
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
03 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan fleet turut berkontribusi dalam mempertahankan prestasi Toyota di Indonesia sepanjang 2025
03 Februari 2026, 08:00 WIB
Chery berikan sinyal kehadiran pikap perdana mereka di Indonesia, kembali daftarkan produk baru di DJKI
03 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 mengalami kecelakaan dan seluruh bagian kendaraan terbakar, membuat dua orang di dalamnya terluka
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Tersedia di lima lokasi strategis sekitar Ibu Kota, berikut informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 3 Februari 2026 kembali diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung bisa memudahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
02 Februari 2026, 22:00 WIB
Modifikasi stiker mobil terbilang mudah dan harganya juga cukup kompetitif, perawatannya tidak sulit
02 Februari 2026, 21:00 WIB
Mobil hybrid MG VS HEV tampak kesulitan bersaing, masih CBU Thailand dan hanya catatkan wholesales 204 unit