Gaikindo Berharap Daerah Lain Ikut Berikan Insentif Mobil Listrik
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Menurut Gaikindo kehadiran mobil nasional dapat membawa banyak dampak, apalagi jika harganya terjangkau
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah ingin Indonesia menunjukkan kemandiriannya dalam hal industri otomotif. Untuk itu mereka berencana membuat mobil nasional.
Wacana di atas ternyata mendapat banyak dukungan. Seperti datang dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
“Kalau Indonesia mau bikin mobil nasional, kita mendukung. Sangat mendukung program mobil Indonesia,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Menurut Jongkie, kehadiran kendaraan roda empat buatan anak bangsa akan membawa dampak positif bagi konsumen.
Seperti contoh, menambah opsi kendaraan roda empat yang dapat dibeli oleh masyarakat.
Akan tetapi, Gaikindo menilai program mobil nasional tidak bisa dibuat sembarangan. Harus ada perencanaan sangat matang.
“Kebijakannya itu harus sejalan juga dengan rencana pemerintah yang akan membuat mobil nasional,” lanjut Jongkie.
Selain itu, Gaikindo juga menyambut kabar harga mobil nasional yang bakal berada di bawah Rp 300 jutaan.
Jongkie menilai hal tersebut, akan membuat masyarakat lebih tertarik untuk memilikinya.
“Alhamdulillah saja, saya sih sangat mendukung. Kalau bisa oke, waduh senang saya,” tegas Jongkie.
Sekadar mengingatkan, Pindad telah menyiapkan lahan industri di Subang, Jawa Barat untuk memproduksi mobil nasional.
Mereka juga menargetkan kapasitas produksi 500 ribu unit per tahun. Dimulai dengan 100 ribu unit pada 2028 sebagai tahap awal.
“Pengembangan mobil nasional tidak bisa hanya sekadar program, kita harus melakukan piloting untuk inovasi teknologi dan membangun ekosistemnya,” ungkap Sigit P. Santosa, Direktur Utama PT Pindad, dalam kesempatan berbeda.
Di sisi lain Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian (Menperin), memastikan produksi mobil nasional akan segera dilakukan.
“Mobil nasional kita proyeksikan akan mulai produksi 2027,” kata Agus.
Agus mengatakan, pembahasan secara rinci mengenai mobil nasional melibatkan Pindad.
Nantinya dalam pertemuan tersebut membahas jenis kendaraan yang akan diproduksi. Lalu teknologi bakal digunakan.
Selain itu teknologi yang diterapkan dalam proses produksi, strategi penetapan harga (pricing strategy), strategi pemasaran maupun pelayanan purna jual.
"Pembahasan banyak hal tersebut strategis demi menyiapkan dan mewujudkan arahan Bapak Presiden agar Indonesia bisa segera memiliki mobil nasional,” tambah Agus.
Kemudian Kementerian Perindustrian dan Pindad membuka kemungkinan kolaborasi dengan pihak lain.
Jadi dapat bersama-sama mengembangkan mobil nasional. Mimpi Presiden Prabowo Subianto memiliki kendaraan lokal bisa segera terwujud.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Mei 2026, 17:49 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
21 April 2026, 21:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal