Pindad Gandeng Ashok Leyland Kembangkan Bus Listrik
08 Februari 2026, 07:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Induk Koperasi Unit Desa atau Induk KUD membeberkan rencana pengembangan mobil rakyat yang bakal didukung oleh PT Pindad.
Lini kendaraan hasil racikan PT Pindad itu nantinya menyasar masyarakat pedesaan untuk berbagai kebutuhan.
Oleh karena itu berbeda dari mobil penumpang, mobil rakyat fokus pada keperluan niaga seperti membawa muatan dan hasil tani.
Nantinya Induk KUD yang saat ini menaungi sekitar 13 juta orang anggota bakal menjadi distributor kendaraan tersebut ke daerah-daerah pedesaan.
“Mobil rakyat ini bukan mobil keluarga ya tetapi seperti pikap. Ini untuk kebutuhan-kebutuhan di tingkat desa, supaya produksi di desa ada transportasinya,” kata Portasius Nggedi, Direktur Utama Induk KUD saat ditemui di Jakarta, Jumat (12/12).
Dia mengungkapkan hal ini sejalan dengan keinginan pemerintah untuk menyiapkan mobil yang bisa menjangkau lebih banyak konsumen.
Bisa dibilang nantinya kendaraan rakyat punya wujud mirip dengan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan atau AMMDes.
Kehadiran mobil rakyat ini harapannya dapat menunjang kebutuhan masyarakat di pedesaan yang belum bisa memiliki kendaraan bermotor karena kendala harga.
“Di situ peran koperasi (Induk KUD) masuk, memfasilitasi mereka. Mereka juga bisa mencicil (pembayaran) mobilnya,” kata Portasius.
Portasius berharap dari 13 juta anggota Induk KUD, setidaknya satu juta di antaranya dapat mengakses mobil rakyat.
Demi mendukung kelancaran penggunaan mobil rakyat, Induk KUD akan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam penyediaan jaringan suku cadang dan servis.
“Ini menjadi bahan diskusi. Kami memfasilitasi, di provinsi kami punya kantor pelatihan. Kabupaten dan kecamatan kami punya KUD, kami sediakan lahan untuk bengkel dan lainnya,” tegas dia.
Sebagai informasi, sebelum mobil rakyat ada AMMDes. Deretan kendaraan itu menyasar masyarakat pedesaan guna meningkatkan produktivitas kehidupan sehari-hari.
AMMDes juga dimanfaatkan sebagai armada logistik yang dapat menjangkau wilayah-wilayah pedesaan saat terjadi bencana.
Dimensi AMMDes cukup kompak dengan panjang 358 cm, lebar 137 cm dan tinggi 190 cm. Ruang kemudinya hanya dapat memuat dua orang.
AMMDes sempat meramaikan perhelatan GIIAS 2018. Lini kendaraan AMMDes diklaim punya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 75 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 07:00 WIB
07 Februari 2026, 12:00 WIB
24 Desember 2025, 11:00 WIB
15 Desember 2025, 15:00 WIB
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
14 Maret 2026, 21:00 WIB
Indomobil siap membawa Leapmotor ke Tanah Air untuk memberi lebih banyak pilihan kendaraan listrik pada pelanggan
14 Maret 2026, 18:54 WIB
Mudik Balik Bareng Honda kembali digelar pada Lebaran 2026 dan diikuti 2.521 orang serta 1.116 sepeda motor
14 Maret 2026, 13:20 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dibawa berkendara jarak jauh dari Jakarta-Surabaya, begini impresi berkendaranya
14 Maret 2026, 10:25 WIB
Dyandra Promosindo merilis sejumlah data pencapaian terbaru ajang IIMS 2026 yang bisa menjadi sinyal positif
13 Maret 2026, 22:42 WIB
BYD buka enam posko mudik yang tersebar di sejumlah lokasi selama libur Lebaran 2026 yang segera berlangsung
13 Maret 2026, 21:00 WIB
Program Astra Siaga Lebaran mencakup pos yang tersebar di sejumlah titik jalur mudik utama tahun ini
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Mengacu pada data Gaikindo, angka produksi Hyundai Ioniq 5 jeblok dan hanya tembus 13 unit per Januari 2026
13 Maret 2026, 17:00 WIB
Yadea Indonesia bakal meluncurkan produk barunya di Indonesia yang memiliki teknologi terkini dan efisien