Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur otomotif asal Tiongkok, Jetour tahun ini berniat menghadirkan produk kendaraan ramah lingkungan untuk konsumen Indonesia.
Perlu diketahui sekarang seluruh produk mereka masih merupakan mobil bermesin bensin yang mencakup Dashing, X70 Plus dan T2.
Di 2026, T2 versi Plug-in Hybrid (PHEV) dijadwalkan segera meluncur ke pasar Tanah Air. Kehadirannya tidak akan menggantikan T2 mesin bensin.
Sehingga konsumen tetap disuguhkan lebih banyak pilihan SUV sesuai dengan kebutuhan.
Pada data di Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 11 Tahun 2026, ternyata Jetour telah mendaftarkan dua produk baru yang merupakan PHEV.
Model pertama yakni T2 PHEV 1.5TD 3 DHT (4X2). Mengacu pada data tersebut, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) T2 PHEV adalah Rp 316 juta.
Sementara itu turut hadir T1 PHEV 1.5 TD-IDHT (4X2). Dengan dimensi lebih kecil dan mengisi segmen di bawah T2, NJKB-nya lebih rendah yaitu Rp 205 juta.
Namun perlu diingat NJKB bukan acuan harga jual akhir kendaraan. Sebab angka tersebut belum termasuk biaya lain seperti pajak.
Jetour T2 dikonfirmasi meluncur di Indonesia tahun ini, beserta satu produk lain yang belum dirinci oleh pihak pabrikan. T2 jadi kandidat kuatnya.
“Range anxiety bisa terjawab dengan kehadiran PHEV atau i-DM dari T2. Memang akan kita hadirkan dalam waktu dekat, semester dua (2026),” kata Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia di Beijing, Cina belum lama ini.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, fokus utama Jetour adalah menghadirkan portofolio produk sesuai kebutuhan konsumen.
T2 PHEV menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap komitmen elektrifikasi yang dicanangkan oleh pemerintah.
Ranggy menegaskan, pihak Jetour juga akan terus melakukan persiapan jaringan diler menjelang kehadiran PHEV.
Ini termasuk wacana penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di outlet resmi.
Perlu diketahui bahwa PHEV juga bisa diisi daya layaknya mobil listrik. Kapasitas baterai yang terisi penuh dapat menawarkan jarak tempuh ekstra tanpa bantuan dari bensin.
“Itu juga akan kita pastikan kesiapannya pada saat kita meluncurkan PHEV. Jadi kesiapan diler, teknis, alat dan lainnya,” tegas Ranggy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
05 Agustus 2026, 21:00 WIB
03 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027