Jetour T2 i-DM Dijual Rp 688 Juta, Jadi Rival GWM Tank 300 HEV
30 Juli 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur otomotif asal Tiongkok, Jetour tahun ini berniat menghadirkan produk kendaraan ramah lingkungan untuk konsumen Indonesia.
Perlu diketahui sekarang seluruh produk mereka masih merupakan mobil bermesin bensin yang mencakup Dashing, X70 Plus dan T2.
Di 2026, T2 versi Plug-in Hybrid (PHEV) dijadwalkan segera meluncur ke pasar Tanah Air. Kehadirannya tidak akan menggantikan T2 mesin bensin.
Sehingga konsumen tetap disuguhkan lebih banyak pilihan SUV sesuai dengan kebutuhan.
Pada data di Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 11 Tahun 2026, ternyata Jetour telah mendaftarkan dua produk baru yang merupakan PHEV.
Model pertama yakni T2 PHEV 1.5TD 3 DHT (4X2). Mengacu pada data tersebut, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) T2 PHEV adalah Rp 316 juta.
Sementara itu turut hadir T1 PHEV 1.5 TD-IDHT (4X2). Dengan dimensi lebih kecil dan mengisi segmen di bawah T2, NJKB-nya lebih rendah yaitu Rp 205 juta.
Namun perlu diingat NJKB bukan acuan harga jual akhir kendaraan. Sebab angka tersebut belum termasuk biaya lain seperti pajak.
Jetour T2 dikonfirmasi meluncur di Indonesia tahun ini, beserta satu produk lain yang belum dirinci oleh pihak pabrikan. T2 jadi kandidat kuatnya.
“Range anxiety bisa terjawab dengan kehadiran PHEV atau i-DM dari T2. Memang akan kita hadirkan dalam waktu dekat, semester dua (2026),” kata Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia di Beijing, Cina belum lama ini.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, fokus utama Jetour adalah menghadirkan portofolio produk sesuai kebutuhan konsumen.
T2 PHEV menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap komitmen elektrifikasi yang dicanangkan oleh pemerintah.
Ranggy menegaskan, pihak Jetour juga akan terus melakukan persiapan jaringan diler menjelang kehadiran PHEV.
Ini termasuk wacana penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di outlet resmi.
Perlu diketahui bahwa PHEV juga bisa diisi daya layaknya mobil listrik. Kapasitas baterai yang terisi penuh dapat menawarkan jarak tempuh ekstra tanpa bantuan dari bensin.
“Itu juga akan kita pastikan kesiapannya pada saat kita meluncurkan PHEV. Jadi kesiapan diler, teknis, alat dan lainnya,” tegas Ranggy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juli 2026, 11:00 WIB
14 Juli 2026, 21:43 WIB
30 Juni 2026, 11:03 WIB
06 Juni 2026, 19:00 WIB
04 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
31 Juli 2026, 13:29 WIB
Toyota memiliki teknologi hybrid yang bisa diandalkan di seluruh produk mereka, termasuk Veloz terkini
31 Juli 2026, 13:29 WIB
Toyota Veloz Hybrid menjadi salah satu mobil ramah lingkungan yang paling menarik pameran ajang GIIAS 2026
31 Juli 2026, 12:48 WIB
Chery Q menawarkan fitur-fitur unggulan yang biasanya hanya disematkan pada mobil-mobil mewah dan mahal
31 Juli 2026, 07:00 WIB
Sailun Indonesia memperkenalkan ban Maxam yang dikembangkan untuk pekerjaan berat seperti pertanian dan industri
31 Juli 2026, 06:00 WIB
Pekan terakhir untuk mematuhi aturan ganjil genap Jakarta, dikarenakan pada Sabtu dan Minggu tidak berlaku
31 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih beroperasi normal sebelum akhir pekan hari ini, simak jadwal dan lokasinya
31 Juli 2026, 06:00 WIB
Memasuki akhir Juli 2026, SIM keliling Bandung masih menjadi pilihan tepat untuk mengurus dokumen berkendara
30 Juli 2026, 19:00 WIB
Harley-Davidson menggoda para pencinta moge di GIIAS 2026, salah satunya Heritage Classic Liberty Edition