JETOUR Bawa Lini Produk Lengkap di Auto China 2026
29 April 2026, 15:49 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur otomotif asal Tiongkok, Jetour tahun ini berniat menghadirkan produk kendaraan ramah lingkungan untuk konsumen Indonesia.
Perlu diketahui sekarang seluruh produk mereka masih merupakan mobil bermesin bensin yang mencakup Dashing, X70 Plus dan T2.
Di 2026, T2 versi Plug-in Hybrid (PHEV) dijadwalkan segera meluncur ke pasar Tanah Air. Kehadirannya tidak akan menggantikan T2 mesin bensin.
Sehingga konsumen tetap disuguhkan lebih banyak pilihan SUV sesuai dengan kebutuhan.
Pada data di Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 11 Tahun 2026, ternyata Jetour telah mendaftarkan dua produk baru yang merupakan PHEV.
Model pertama yakni T2 PHEV 1.5TD 3 DHT (4X2). Mengacu pada data tersebut, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) T2 PHEV adalah Rp 316 juta.
Sementara itu turut hadir T1 PHEV 1.5 TD-IDHT (4X2). Dengan dimensi lebih kecil dan mengisi segmen di bawah T2, NJKB-nya lebih rendah yaitu Rp 205 juta.
Namun perlu diingat NJKB bukan acuan harga jual akhir kendaraan. Sebab angka tersebut belum termasuk biaya lain seperti pajak.
Jetour T2 dikonfirmasi meluncur di Indonesia tahun ini, beserta satu produk lain yang belum dirinci oleh pihak pabrikan. T2 jadi kandidat kuatnya.
“Range anxiety bisa terjawab dengan kehadiran PHEV atau i-DM dari T2. Memang akan kita hadirkan dalam waktu dekat, semester dua (2026),” kata Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia di Beijing, Cina belum lama ini.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, fokus utama Jetour adalah menghadirkan portofolio produk sesuai kebutuhan konsumen.
T2 PHEV menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap komitmen elektrifikasi yang dicanangkan oleh pemerintah.
Ranggy menegaskan, pihak Jetour juga akan terus melakukan persiapan jaringan diler menjelang kehadiran PHEV.
Ini termasuk wacana penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di outlet resmi.
Perlu diketahui bahwa PHEV juga bisa diisi daya layaknya mobil listrik. Kapasitas baterai yang terisi penuh dapat menawarkan jarak tempuh ekstra tanpa bantuan dari bensin.
“Itu juga akan kita pastikan kesiapannya pada saat kita meluncurkan PHEV. Jadi kesiapan diler, teknis, alat dan lainnya,” tegas Ranggy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 April 2026, 15:49 WIB
26 April 2026, 13:00 WIB
24 April 2026, 20:33 WIB
24 April 2026, 17:30 WIB
24 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi
29 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk
29 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung agar bisa memfasilitas para pengendara di Kota Kembang hari ini