Pindad Maung MV1 dan MV2 Curi Perhatian Pengunjung IIMS 2026
07 Februari 2026, 12:00 WIB
Kolaborasi Pindad dan Ashok Leyland saling memperkuat di bidang mobilitas dan teknologi pertahanan maju
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pindad terus melakukan inovasi dalam hal menghadirkan produk baru. Terkini mereka berkolaborasi dengan Ashok Leyland.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat kerja sama bilateral kedua negara, di bidang mobilitas berkelanjutan dan teknologi pertahanan.
Di dalamnya membahas soal kolaborasi strategis untuk pengembangan serta manufaktur bus listrik. Kemudian juga kendaraan pertahanan sesuai kebutuhan keamanan nasional di Indonesia.
Kemitraan antara Pindad dan perusahaan asal India itu, bertujuan memadukan keahlian global yang dimiliki oleh Ashok Leyland dalam platform EV komersial.
Sehingga bisa menjadi solusi mobilitas pertahanan bersama dengan kapabilitas rekayasa Pindad, kekuatan manufaktur lokal serta kontribusi jangka panjang dalam ekosistem pertahanan Indonesia.
“Ashok Leyland memiliki rekam jejak panjang dalam menyediakan solusi mobilitas komersial dan pertahanan yang andal di berbagai belahan dunia,” ungkap Amandeep Singh, Presiden Operasional International, Pertahanan, LCV & PSB Ashok Leyland pada Sabtu (07/02).
Menurut Amandeep, fokus kerja sama dengan Pindad adalah pelaksanaan pengembangan bersama bus listrik sampai kendaraan pertahanan.
Mereka mengklaim bahwa, anak usaha dari Ashok Leyland yang bernama Switch Mobility telah mengembangkan beragam bus listrik.
Bahkan mampu bersaing dengan produk-produk di berbagai belahan dunia. Sehingga cocok diadopsi di Tanah Air.
“Kemitraan dengan Pindad memungkinkan kami untuk bersama-sama mengembangkan produk yang secara khusus sesuai dengan kondisi medan, infrastruktur dan kebutuhan operasional Indonesia,” tegas dia.
Patut diketahui, Ashok Leyland merupakan perusahaan terkemuka asal India. Bagian dari Hinduja Group sekaligus pemimpin global dalam kendaraan komersial, mobil listrik serta solusi mobilitas pertahanan.
Dengan kehadiran kuat di lebih dari 50 negara, perusahaan ini dikenal atas rekayasa yang tangguh, inovasi serta keandalannya.
Switch Mobility adalah anak perusahaan Ashok Leyland, merupakan produsen terkemuka bus listrik dan kendaraan niaga ringan setrum.
Sedangkan Pindad adalah produsen peralatan pertahanan dan industri milik negara terkemuka di Indonesia.
Mereka mempunyai keahlian mendalam di bidang kendaraan lapis baja, platform taktis maupun teknologi pertahanan maju.
Pindad juga memainkan peran strategis dalam mendukung keamanan nasional dan pembangunan industri Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Februari 2026, 12:00 WIB
05 Februari 2026, 08:00 WIB
02 Februari 2026, 15:00 WIB
02 Februari 2026, 10:00 WIB
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
07 Februari 2026, 20:00 WIB
Venom Purple hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam aksesoris menarik untuk dunia modifikasi kendaraan
07 Februari 2026, 16:24 WIB
Zeekr kembali mengaspal di Indonesia, jenama asal Cina ini langsung memboyong dua mobil dalam gelaran IIMS 2026
07 Februari 2026, 15:00 WIB
Tekiro kembali meramaikan ajang IIMS 2026 dengan memboyong berbagai produk unggulan hingga promo terbaik
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Hyundai berharap ada peningkatan animo di IIMS 2026, sehingga bisa menjual lebih banyak mobil baru mereka
07 Februari 2026, 13:00 WIB
Meski tidak membawa produk baru, Jaecoo mengajak pengunjung untuk mengembangkan kendaraan di masa depan
07 Februari 2026, 12:00 WIB
Prestige memboyong Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 agar para pengunjung IIMS 2026 bisa melihat secara lebih dekat
07 Februari 2026, 11:06 WIB
Motul Indonesia meluncurkan pelumas baru di IIMS 2026 dengan standar yang lebih tinggi dari sebelumnya
07 Februari 2026, 10:00 WIB
Denza B5 disinyalir hadir ke konsumen Indonesia dalam waktu dekat tahun ini, masih tunggu momentum yang tepat