Bali Jadi Pasar Potensial untuk Menjual Mobil Listrik Cina
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Kolaborasi Pindad dan Ashok Leyland saling memperkuat di bidang mobilitas dan teknologi pertahanan maju
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pindad terus melakukan inovasi dalam hal menghadirkan produk baru. Terkini mereka berkolaborasi dengan Ashok Leyland.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat kerja sama bilateral kedua negara, di bidang mobilitas berkelanjutan dan teknologi pertahanan.
Di dalamnya membahas soal kolaborasi strategis untuk pengembangan serta manufaktur bus listrik. Kemudian juga kendaraan pertahanan sesuai kebutuhan keamanan nasional di Indonesia.
Kemitraan antara Pindad dan perusahaan asal India itu, bertujuan memadukan keahlian global yang dimiliki oleh Ashok Leyland dalam platform EV komersial.
Sehingga bisa menjadi solusi mobilitas pertahanan bersama dengan kapabilitas rekayasa Pindad, kekuatan manufaktur lokal serta kontribusi jangka panjang dalam ekosistem pertahanan Indonesia.
“Ashok Leyland memiliki rekam jejak panjang dalam menyediakan solusi mobilitas komersial dan pertahanan yang andal di berbagai belahan dunia,” ungkap Amandeep Singh, Presiden Operasional International, Pertahanan, LCV & PSB Ashok Leyland pada Sabtu (07/02).
Menurut Amandeep, fokus kerja sama dengan Pindad adalah pelaksanaan pengembangan bersama bus listrik sampai kendaraan pertahanan.
Mereka mengklaim bahwa, anak usaha dari Ashok Leyland yang bernama Switch Mobility telah mengembangkan beragam bus listrik.
Bahkan mampu bersaing dengan produk-produk di berbagai belahan dunia. Sehingga cocok diadopsi di Tanah Air.
“Kemitraan dengan Pindad memungkinkan kami untuk bersama-sama mengembangkan produk yang secara khusus sesuai dengan kondisi medan, infrastruktur dan kebutuhan operasional Indonesia,” tegas dia.
Patut diketahui, Ashok Leyland merupakan perusahaan terkemuka asal India. Bagian dari Hinduja Group sekaligus pemimpin global dalam kendaraan komersial, mobil listrik serta solusi mobilitas pertahanan.
Dengan kehadiran kuat di lebih dari 50 negara, perusahaan ini dikenal atas rekayasa yang tangguh, inovasi serta keandalannya.
Switch Mobility adalah anak perusahaan Ashok Leyland, merupakan produsen terkemuka bus listrik dan kendaraan niaga ringan setrum.
Sedangkan Pindad adalah produsen peralatan pertahanan dan industri milik negara terkemuka di Indonesia.
Mereka mempunyai keahlian mendalam di bidang kendaraan lapis baja, platform taktis maupun teknologi pertahanan maju.
Pindad juga memainkan peran strategis dalam mendukung keamanan nasional dan pembangunan industri Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan