Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Induk KUD akan mendistribusikan mobil rakyat ke masyarakat pedesaan, mulai siapkan infrastruktur pendukung
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Induk Koperasi Unit Desa atau Induk KUD ikut mendukung rencana pemerintah dalam menyediakan transportasi yang bisa dijangkau masyarakat termasuk di pedesaan.
Salah satunya adalah melalui wacana produksi mobil rakyat. Diketahui kendaraan itu nantinya akan dirakit oleh PT Pindad dan sudah bertenaga listrik.
Oleh karena itu Induk KUD bakal ikut membantu pengembangan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya dan bengkel perbaikan.
Mengingat Induk KUD memiliki cabang yang tersebar di berbagai area desa, sehingga memahami pemetaan persebaran ekosistemnya.
“Kami di provinsi mempunyai kantor, posko-posko. Dari kabupaten, kecamatan kami punya KUD, itu kami sediakan lahan untuk bengkel,” kata Portasius Nggedi, Direktur Utama Induk KUD di Tangerang belum lama ini.
Ia mengungkapkan pihaknya juga mulai melakukan persiapan dengan menggandeng anggota di sejumlah wilayah dalam mengikuti pelatihan penanganan mobil rakyat bertenaga listrik.
Sementara bicara soal ekosistem Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Induk KUD akan menggaet pihak ketiga buat membangun fasilitas tersebut.
“Stasiun pengisian mobil listrik kami bekerja sama dengan (pihak) luar. Memang kami ada minta 250 unit dulu untuk uji coba pemasangan,” kata Portasius.
Menurut dia saat ini pihaknya menjalin kerja sama dengan mitra dari luar negeri guna memaksimalkan ekosistem EV mobil rakyat.
Portasius menegaskan pemerintah mengarahkan koperasi agar ikut ambil bagian dalam mengembangkan industri strategis, termasuk mobil rakyat.
Mobil rakyat nantinya akan didistribusikan oleh Induk KUD kepada masyarakat desa. Prediksi kisaran harganya adalah Rp 50 juta.
Ini tidak berbeda jauh dari Alat Mekanis Multiguna Pedesaan atau AMMDes yang sempat ditawarkan Rp 70 jutaan.
Induk KUD akan menyalurkan lini kendaraan kepada masyarakat sesuai kebutuhan. Misalnya buat mengangkut hasil tani dan barang muatan lainnya.
“Mungkin padinya diangkut oleh mobil ini, tidak usah pakai truk yang dikenakan (biaya) jasa besar,” kata Portasius.
Belum diketahui pasti spesifikasi teknis maupun tampilan mobil rakyat, tetapi diyakini tidak berbeda terlalu jauh dari AMMDes.
Dimensinya kompak tetapi dirancang kuat melibas medan jalan pedesaan serta mobilitas sehari-hari pekerja.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya