Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Induk KUD akan mendistribusikan mobil rakyat ke masyarakat pedesaan, mulai siapkan infrastruktur pendukung
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Induk Koperasi Unit Desa atau Induk KUD ikut mendukung rencana pemerintah dalam menyediakan transportasi yang bisa dijangkau masyarakat termasuk di pedesaan.
Salah satunya adalah melalui wacana produksi mobil rakyat. Diketahui kendaraan itu nantinya akan dirakit oleh PT Pindad dan sudah bertenaga listrik.
Oleh karena itu Induk KUD bakal ikut membantu pengembangan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya dan bengkel perbaikan.
Mengingat Induk KUD memiliki cabang yang tersebar di berbagai area desa, sehingga memahami pemetaan persebaran ekosistemnya.
“Kami di provinsi mempunyai kantor, posko-posko. Dari kabupaten, kecamatan kami punya KUD, itu kami sediakan lahan untuk bengkel,” kata Portasius Nggedi, Direktur Utama Induk KUD di Tangerang belum lama ini.
Ia mengungkapkan pihaknya juga mulai melakukan persiapan dengan menggandeng anggota di sejumlah wilayah dalam mengikuti pelatihan penanganan mobil rakyat bertenaga listrik.
Sementara bicara soal ekosistem Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Induk KUD akan menggaet pihak ketiga buat membangun fasilitas tersebut.
“Stasiun pengisian mobil listrik kami bekerja sama dengan (pihak) luar. Memang kami ada minta 250 unit dulu untuk uji coba pemasangan,” kata Portasius.
Menurut dia saat ini pihaknya menjalin kerja sama dengan mitra dari luar negeri guna memaksimalkan ekosistem EV mobil rakyat.
Portasius menegaskan pemerintah mengarahkan koperasi agar ikut ambil bagian dalam mengembangkan industri strategis, termasuk mobil rakyat.
Mobil rakyat nantinya akan didistribusikan oleh Induk KUD kepada masyarakat desa. Prediksi kisaran harganya adalah Rp 50 juta.
Ini tidak berbeda jauh dari Alat Mekanis Multiguna Pedesaan atau AMMDes yang sempat ditawarkan Rp 70 jutaan.
Induk KUD akan menyalurkan lini kendaraan kepada masyarakat sesuai kebutuhan. Misalnya buat mengangkut hasil tani dan barang muatan lainnya.
“Mungkin padinya diangkut oleh mobil ini, tidak usah pakai truk yang dikenakan (biaya) jasa besar,” kata Portasius.
Belum diketahui pasti spesifikasi teknis maupun tampilan mobil rakyat, tetapi diyakini tidak berbeda terlalu jauh dari AMMDes.
Dimensinya kompak tetapi dirancang kuat melibas medan jalan pedesaan serta mobilitas sehari-hari pekerja.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal