Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Induk KUD akan mendistribusikan mobil rakyat ke masyarakat pedesaan, mulai siapkan infrastruktur pendukung
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Induk Koperasi Unit Desa atau Induk KUD ikut mendukung rencana pemerintah dalam menyediakan transportasi yang bisa dijangkau masyarakat termasuk di pedesaan.
Salah satunya adalah melalui wacana produksi mobil rakyat. Diketahui kendaraan itu nantinya akan dirakit oleh PT Pindad dan sudah bertenaga listrik.
Oleh karena itu Induk KUD bakal ikut membantu pengembangan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya dan bengkel perbaikan.
Mengingat Induk KUD memiliki cabang yang tersebar di berbagai area desa, sehingga memahami pemetaan persebaran ekosistemnya.
“Kami di provinsi mempunyai kantor, posko-posko. Dari kabupaten, kecamatan kami punya KUD, itu kami sediakan lahan untuk bengkel,” kata Portasius Nggedi, Direktur Utama Induk KUD di Tangerang belum lama ini.
Ia mengungkapkan pihaknya juga mulai melakukan persiapan dengan menggandeng anggota di sejumlah wilayah dalam mengikuti pelatihan penanganan mobil rakyat bertenaga listrik.
Sementara bicara soal ekosistem Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Induk KUD akan menggaet pihak ketiga buat membangun fasilitas tersebut.
“Stasiun pengisian mobil listrik kami bekerja sama dengan (pihak) luar. Memang kami ada minta 250 unit dulu untuk uji coba pemasangan,” kata Portasius.
Menurut dia saat ini pihaknya menjalin kerja sama dengan mitra dari luar negeri guna memaksimalkan ekosistem EV mobil rakyat.
Portasius menegaskan pemerintah mengarahkan koperasi agar ikut ambil bagian dalam mengembangkan industri strategis, termasuk mobil rakyat.
Mobil rakyat nantinya akan didistribusikan oleh Induk KUD kepada masyarakat desa. Prediksi kisaran harganya adalah Rp 50 juta.
Ini tidak berbeda jauh dari Alat Mekanis Multiguna Pedesaan atau AMMDes yang sempat ditawarkan Rp 70 jutaan.
Induk KUD akan menyalurkan lini kendaraan kepada masyarakat sesuai kebutuhan. Misalnya buat mengangkut hasil tani dan barang muatan lainnya.
“Mungkin padinya diangkut oleh mobil ini, tidak usah pakai truk yang dikenakan (biaya) jasa besar,” kata Portasius.
Belum diketahui pasti spesifikasi teknis maupun tampilan mobil rakyat, tetapi diyakini tidak berbeda terlalu jauh dari AMMDes.
Dimensinya kompak tetapi dirancang kuat melibas medan jalan pedesaan serta mobilitas sehari-hari pekerja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM