Chery Tegaskan Bangun Pabrik di Indonesia Tahun Ini
23 Januari 2026, 11:00 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa pembangunan pabrik BYD akan mulai dilakukan pada bulan Juli 2024
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pembangunan pabrik BYD dikabarkan mulai pada Juli 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi siang hari tadi.
Menurutnya, BYD sangat antusias berinvestasi di Indonesia. Mereka pun dikabarkan akan mulai memproduksi kendaraan di awal 2026.
“BYD akan masuk dan groundbreaking di Juli,” ungkap Luhut di akun Instagram miliknya.
Kehadiran pabrik tersebut pun diyakini akan mempercepat perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Terlebih potensi pasar otomotif di Tanah Air masih sangat besar.
Untuk itu ia pun mendorong percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia. Salah satunya adalah dengan meminta kementerian dan lembaga pemerintahan membuatnya.
“Dengan demikian nanti Lebaran kita pastikan kalau orang naik mobil atau motor dari sini (Jakarta) sampai ke Surabaya, ada charger station di dalam perjalanan,” tegas Luhut.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa pemerintah telah memberikan banyak insentif untuk kendaraan listrik. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah membelinya.
“Kita akan dorong supaya rakyat kita sebanyak mungkin pakai mobil atau motor listrik,” ucap Luhut kemudian.
Perlu diketahui bahwa BYD resmi masuk ke Indonesia dengan tiga model di ajang IIMS 2024. Mobil-mobil tersebut adalah Dolphin, Atto 3 serta Seal yang hadir dalam keunggulan berbeda.
Dolphin memanfaatkan BYD Blade Battery berkapasitas 60.48 kWh serta diklaim cukup menempuh perjalanan sejauh 490 km. Mobil dibekali motor listrik yang bisa melepas tenaga 102 hp dan torsi 310 Nm.
Sementara Atto 3 hadir dengan tersedia dalam dua varian yaitu Standard Range Advanced dan Extended Range Superior. Masing-masing menggunakan baterai berkapasitas 49,92 kWh serta 50,48 kWh.
Terakhir adalah Seal yang dibekali BYD Blade Battery (LFP) berkapasitas 82,56 kWh untuk menempuh perjalanan 580 km. Mobil menggunakan motor listrik bertenaga 532 hp dan torsi 670 Nm.
Ketiga model tersebut diklaim berhasil mendapat respon positif dari masyarakat. Terlebih pada IIMS 2024 mereka telah mendapat ribuan SPK.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 11:00 WIB
17 Januari 2026, 08:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
16 Oktober 2025, 08:00 WIB
14 Oktober 2025, 08:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse