VinFast Pede Jual Mobil Listrik Tanpa Insentif Pemerintah
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Penjualan kendaraan listrik global Januari hingga Juli 2025 berhasil tumbuh dengan Cina sebagai tulang punggung
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski banyak yang menilai bahwa masa depan kendaraan listrik tidak secerah perkiraan, tetap saja pertumbuhannya layak untuk disimak. Terlebih di beberapa negara pemerintahnya terus mendorong perkembangan EV agar bisa berkembang lebih luas.
Berdasarkan data Rho Motion, pasar EV global mengalami peningkatan cukup besar yaitu 27 persen dibandingkan tahun lalu.
Pada Januari hingga Juli 2025, tercatat sedikitnya 10,7 juta EV yang berhasil terjual. Dari jumlah tersebut 6,5 juta di antaranya berasal dari Cina.
Perkembangan kendaraan listrik di negeri Tirai Bambu adalah sebanyak 29 persen, sementara di Eropa mencatatkan angka 2,3 juta unit. Jumlah itu tumbuh 30 persen dibanding pencapaian pada Januari hingga Juli 2024.
Besarnya pertumbuhan tidak lepas dari kebijakan Italia yang memberi kemudahan masyarakatnya untuk memiliki mobil listrik.
Sementara itu kawasan Amerika Utara tercatat berhasil menjual sekitar 1 juta unit mobil listrik. Jumlah tersebut dinilai kurang optimal karena hanya tumbuh 2 persen dibandingkan pencapaian di periode serupa tahun lalu.
“Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan yang kurang menguntungkan untuk kendaraan listrik. Sementara pasar otomotif Kanada memang mengalami perlambatan,” ungkap Charles Lester, Rho Motion Data Manager dalam siaran resminya.
Ia pun menyoroti pasar otomotif Amerika Serikat yang kini malah lebih fokus untuk mengembangkan kendaraan hybrid. Bukan tidak mungkin situasinya bakal membuat minat masyarakat berpindah.
Meski demikian, negara lain tetap mengalami peningkatan sebesar 42 persen menjadi sekitar 900 ribu unit. Meski jumlahnya tidak signifikan tetapi menunjukkan bahwa di negara luar kawasan tersebut, EV sudah cukup banyak diterima masyarakat.
Di Indonesia sendiri penjualan kendaraan listrik terbilang cukup besar. Pada Juli 2025 saja ada 4.336 unit berhasil terjual.
Dari jumlah tersebut, BYD jadi model terlaris dengan catatan penjualan mencapai 2.827 unit, disusul Aion 771 unit dan Denza 423 unit. Hal ini menunjukkan besarnya potensi pasar mobil listrik di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
10 Februari 2026, 13:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia
11 Februari 2026, 11:00 WIB
Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya
11 Februari 2026, 09:00 WIB
Beberapa motor matic 150 cc seperti Vario, Nmax Neo sampai Vespa Sprint terpantau tidak mengalami kenaikan
11 Februari 2026, 08:00 WIB
Seorang tenaga penjual mengungkapkan, diskon motor listrik Honda CUV e: di IIMS 2026 sampai Rp 24 juta
11 Februari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif