Lepas Langsung Tancap Gas Menuju Delivery di Auto China 2026
30 April 2026, 13:35 WIB
Honda mengurangi target penjualan dan investasi mobil listrik imbas penurunan yang terjadi di pasar global
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Produsen otomotif asal Jepang, Honda mengungkapkan adanya penurunan minat dan penjualan mobil listrik. Hal ini jadi pemicu mundurnya pabrikan berlambang H itu dari ambisi elektrifikasinya.
Sebelumnya Honda menargetkan Electric Vehicle (EV) untuk menyumbangkan setidaknya 30 persen dari total penjualan mereka di 2030.
Namun rencana tersebut disesuaikan. Meskipun tidak disebut secara signifikan, keputusan itu menandakan target proporsi penjualan mobil listrik mereka bakal lebih rendah.
“Sangat susah untuk membaca pasar, tetapi kita melihat mobil listrik berkontribusi seperlima (dari penjualan) pada 2030,” ucap Toshihiro Mibe, CEO Honda saat konferensi pers belum lama ini.
Menyusul pernyataan tersebut, pihak Honda mengkonfirmasi adanya perubahan rencana elektrifikasi mereka.
“Honda tengah menganalisa ulang strategi dan roadmap EV termasuk lini produk EV dan waktu investasi, termasuk pembangunan value chain mobil listrik yang komprehensif di Kanada,” tulis Honda dalam sebuah keterangan, dikutip Autoweek beberapa waktu lalu.
Oleh karenanya, investasi terkait mobil listrik bakal dikurangi dari 69 juta USD (Rp 1,1 triliun) menjadi 48 juta USD atau sekitar Rp 776,9 miliar jika dikonversi ke kurs rupiah.
Pihak Honda menegaskan fokus akan dialihkan lebih banyak ke mobil hybrid, terkhusus di pasar Amerika Serikat.
“Ketidakpastian situasi bisnis meningkat karena melambatnya ekspansi EV akibat berbagai faktor, termasuk perubahan aturan terkait lingkungan yang jadi pilar adopsi mobil listrik,” lanjut keterangan tersebut.
Di sisi lain, Honda menggarisbawahi adanya perubahan kebijakan perdagangan di sejumlah negara.
Tetapi peluncuran mobil listrik seri 0 dari Honda disebut tetap berjalan sesuai rencana awal, dimulai dengan peluncuran di 2026.
Jika melihat di Indonesia, PT Honda Prospect Motor (HPM) baru menawarkan satu mobil listrik yakni e:N1 dengan skema penyewaan.
Lini elektrifikasi mereka didominasi oleh mobil hybrid. Terbarunya di GIIAS 2025 ada Multi Purpose Vehicle (MPV) Step Wgn e:HEV.
Namun di 2026, PT HPM berniat meluncurkan mobil listrik baru guna mendukung komitmen pemerintah.
Hanya saja belum diketahui jelas modelnya dan apakah bakal masih menggunakan skema penyewaan seperti yang sekarang digunakan pada mobi listrik Honda e:N1.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 April 2026, 13:35 WIB
29 April 2026, 12:12 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
28 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik
01 Mei 2026, 16:17 WIB
Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini