Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis
01 April 2026, 15:00 WIB
Toyota berencana bangun pabrik baru di Jepang yang akan mulai beroperasi pada 2030 untuk tingkatkan jumlah produksi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota berencana untuk membangun pabrik mobil baru di salah satu kota di Jepang. Fasilitas produksi tersebut akan mulai beroperasi pada awal 2030.
Sayangnya mereka masih belum memutuskan model apa yang akan diproduksi pada fasilitas itu serta kapasitasnya. Namun bukan tidak mungkin pabrikan bakal menjadikan kendaraan elektrifikasi sebagai andalannya.
Keputusan pembangunan pabrik domesik baru tersebut menjadi semakin menarik karena muncul di tengah penurunan penjualan kendaraan Jepang. Adapun pabrik Toyota terakhir di negara asalnya beroperasi pada 2012.
Selama ini Toyota memang memiliki kebijakan mempertahankan kapasitas produksi tahunan di negara asalnya sebesar 3 juta kendaraan. Setengah dari mobil buatannya ditujukan untuk pasar ekspor termasuk Indonesia.
Perlu diketahui bahwa pada semester 1 2025, Toyota dan Lexus berhasi memproduksi 4.918.024 juta kendaraan. Angka ini naik 5,8 persen bila dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, 1.639.637 unit diproduksi di Jepang. Catatan itu mengalami pertumbuhan 8,7 persen dibandingkan periode serupa di 2024.
Sementara produksi kendaraan Toyota dan Lexus di luar Jepang adalah sebanyak 3.278.387 unit. Angka itu mengalami pertumbuhan 4,4 persen dibanding 2024.
Banyaknya jumlah produksi tersebut disebabkan adanya penjualan yang cukup besar di beberapa pasar utama. Mulai dari Amerika Utara, Cina dan Jepang.
Khusus di kawasan Amerika Utama, terjadi peningkatan permintaan mobil hybrid yang menguntungkan Toyota. Camry serta Sienna diklaim mendapat banyak penggemar di daerah tersebut.
Demikian juga permintaan di Cina pun diklaim mengalami pertumbuhan yang signifikan. Toyota telah mulai hadir di segmen New Energy Vehicle dan mendapat respon positif dari masyarakat di sana.
Sementara itu di Indonesia, meski penjualannya mengalami tekanan namun produksinya dinilai masih cukup besar berkat banyaknya jumlah ekspor kendaraan.
Sementara pasar di Jepang juga diklaim sudah mulai membaik setelah sempat diterpa berbagai isu dan recall. Kehadiran Crown Estate pun disebut-sebut menjadi penyokong utama Toyota di semester pertama 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 15:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026