Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Toyota berencana bangun pabrik baru di Jepang yang akan mulai beroperasi pada 2030 untuk tingkatkan jumlah produksi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota berencana untuk membangun pabrik mobil baru di salah satu kota di Jepang. Fasilitas produksi tersebut akan mulai beroperasi pada awal 2030.
Sayangnya mereka masih belum memutuskan model apa yang akan diproduksi pada fasilitas itu serta kapasitasnya. Namun bukan tidak mungkin pabrikan bakal menjadikan kendaraan elektrifikasi sebagai andalannya.
Keputusan pembangunan pabrik domesik baru tersebut menjadi semakin menarik karena muncul di tengah penurunan penjualan kendaraan Jepang. Adapun pabrik Toyota terakhir di negara asalnya beroperasi pada 2012.
Selama ini Toyota memang memiliki kebijakan mempertahankan kapasitas produksi tahunan di negara asalnya sebesar 3 juta kendaraan. Setengah dari mobil buatannya ditujukan untuk pasar ekspor termasuk Indonesia.
Perlu diketahui bahwa pada semester 1 2025, Toyota dan Lexus berhasi memproduksi 4.918.024 juta kendaraan. Angka ini naik 5,8 persen bila dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, 1.639.637 unit diproduksi di Jepang. Catatan itu mengalami pertumbuhan 8,7 persen dibandingkan periode serupa di 2024.
Sementara produksi kendaraan Toyota dan Lexus di luar Jepang adalah sebanyak 3.278.387 unit. Angka itu mengalami pertumbuhan 4,4 persen dibanding 2024.
Banyaknya jumlah produksi tersebut disebabkan adanya penjualan yang cukup besar di beberapa pasar utama. Mulai dari Amerika Utara, Cina dan Jepang.
Khusus di kawasan Amerika Utama, terjadi peningkatan permintaan mobil hybrid yang menguntungkan Toyota. Camry serta Sienna diklaim mendapat banyak penggemar di daerah tersebut.
Demikian juga permintaan di Cina pun diklaim mengalami pertumbuhan yang signifikan. Toyota telah mulai hadir di segmen New Energy Vehicle dan mendapat respon positif dari masyarakat di sana.
Sementara itu di Indonesia, meski penjualannya mengalami tekanan namun produksinya dinilai masih cukup besar berkat banyaknya jumlah ekspor kendaraan.
Sementara pasar di Jepang juga diklaim sudah mulai membaik setelah sempat diterpa berbagai isu dan recall. Kehadiran Crown Estate pun disebut-sebut menjadi penyokong utama Toyota di semester pertama 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya