Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Toyota berencana bangun pabrik baru di Jepang yang akan mulai beroperasi pada 2030 untuk tingkatkan jumlah produksi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota berencana untuk membangun pabrik mobil baru di salah satu kota di Jepang. Fasilitas produksi tersebut akan mulai beroperasi pada awal 2030.
Sayangnya mereka masih belum memutuskan model apa yang akan diproduksi pada fasilitas itu serta kapasitasnya. Namun bukan tidak mungkin pabrikan bakal menjadikan kendaraan elektrifikasi sebagai andalannya.
Keputusan pembangunan pabrik domesik baru tersebut menjadi semakin menarik karena muncul di tengah penurunan penjualan kendaraan Jepang. Adapun pabrik Toyota terakhir di negara asalnya beroperasi pada 2012.
Selama ini Toyota memang memiliki kebijakan mempertahankan kapasitas produksi tahunan di negara asalnya sebesar 3 juta kendaraan. Setengah dari mobil buatannya ditujukan untuk pasar ekspor termasuk Indonesia.
Perlu diketahui bahwa pada semester 1 2025, Toyota dan Lexus berhasi memproduksi 4.918.024 juta kendaraan. Angka ini naik 5,8 persen bila dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, 1.639.637 unit diproduksi di Jepang. Catatan itu mengalami pertumbuhan 8,7 persen dibandingkan periode serupa di 2024.
Sementara produksi kendaraan Toyota dan Lexus di luar Jepang adalah sebanyak 3.278.387 unit. Angka itu mengalami pertumbuhan 4,4 persen dibanding 2024.
Banyaknya jumlah produksi tersebut disebabkan adanya penjualan yang cukup besar di beberapa pasar utama. Mulai dari Amerika Utara, Cina dan Jepang.
Khusus di kawasan Amerika Utama, terjadi peningkatan permintaan mobil hybrid yang menguntungkan Toyota. Camry serta Sienna diklaim mendapat banyak penggemar di daerah tersebut.
Demikian juga permintaan di Cina pun diklaim mengalami pertumbuhan yang signifikan. Toyota telah mulai hadir di segmen New Energy Vehicle dan mendapat respon positif dari masyarakat di sana.
Sementara itu di Indonesia, meski penjualannya mengalami tekanan namun produksinya dinilai masih cukup besar berkat banyaknya jumlah ekspor kendaraan.
Sementara pasar di Jepang juga diklaim sudah mulai membaik setelah sempat diterpa berbagai isu dan recall. Kehadiran Crown Estate pun disebut-sebut menjadi penyokong utama Toyota di semester pertama 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda