Biaya Pertamax Full Tank buat MPV, Innova Zenix Rp 800 Ribuan
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Toyota berencana bangun pabrik baru di Jepang yang akan mulai beroperasi pada 2030 untuk tingkatkan jumlah produksi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota berencana untuk membangun pabrik mobil baru di salah satu kota di Jepang. Fasilitas produksi tersebut akan mulai beroperasi pada awal 2030.
Sayangnya mereka masih belum memutuskan model apa yang akan diproduksi pada fasilitas itu serta kapasitasnya. Namun bukan tidak mungkin pabrikan bakal menjadikan kendaraan elektrifikasi sebagai andalannya.
Keputusan pembangunan pabrik domesik baru tersebut menjadi semakin menarik karena muncul di tengah penurunan penjualan kendaraan Jepang. Adapun pabrik Toyota terakhir di negara asalnya beroperasi pada 2012.
Selama ini Toyota memang memiliki kebijakan mempertahankan kapasitas produksi tahunan di negara asalnya sebesar 3 juta kendaraan. Setengah dari mobil buatannya ditujukan untuk pasar ekspor termasuk Indonesia.
Perlu diketahui bahwa pada semester 1 2025, Toyota dan Lexus berhasi memproduksi 4.918.024 juta kendaraan. Angka ini naik 5,8 persen bila dibandingkan periode serupa tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, 1.639.637 unit diproduksi di Jepang. Catatan itu mengalami pertumbuhan 8,7 persen dibandingkan periode serupa di 2024.
Sementara produksi kendaraan Toyota dan Lexus di luar Jepang adalah sebanyak 3.278.387 unit. Angka itu mengalami pertumbuhan 4,4 persen dibanding 2024.
Banyaknya jumlah produksi tersebut disebabkan adanya penjualan yang cukup besar di beberapa pasar utama. Mulai dari Amerika Utara, Cina dan Jepang.
Khusus di kawasan Amerika Utama, terjadi peningkatan permintaan mobil hybrid yang menguntungkan Toyota. Camry serta Sienna diklaim mendapat banyak penggemar di daerah tersebut.
Demikian juga permintaan di Cina pun diklaim mengalami pertumbuhan yang signifikan. Toyota telah mulai hadir di segmen New Energy Vehicle dan mendapat respon positif dari masyarakat di sana.
Sementara itu di Indonesia, meski penjualannya mengalami tekanan namun produksinya dinilai masih cukup besar berkat banyaknya jumlah ekspor kendaraan.
Sementara pasar di Jepang juga diklaim sudah mulai membaik setelah sempat diterpa berbagai isu dan recall. Kehadiran Crown Estate pun disebut-sebut menjadi penyokong utama Toyota di semester pertama 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
05 Juni 2026, 09:00 WIB
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)