VinFast Belum Berencana Buka Pabrik Baterai EV di Indonesia
27 Desember 2025, 07:00 WIB
Pembangunan pabrik Mazda di Indonesia diklaim masih berjalan dan bakal segera rampung untuk penuhi pasar otomotif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski seakan tidak pernah mengumumkan progresnya, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku distributor Mazda di Tanah Air menegaskan pembangunan pabrik masih terus berjalan. Bahkan mereka mengklaim beberapa peralatan sudah mulai dikirim.
Harapannya fasilitas produksi di Jawa Barat tersebut bisa segera rampung dan memberi pilihan mobil lebih luas buat masyarakat.
“Saat ini pembangunan pabrik Mazda masih terus berjalan. Sekarang kami sedang menunggu mesin dan perlengkapannya untuk tiba di Tanah Air,” ungkap Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI (30/06).
Sayangnya ia menolak untuk memberi rincian terkait pembangunan fasilitas produksi tersebut.
“Kami memang sengaja tidak heboh tentang perkembangan pabrik. Nanti saja ketika pembangunannya sudah mendekati rampung, baru disampaikan semuanya,” ungkapnya kemudian.
Dalam laporan finansial Mazda per Maret 2025, perusahaan harus mengeluarkan dana sebesar Rp 400 miliar untuk membangunnya. Mazda CX-30 pun digadang-gadang menjadi mobil pertama yang mereka produksi.
Model tersebut sudah hadir di Indonesia sejak awal 2020 dengan beragam keunggulan menarik. Salah satunya adalah performa yang diklaim memberi kesenangan berkendara namun konsumsi BBM tetap efisien.
Pasalnya mobil sudah dibekali mesin Skyactiv G 2.000 cc yang hasilkan tenaga 155 hp dan torsi puncak 200 Nm. Daya itu kemudian disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan.
Saat ini, Mazda CX-30 ditawarkan dengan banderol Rp 585,5 jutaan. Angka itu berstatus OTR (On The Road) Jakarta. Bila diproduksi langsung di Indonesia maka bukan tidak mungkin banderolnya jadi lebih terjangkau.
Terlebih ada beberapa komponen yang bisa diambil dari perusahaan lokal sehingga bisa menghidupkan industri otomotif Tanah Air
“Pokoknya tunggu saja karena sebentar lagi akan kami sampaikan perkembangannya,” tambah Ricky Thio.
Perlu diketahui bahwa saat ini Mazda masih menjadi salah satu pabrikan Jepang yang mengimpor utuh seluruh line up dari luar negeri. Kehadiran pabrik di Tanah Air diharapkan bisa menekan harga kendaraan tanpa mengurangi kualitas produk.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 07:00 WIB
18 Desember 2025, 11:00 WIB
11 Desember 2025, 21:30 WIB
24 November 2025, 21:00 WIB
24 November 2025, 18:37 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV