10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026
10 September 2026, 07:00 WIB
BYD tingkatkan investasi di Indonesia untuk bangun pabrik yang lebih lengkap dibanding rencana sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD berencana meningkatkan investasi di Indonesia sekaligus menambah kapasitas produksi pabrik yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Dengan pabrikkan menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi pada pertumbuhan industri kendaraan listrik beserta ekosistemnya di Tanah Air.
Peningkatan investasi membuka peluang untuk pengembangan fasilitas baterai dan teknologi kendaraan listrik lain seperti Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Rencana itu disampaikan perusahaan asal China pada Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang berkunjung ke Kantor Pusat BYD di Shenzhen.
“Dengan tambahan investasi dan penguatan industri kami berkomitmen meningkatkan kapasitas produksi pabrik BYD di Indonesia serta membuka peluang pengembangan teknologi seperti baterai untuk ragam New Energy Vehicle termasuk EV maupun PHEV,” ungkap Liu Xueliang, General Manager BYD Asia Pacific dalam keterangan resminya.
Ia pun optimis bahwa penambahan kapasitas bakal memenuhi beragam kebutuhan pasar domestik sekaligus memperluas potensi ekspor. Sehingga ke depannya Indonesia bisa menjadi hub untuk kendaraan elektrifikasi di Asia Tenggara.
“Pembangunan pabrik BYD di Indonesia nantinya merupakan salah satu yang tercepat, karena sebelumnya untuk membuat pabrik di China serta Thailand membutuhkan waktu 10 hingga 16 bulan. Namun jika didukung pemerintah, kami yakin bisa menyelesaikan pembangunan pabrik dan memulai produksi komersial pada awal 2026,” ungkapnya kemudian.
Sementara itu Rosan Perkasa Roeslani mengungkap bahwa pihaknya akan memberi dukungan terhadap perusahaan yang hendak berinvestasi di Indonesia. Bentunya beragam mulai dari percepatan penerbitan perizinan hingga insentif penanaman modal.
“Selain berdampak pada pemberian nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja, investasi ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah dalam mencapai target pengurangan emisi karbon pada 2060. Terlebih perusahaan tidak hanya melihat pasar Indonesia tetapi juga buat ekspor,” tegasnya.
Pabrik BYD di Indonesia ini akan menjadi pabrik otomotif terbesar di Asia Tenggara dengan luas lahan fasilitas produksi adalah 108 Ha. Namun adanya peningkataan investasi, perusahaan pun berubah pandangan.
Mereka berencana memperluas lahan menjadi 126 ha yang akan digunakan beragam kebutuhan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 September 2026, 07:00 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Terkini
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah