Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Honda recall 700.000 unit kendaraan termasuk CR-V Hybrid karena adanya potensi kerusakan pompa bahan bakar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda recall 720.810 kendaraan dari berbagai model termasuk CR-V Hybrid dan Civic Hybrid karena adanya potensi kerusakan pada pompa bahan bakar. Ini adalah kali ketiga perusahaan asal Jepang tersebut melakukan penarikan kembali di Oktober 2024.
Dilansir USA Today, Honda bersama National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menemukan adanya kesalahan proses produksi pompa bahan bakar bertekanan tinggi. Akibatnya pompa berisiko retak saat digunakan.
Keretakan tersebut bisa menyebabkan kebocoran bahan bakar di dekat sumber api dan meningkatkan risiko kebakaran. Dalam beberapa kasus tercium bau bensin saat kendaraan dikendarai atau dalam keadaan diam.
Dalam proses perbaikan, diler akan memeriksa dan mengganti pompa bahan bakar sesuai kebutuhan tanpa biaya. Surat pemberitahuan kepada pemilik bakal dikirim 4 Desember 2024 namun pelanggan bisa menghubungi langsung layanan Honda terkait recall ini.
Daftar Mobil Honda yang Terkena Recall
Sampai berita dibuat KadatadataOTO berusaha menghubungi Honda Prospect Motor untuk memastikan apakah unit di Indonesia terdampak atau tidak.
Oktober 2024 merupakan sebuah tantangan buat Honda karena di awal bulan mereka sudah menarik kembali 1,7 juta mobil karena adanya kerusakan pada Steering Gearbox Worm Wheel. Langkah itu diambil karena proses produksinya dinilai tidak tepat sehingga mudah memuai saat digunakan.
Akibatnya gaya gesek dari komponen tersebut bakal meningkat dan mobil sulit digunakan. Situasi itu dikabarkan terjadi saat pengemudi sedang berkendara dalam kecepatan normal sehingga berpotensi kecelakaan.
Kemudian di 21 Oktober 2024, Honda juga melakukan recall khusus untuk CR-V Hybrid di Amerika Serikat. Kali ini masalahnya terdapat pada sistem baterai Lithium-Ion yang digunakan oleh pabrikan.
Bila alumunium tersebut bersentuhan dengan elektrolit baterai maka bakal membahayakan sel penampung daya. Dalam kondisi ekstrem maka akan timbul percikan api dan membuat mobil terbakar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 17:15 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
08 Februari 2026, 20:00 WIB
05 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan