Changan Group Siapkan Strategi Untuk Capai Pertumbuhan Dua Kali Lipat

Changan Group baru saja mengumumkan strategi besarnya untuk pasar global untuk meningkatkan penjualan

Changan Group Siapkan Strategi Untuk Capai Pertumbuhan Dua Kali Lipat
Denny Basudewa

KatadataOTO – Changan Group menyampaikan langkah besarnya untuk masa depan. Mereka mengumumkan kerangka strategis “1+4+4+5” di hadapan sekitar 700 delegasi yang hadir.

Adapun hal ini diungkapkan di acara Global Strategy Launch and Global Partner Conference di Chongqing (21/04). Strategi ini dikatakan guna memperkuat dan melanjutkan Vast Ocean Plan.

Tujuan utamanya adalah masuk ke dalam 10 besar perusahaan otomotif dunia. Juga mencapai pendapatan RMB 600 miliar atau sekitar Rp 1.500 triliun pada 2030.

Strategi yang disampaikan memiliki visi untuk membangu perusahaan otomotif kelas dunia. Tidak hanya kompetitif secara global, namun memiliki teknologi inti dan dikembangkan secara mandiri.

Changan
Photo: KatadataOTO

“Setiap transformasi membuka jalan untuk melahirkan generasi baru perusahaan kelas dunia. Changan Group akan terus berkomitmen untuk berkembang dan maju bersama, menjalin kerja sama dengan para mitra industri kami dalam satu visi dan tujuan yang selaras demi melangkah ke masa depan bersama,” ujar Zhu Huarong, Chairman Changan Group di Chongqing.

Strategi yang disusun berdasarkan empat pilar bisnis mencakup kendaraan, komponen, layanan dan industri ekosistem generasi terbaru.

Lalu adapula empat transformasi utama, seperti kecerdasan, green developmnet, globalisasi dan integrasi.

Roadmap Changan dalam 10 tahun dibagi menjadi dua tahap. Changan Group menginginkan pencapaian perusahaan lima kali lipat pada 2030.

Mencakup pada penjualan New Energy Vehicle (NEV), penjualan kendaraan di pasar Internasional, total pendapatan, laba dan brand value.

Target dalam satu dekade ke depan juga meliputi penjualan 2,4 juta unit NEV dan 1,5 juta kendaraan ke pasar luar negeri.

Dengan total pendapatan fantastis pada 2030, diharapkan bisa menempatkan Changan Group ke dalam jajaran 10 besar perusahaan otomotif.

Changan
Photo: KatadataOTO

Lalu brand value senilai RMB 200 miliar atau sekira Rp 500 triliun. Kemudian memboyong Changan Group dalam Top 500 influential Brand di seluruh dunia.

Pada 2025, Changan Group sudah mencatatkan penjualan sebanyak 2,9 juta unit kendaraan. Angka tersebut meningkat 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Changan Group juga telah menempati peringkat pertama dalam evaluasi National Enterprise technology Center di Tiongkok, selama 14 tahun berturut-turut.


Terkini

mobil
DFSK E5 Plus

Spesifikasi DFSK E5 Plus yang Bakal Debut di GIIAS 2026

DFSK E5 Plus segera debut di GIIAS 2026, punya klaim daya jelajah komprehensif sampai 1.400 kilometer

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 24 Juli 2026 Jelang Akhir Pekan

Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan

otosport
MotoGP 2027

Marquez Sebut MotoGP 2027 Bakal Lebih Kompetitif Seperti Moto3

Menurut Marc Marquez kuda besi skuad Ducati Corse untuk MotoGP 2027 masih harus dilakukan beberapa penyesuaian

news
SIM Keliling Bandung

2 SIM Keliling Bandung Beroperasi Sebelum Akhir Pekan, Ada di MCD

SIM keliling Bandung beroperasi untuk membantu masyarakat mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan

news
SIM Keliling Jakarta

Biaya dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Sebelum Akhir Pekan 24 Juli

Ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum memperpanjang SIM di layanan SIM keliling Jakarta

mobil
Mobil baru

ACC Sebut Pembiayaan Mobil Baru Masih Kondusif

ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan

mobil
BYD M6 DM

10 Merek Mobil Cina Terlaris Juni 2026: BYD Kembali Memimpin

BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser

mobil
Changan

Strategi Changan Bersaing di Indonesia, Siapkan 15 Mobil Baru

Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia