Jetour Bicara Nasib Dashing dan X70 di Indonesia

Fokus menjual SUV bergaya boxy, Jetour buka suara soal kelanjutan penjualan dua model perdana mereka di RI

Jetour Bicara Nasib Dashing dan X70 di Indonesia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Sub merek Chery Group, Jetour saat ini mulai gencar memperkenalkan line up boxy Sport Utility Vehicle (SUV) mereka ke pasar Indonesia melalui kehadiran T2.

Namun sebelum T2, Jetour mengawali perjalanannya di Tanah Air dengan dua model SUV kompak yakni Dashing dan X70 Plus.

Diolah dari data Gaikindo, sepanjang Januari sampai Maret 2026 angka wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) kedua model itu jika dikombinasikan adalah 125 unit.

Di sisi lain, wholesales Jetour T2 justru melonjak tinggi. Selama periode yang sama, Jetour menyalurkan 547 unit T2 ke diler.

Jetour
Photo: Jetour

Dalam waktu dekat tahun ini, Jetour berencana menghadirkan varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari T2 untuk konsumen Tanah Air sebagai respons dari positifnya penjualan model tersebut.

Namun pihak Jetour menegaskan, baik Dashing maupun X70 Plus masih akan tetap dijual di Indonesia guna memberikan opsi lini produk buat para pelanggan.

“Ini sebagai bagian dari line up juga. Di market lain (selain Indonesia) pun sama,” kata Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia saat ditemui di Beijing, Cina, Kamis (23/04).

Dia memastikan kedua produk itu tetap menjadi bagian dari line up-nya di Indonesia. Permintaan Dashing maupun X70 Plus pun dinilai masih ada.

“Memang rencana ke depannya yang (banyak) dirilis adalah boxy SUV,” ungkap Ranggy.

Sebagai informasi, di Cina dan sejumlah pasar global Jetour punya lini Soueast yang mengusung konsep serupa Dashing dan X70 Plus.

Salah satunya adalah Soueast S08 i-DM. Model ini turut dipamerkan ke jurnalis global dan konsumen menjelang perhelatan Beijing Auto Show 2026.

Soueast S08 i-DM merupakan SUV kompak berkonfigurasi tiga baris 7-seater. Berbeda dari seri Jetour lain, S08 dibalut desain yang lebih elegan buat mobilitas perkotaan.

Jetour
Photo: Jetour

Tampaknya seri tersebut lebih menyasar konsumen keluarga. Sedangkan Jetour T2 dan T2 diperuntukkan pelanggan yang ingin menggunakan kendaraannya buat mobilitas dalam kota maupun offroad.

Di atas T2, Jetour juga punya Zongheng G700. Dimensinya jauh lebih besar dengan mode berkendara variatif buat membantu pengemudi menaklukkan medan berat.

Jetour Zongheng G700 menjadi model pertama mereka yang debut global di luar Cina, tepatnya di Dubai, Uni Emirat Arab.


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Solid Terdepan

Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona 

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia