Isuzu Berikan Nilai Tambah Bagi Para Pelanggan Setianya
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Hino menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas produk yang mereka produksi sesuai standar internasional
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hino telah hadir di Indonesia sejak 43 tahun lalu dan berhasil memproduksi kendaraan yang diminati masyarakat. Pabrikan asal Jepang ini pun menjawab kepercayaan konsumennya dengan menerapkan strategi jangka panjang bagi industri transportasi nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui investasi berkelanjutan di berbagai sektor. Termasuk dengan membangun pabrik di kawasan Purwakarta, Jawa Barat yang berstandar Hino Motors Limited, Japan untuk light duty, medium duty hingga bus.
Fasilitas produksi tersebut berdiri di atas lahan seluas 296.000 meter persegi dan luas bangunan lebih dari 169.000 meter persegi. Untuk mengoperasikannya, Hino mempekerjakan sedikitnya 1.548 orang.
Ada pun kapasitas produksi terpasang hingga 75.000 unit kendaraan per tahun. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar baik domestik maupun internasional.
Pasalnya sejak 2011, Hino Indonesia telah mengekspor kendaraan utuh atau CBU, CKD serta komponen ke berbagai negara. Mulai dari Vietnam, Filipina, Bolivia, Haiti, Papua Nugini, Thailand, Malaysia, Pakistan, Taiwan dan Jepang.
Tak hanya itu, Hino juga telah penggunaan komponen dalam negeri dengan jumlah cukup besar. Sehingga bisa mendorong industri otomotif Tanah Air serta menyerap banyak tenaga kerja.
“Komitmen Hino terhadap penguatan industri nasional tercermin dari Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai lebih dari 40 persen,” ungkap Harianto Sariyan, Director PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (22/01).
Dalam pemaparannya, ia mengungkap bahwa sedikitnya ada 31 kendaraan yang sudah memiliki TKDN sebesar 44,35 persen hingga 57,26 persen.
“Hino juga memberi Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) 14,10 persen telah mendorong pemanfaatan komponen lokal, pengembangan supplier dalam negeri serta penguatan rantai pasok industri otomotif nasional,” tambahnya kemudian.
Sayangnya komitmen tersebut kini mengalami tekanan dari pasar. Pasalnya pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memudahkan impor truk Cina sehingga memberi tantangan besar pada industri dalam negeri.
Pabrikan Jepang tersebut pun mengaku telah melakukan beragam komunikasi melalui Gaikindo agar industri otomotif khususnya kendaraan niaga bisa terlindungi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
08 Agustus 2026, 16:14 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
05 Agustus 2026, 10:00 WIB
01 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X mendapatkan penyesuaian harga, beri dampak positif ke penjualan
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
Pertamina Enduro menggelar nonton bareng komunitas otomotif serta ojol dalam gelaran MotoGP Aragon 2026