Daihatsu Gran Max Torehkan Penjualan Positif Sepanjang Maret 2026
24 April 2026, 07:00 WIB
Hino menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas produk yang mereka produksi sesuai standar internasional
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hino telah hadir di Indonesia sejak 43 tahun lalu dan berhasil memproduksi kendaraan yang diminati masyarakat. Pabrikan asal Jepang ini pun menjawab kepercayaan konsumennya dengan menerapkan strategi jangka panjang bagi industri transportasi nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui investasi berkelanjutan di berbagai sektor. Termasuk dengan membangun pabrik di kawasan Purwakarta, Jawa Barat yang berstandar Hino Motors Limited, Japan untuk light duty, medium duty hingga bus.
Fasilitas produksi tersebut berdiri di atas lahan seluas 296.000 meter persegi dan luas bangunan lebih dari 169.000 meter persegi. Untuk mengoperasikannya, Hino mempekerjakan sedikitnya 1.548 orang.
Ada pun kapasitas produksi terpasang hingga 75.000 unit kendaraan per tahun. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar baik domestik maupun internasional.
Pasalnya sejak 2011, Hino Indonesia telah mengekspor kendaraan utuh atau CBU, CKD serta komponen ke berbagai negara. Mulai dari Vietnam, Filipina, Bolivia, Haiti, Papua Nugini, Thailand, Malaysia, Pakistan, Taiwan dan Jepang.
Tak hanya itu, Hino juga telah penggunaan komponen dalam negeri dengan jumlah cukup besar. Sehingga bisa mendorong industri otomotif Tanah Air serta menyerap banyak tenaga kerja.
“Komitmen Hino terhadap penguatan industri nasional tercermin dari Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai lebih dari 40 persen,” ungkap Harianto Sariyan, Director PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (22/01).
Dalam pemaparannya, ia mengungkap bahwa sedikitnya ada 31 kendaraan yang sudah memiliki TKDN sebesar 44,35 persen hingga 57,26 persen.
“Hino juga memberi Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) 14,10 persen telah mendorong pemanfaatan komponen lokal, pengembangan supplier dalam negeri serta penguatan rantai pasok industri otomotif nasional,” tambahnya kemudian.
Sayangnya komitmen tersebut kini mengalami tekanan dari pasar. Pasalnya pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memudahkan impor truk Cina sehingga memberi tantangan besar pada industri dalam negeri.
Pabrikan Jepang tersebut pun mengaku telah melakukan beragam komunikasi melalui Gaikindo agar industri otomotif khususnya kendaraan niaga bisa terlindungi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 April 2026, 07:00 WIB
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
Terkini
29 Juli 2026, 23:41 WIB
UD Trucks Quester Model Year 2026 hadir untuk bisa memenuhi kebutuhan para pelanggan setianya di Indonesia
29 Juli 2026, 22:28 WIB
Daihatsu menghadirkan edisi spesial dari Terios dan Sigra di GIIAS 2026, dibuat tampil semakin sporti
29 Juli 2026, 22:23 WIB
Pilihan mobil listrik mungil di Indonesia semakin bervariatif, setelah kedatangan Wuling Aira EV di GIIAS 2026
29 Juli 2026, 18:10 WIB
Mazda Indonesia langsung menggebrak ajang GIIAS 2026 dengan menghadirkan tiga model anyar sekaligus, ada EV
29 Juli 2026, 17:28 WIB
Chery J6T hadir di GIIAS 2026 untuk melengkapi lini produk SUV yang miliki oleh brand asal Wuhu, Cina
29 Juli 2026, 13:25 WIB
Toyota Land Cruiser 300 Hybrid muncul perdana di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2026)
29 Juli 2026, 09:00 WIB
Desain dan teknologi All New Kia Seltos bisa menjadi pilihan baru di tengah gemuknya segmen SUV Kompak
29 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini, menjadi solusi ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara