Polytron Matangkan Peluncuran Mobil Listrik Baru di Tahun Ini
11 Maret 2026, 19:00 WIB
Mitsubishi Fuso menunggu tindakan pemerintah tentang keberadaan truk Cina yang dinilai sangat merugikan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Keberadaan truk-truk Cina di Indonesia terus menjadi keresahan banyak pihak. Sebab kendaraan tersebut dinilai tidak sesuai aturan.
Bahkan kehadiran produk-produk asal Tiongkok ini terkesan dibiarkan. Tidak ada tindakan dari para pihak terkait.
“Kita sudah mengadu ke kementerian, kita sudah coba komunikasi asosiasi Gaikindo untuk bantu kita suarakan keluhan kita, sampai sekarang tidak ada langkah konkret dari government,” ungkap Aji Jaya, Sales and Marketing Director KTB, di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Aji menjelaskan, Mitsubishi Fuso sebenarnya menunggu tindakan tegas dari banyak pihak terkait dengan keberadaan truk Cina.
Mengingat berbagai pihak turut merasakan hal serupa. Terutama para pabrikan Jepang yang sudah berinvestasi di Indonesia.
“Kalau terus mereka didiamkan ya, terus mereka bisa penetrasi market dengan tidak fair tadi. Pernah dengar pameran mining itu, mobilnya yang dipajang Euro 2, Euro 3 (dan) kita disuruhnya Euro 4 itu kan tidak fair,” lanjut Aji.
Mitsubishi Fuso meminta pemerintah bisa bergerak cepat, menertibkan keberadaan truk Cina di Indonesia.
Apalagi isu beredar, banyak truk Cina tidak melakukan uji kendaraan. Sehingga dapat membahayakan jika dipakai di jalan raya.
“Harapannya truk yang masuk (ke Indonesia) harusnya prosedurnya sama dengan kita. Harus melalui uji coba, melalui persyaratan dokumentasi yang benar,” tegas Aji.
Selain itu truk-truk Cina juga diminta mempunyai standarisasi teknologi serupa, seperti disyaratkan oleh pemerintah dengan menggunakan mesin Euro 4.
Lebih jauh dijelaskan, kedatangan truk Cina ke Indonesia diduga membuat pasar kendaraan komersial anjlok.
Menurut Aji, hal tersebut terjadi karena kendaraan besar dari Tiongkok yang ada di Indonesia tidak terdaftar dalam data Gaikindo.
“Truk-truk Cina datang langsung ke tambang itu kan tidak terekam, karena dia bukan anggota Gaikindo, katanya besar itu jumlahnya,” pungkas Aji.
Sebagai informasi, serbuan truk Cina impor ilegal membuat persaingan di pasar kendaraan niaga menjadi tidak sehat.
Apalagi produk asal Negeri Tirai Bambu ini tidak dituntut untuk memenuhi syarat sertifikasi Euro 4 seperti Mitsubishi Fuso dan produsen lain.
Sedangkan Mitsubishi Fuso maupun pabrikan lain diwajibkan memenuhi aturan tersebut. Sehingga Aji menilai persaingan yang ada tidak sehat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Maret 2026, 19:00 WIB
11 Maret 2026, 17:00 WIB
25 Februari 2026, 16:00 WIB
24 Februari 2026, 08:00 WIB
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan