Penyebab Pasar Mobil Listrik Dunia Anjlok, Ada Peran Cina dan AS

Penjualan mobil listrik secara global hanya 1,2 juta unit pada Januari 2026, diklaim turun sampai tiga persen

Penyebab Pasar Mobil Listrik Dunia Anjlok, Ada Peran Cina dan AS
Satrio Adhy

KatadataOTO – Penjualan mobil listrik di dunia mengalami penurunan. Hal tersebut terlihat pada periode Januari 2026.

Menurut laporan Reuters pada Kamis (19/02), registrasi electric vehicle (EV) secara global hanya mencapai 1,2 juta unit di bulan lalu.

Bila dilihat secara rinci, angka di atas mengalami penurunan hingga tiga persen dibandingkan Januari 2025.

Kemudian merosot 44 persen bila dibandingkan Desember 2025. Situasi ini menjadi perhatian banyak pihak.

Ekspor Toyota Indonesia
Photo: Istimewa

Penurunan tersebut digadang-gadang terjadi karena beberapa hambatan, mulai dari situasi ekonomi hingga perubahan arah elektrifikasi.

“Pemberlakuan pajak pembelian dan subsidi mobil listrik yang lebih rendah di Cina serta perubahan kebijakan di Amerika Serikat menghambat penjualan,” tulis media daring tersebut.

Memang jika dilihat, pemerintah Tiongkok merombak sejumlah kebijakan. Terutama yang terkait dengan pemberian bantuan pembelian EV.

Insentif yang diberikan pada tahun ini tidak lagi sebesar di 2025. Sehingga membuat masyarakat enggan memboyong mobil listrik.

Perang dengan Cina akibat ulah Donald Trump, Presiden Amerika Serikat turut membuat situasi semakin buruk. Negeri Paman Sam terus mempersulit akselerasi EV asal Tiongkok.

Membuat mobil listrik asal Negeri Tirai Bambu kehilangan peminat di Amerika Serikat. Sehingga penjualan BYD, Geely hingga Great Wall Motor harus terkoreksi.

Dalam sebuah laporan yang dibuat oleh EnergyLiveNews, penjualan mobil listrik Cina bulan lalu disebut merosot 0,60 juta unit atau turun sekitar 20 persen dibandingkan Januari 2025.

“Sebagian besar sebagai konsekuensi dari pasar EV Cina yang menyusut,” ungkap Charles Lester, Manajer Data Benchmark.

Sebagai informasi, pabrik kendaraan roda empat di Tiongkok diperkirakan bakal membanjiri pasar ekspor.

Disebutkan bahwa ekspor otomotif Cina akan meningkat hingga 25 persen, bahkan berpotensi memecahkan rekor karena menyentuh tujuh juta unit.

Menurut data, mobil listrik Cina bakal membanjiri sejumlah negara, seperti Meksiko, Timur Tengah, Rusia dan sebagian Eropa.

Kendaraan listrik
Photo: BYD

Akan tetapi penjualan mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada periode tahun ini.

Beberapa rintangan siap menghadang. Seperti ketegangan perdagangan, pergeseran tarif serta ketidakpastian regulasi pemerintah.

Kondisi di atas memaksa para produsen untuk memikirkan kembali produksi, penetapan harga maupun strategi pasar.

Bahkan disebutkan bahwa puluhan produsen mobil listrik di Cina berada dalam ancaman serius pada 2026.


Terkini

mobil
Volvo

Strategi Volvo Bersaing di Tengah Ketatnya Persaingan Otomotif RI

Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater

news
Truk listrik

Penggunaan Truk Listrik Diklaim Bantu Turunkan Biaya Operasional

Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Hari Ini Ada di The Kings, Awas Salah Jadwal

SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi

news
Ganjil genap Jakarta

Simak Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Mei 2026

Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Mei 2026, Ada di 5 Tempat

Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya

mobil
VinFast

VinFast Luncurkan MPV 7-seater Rakitan Lokal, Harga Rp 300 Jutaan

Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang

mobil
Daihatsu Sigra

Penjualan Daihatsu Hingga April 2026 Sudah Tembus 46 Ribuan Unit

Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua

mobil
BYD

BYD Siap Rajai Pasar Kei Car Jepang, Boyong Veteran Nissan

Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang