MG S5 EV Diklaim Terpesan 2000 Unit, Masih Ada Harga Khusus
05 Juli 2026, 19:42 WIB
Penjualan mobil listrik secara global hanya 1,2 juta unit pada Januari 2026, diklaim turun sampai tiga persen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil listrik di dunia mengalami penurunan. Hal tersebut terlihat pada periode Januari 2026.
Menurut laporan Reuters pada Kamis (19/02), registrasi electric vehicle (EV) secara global hanya mencapai 1,2 juta unit di bulan lalu.
Bila dilihat secara rinci, angka di atas mengalami penurunan hingga tiga persen dibandingkan Januari 2025.
Kemudian merosot 44 persen bila dibandingkan Desember 2025. Situasi ini menjadi perhatian banyak pihak.
Penurunan tersebut digadang-gadang terjadi karena beberapa hambatan, mulai dari situasi ekonomi hingga perubahan arah elektrifikasi.
“Pemberlakuan pajak pembelian dan subsidi mobil listrik yang lebih rendah di Cina serta perubahan kebijakan di Amerika Serikat menghambat penjualan,” tulis media daring tersebut.
Memang jika dilihat, pemerintah Tiongkok merombak sejumlah kebijakan. Terutama yang terkait dengan pemberian bantuan pembelian EV.
Insentif yang diberikan pada tahun ini tidak lagi sebesar di 2025. Sehingga membuat masyarakat enggan memboyong mobil listrik.
Perang dengan Cina akibat ulah Donald Trump, Presiden Amerika Serikat turut membuat situasi semakin buruk. Negeri Paman Sam terus mempersulit akselerasi EV asal Tiongkok.
Membuat mobil listrik asal Negeri Tirai Bambu kehilangan peminat di Amerika Serikat. Sehingga penjualan BYD, Geely hingga Great Wall Motor harus terkoreksi.
Dalam sebuah laporan yang dibuat oleh EnergyLiveNews, penjualan mobil listrik Cina bulan lalu disebut merosot 0,60 juta unit atau turun sekitar 20 persen dibandingkan Januari 2025.
“Sebagian besar sebagai konsekuensi dari pasar EV Cina yang menyusut,” ungkap Charles Lester, Manajer Data Benchmark.
Sebagai informasi, pabrik kendaraan roda empat di Tiongkok diperkirakan bakal membanjiri pasar ekspor.
Disebutkan bahwa ekspor otomotif Cina akan meningkat hingga 25 persen, bahkan berpotensi memecahkan rekor karena menyentuh tujuh juta unit.
Menurut data, mobil listrik Cina bakal membanjiri sejumlah negara, seperti Meksiko, Timur Tengah, Rusia dan sebagian Eropa.
Akan tetapi penjualan mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada periode tahun ini.
Beberapa rintangan siap menghadang. Seperti ketegangan perdagangan, pergeseran tarif serta ketidakpastian regulasi pemerintah.
Kondisi di atas memaksa para produsen untuk memikirkan kembali produksi, penetapan harga maupun strategi pasar.
Bahkan disebutkan bahwa puluhan produsen mobil listrik di Cina berada dalam ancaman serius pada 2026.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Juli 2026, 19:42 WIB
05 Juli 2026, 13:33 WIB
03 Juli 2026, 21:55 WIB
03 Juli 2026, 17:00 WIB
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Terkini
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Melakukan road trip h dengan menyertakan anak-anak membutuhkan banyak persiapan agar liburannya berkesan
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih mengandalkan para petugas di jalanan namun dibantu dengan sistem ETLE
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak biaya dan lokasinya
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa lebih mudah, seperti melalui SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
06 Juli 2026, 21:00 WIB
Ada sinyal kuat Jaecoo J5 Hybrid yang dilengkapi teknologi LiDAR bakal dihadirkan perdana di GIIAS 2026
06 Juli 2026, 20:00 WIB
Susunan sementara pembalap MotoGP 2027 perlahan semakin lengkap, beberapa tim sudah mengumumkan rider baru
06 Juli 2026, 19:33 WIB
Marc Marquez memiliki catatan cukup positif di Sachsenring, ia dijagokan untuk menang di MotoGP Jerman 2026
06 Juli 2026, 17:44 WIB
AMBI menilai ada satu faktor penting yang membuat harga Hyundai Ioniq 5 bekas mengalami depresiasi tajam