Merek Mobil Cina Terlaris April 2026, BYD Terdepan
18 Mei 2026, 19:19 WIB
Penjualan mobil 2026 disebut bisa mencapai target 850 ribu unit, perlahan menunjukkan tanda pemulihan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan mobil di dalam negeri menghadapi sederet tantangan di 2026. Gaikindo sempat menurunkan target imbas lemahnya daya beli.
Meskipun begitu terjadi lonjakan penjualan mobil jelang akhir tahun, tepatnya pada Desember 2025. Hasilnya angka retail (distribusi dari diler ke konsumen) tembus 833.692 unit.
Sementara total penyaluran unit dari pabrik ke diler alias wholesales melampaui target awal menjadi 803.687 unit.
Melihat hal tersebut, pihak Gaikindo mengaku optimistis target penjualan mobil di 2026 yakni 850.000 unit bisa tercapai.
“Kita yang membuat forecast tersebut, kita harus optimistis,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat ditemui di JIExpo Kemayoran, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia mengungkapkan target yang telah ditetapkan tetap realistis dan melihat kondisi pasar terkini.
Dia tidak menampik masih ada beragam tantangan harus dihadapi industri otomotif sepanjang tahun ini.
“Tentu dari pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, suku bunga. Hal-hal itu kita tidak bisa abaikan begitu saja,” tegas Jongkie.
Kehadiran berbagai produk baru diharapkan dapat menjadi opsi dan pertimbangan bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan roda empat.
Adanya promo, diskon dan program pembelian dari diler juga membantu memudahkan transaksi pembelian kendaraan bagi konsumen.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengingatkan penjualan mobil di Indonesia mulai tersaingi oleh Malaysia.
Hal itu dinilai menjadi pertanda bagi industri otomotif untuk kembali bangkit dan mencari cara untuk menggairahkan penjualan.
“Tentu saya ingin mengajak para stakeholder harus bisa mencari atau merumuskan langkah tepat dan mitigasi, agar kita dapat kembali menjadi negara yang memiliki penjualan tertinggi di ASEAN,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu ia mengungkapkan industri otomotif sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Sepanjang 2025, kehadiran mobil listrik dan hybrid bisa dibilang semakin membludak. Variasi model dan harga mulai dari Rp 100 jutaan memberikan banyak pilihan buat konsumen.
“Pemulihan ini ditopang oleh kinerja ekspor serta kecepatan pengembangan kendaraan elektrifikasi,” ucap dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Mei 2026, 19:19 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
17 Mei 2026, 17:00 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Terkini
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan