GAC Indonesia Akui Bakal Hadapi Beragam Tantangan di 2026
19 Februari 2026, 12:00 WIB
Penjualan mobil 2026 disebut bisa mencapai target 850 ribu unit, perlahan menunjukkan tanda pemulihan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan mobil di dalam negeri menghadapi sederet tantangan di 2026. Gaikindo sempat menurunkan target imbas lemahnya daya beli.
Meskipun begitu terjadi lonjakan penjualan mobil jelang akhir tahun, tepatnya pada Desember 2025. Hasilnya angka retail (distribusi dari diler ke konsumen) tembus 833.692 unit.
Sementara total penyaluran unit dari pabrik ke diler alias wholesales melampaui target awal menjadi 803.687 unit.
Melihat hal tersebut, pihak Gaikindo mengaku optimistis target penjualan mobil di 2026 yakni 850.000 unit bisa tercapai.
“Kita yang membuat forecast tersebut, kita harus optimistis,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat ditemui di JIExpo Kemayoran, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia mengungkapkan target yang telah ditetapkan tetap realistis dan melihat kondisi pasar terkini.
Dia tidak menampik masih ada beragam tantangan harus dihadapi industri otomotif sepanjang tahun ini.
“Tentu dari pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, suku bunga. Hal-hal itu kita tidak bisa abaikan begitu saja,” tegas Jongkie.
Kehadiran berbagai produk baru diharapkan dapat menjadi opsi dan pertimbangan bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan roda empat.
Adanya promo, diskon dan program pembelian dari diler juga membantu memudahkan transaksi pembelian kendaraan bagi konsumen.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengingatkan penjualan mobil di Indonesia mulai tersaingi oleh Malaysia.
Hal itu dinilai menjadi pertanda bagi industri otomotif untuk kembali bangkit dan mencari cara untuk menggairahkan penjualan.
“Tentu saya ingin mengajak para stakeholder harus bisa mencari atau merumuskan langkah tepat dan mitigasi, agar kita dapat kembali menjadi negara yang memiliki penjualan tertinggi di ASEAN,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu ia mengungkapkan industri otomotif sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Sepanjang 2025, kehadiran mobil listrik dan hybrid bisa dibilang semakin membludak. Variasi model dan harga mulai dari Rp 100 jutaan memberikan banyak pilihan buat konsumen.
“Pemulihan ini ditopang oleh kinerja ekspor serta kecepatan pengembangan kendaraan elektrifikasi,” ucap dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 12:00 WIB
18 Februari 2026, 12:00 WIB
18 Februari 2026, 11:00 WIB
17 Februari 2026, 09:00 WIB
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Terkini
19 Februari 2026, 19:00 WIB
Untuk pertama kalinya dalam sejarah MotoGP, balapan di Australia bakal digelar di sirkuit jalan raya Adelaide
19 Februari 2026, 18:00 WIB
Alex Rins mengaku sempat menolak tawaran tim satelit Ducati, yakni Gresini Racing dan lebih memilih LCR Honda
19 Februari 2026, 17:00 WIB
Donald Trump memasang beberapa syarat agar mobil Cina bisa mengaspal di Amerika Serikat di masa mendatang
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Adopsi kendaraan niaga bertenaga listrik terbilang rendah, Isuzu menanti dukungan lebih kuat dari pemerintah
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Debut iCar di Tanah Air berhasil menarik perhatian dengan desain booth menarik dan mobil bergaya hidup modern
19 Februari 2026, 14:00 WIB
Komisi II DPR menyarankan agar pemerintah provinsi memperhatikan kondisi masyarakat sebelum menjalankan opsen
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Kehadiran Genesis di RI semakin dekat, namun pihak Hyundai Indonesia masih enggan beberkan informasi rinci
19 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal