6 Merek Baru Siap Ramaikan Ajang GIIAS 2026, Mulai Akhir Juli
26 Mei 2026, 20:30 WIB
Penjualan mobil 2026 disebut bisa mencapai target 850 ribu unit, perlahan menunjukkan tanda pemulihan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan mobil di dalam negeri menghadapi sederet tantangan di 2026. Gaikindo sempat menurunkan target imbas lemahnya daya beli.
Meskipun begitu terjadi lonjakan penjualan mobil jelang akhir tahun, tepatnya pada Desember 2025. Hasilnya angka retail (distribusi dari diler ke konsumen) tembus 833.692 unit.
Sementara total penyaluran unit dari pabrik ke diler alias wholesales melampaui target awal menjadi 803.687 unit.
Melihat hal tersebut, pihak Gaikindo mengaku optimistis target penjualan mobil di 2026 yakni 850.000 unit bisa tercapai.
“Kita yang membuat forecast tersebut, kita harus optimistis,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat ditemui di JIExpo Kemayoran, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia mengungkapkan target yang telah ditetapkan tetap realistis dan melihat kondisi pasar terkini.
Dia tidak menampik masih ada beragam tantangan harus dihadapi industri otomotif sepanjang tahun ini.
“Tentu dari pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, suku bunga. Hal-hal itu kita tidak bisa abaikan begitu saja,” tegas Jongkie.
Kehadiran berbagai produk baru diharapkan dapat menjadi opsi dan pertimbangan bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan roda empat.
Adanya promo, diskon dan program pembelian dari diler juga membantu memudahkan transaksi pembelian kendaraan bagi konsumen.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengingatkan penjualan mobil di Indonesia mulai tersaingi oleh Malaysia.
Hal itu dinilai menjadi pertanda bagi industri otomotif untuk kembali bangkit dan mencari cara untuk menggairahkan penjualan.
“Tentu saya ingin mengajak para stakeholder harus bisa mencari atau merumuskan langkah tepat dan mitigasi, agar kita dapat kembali menjadi negara yang memiliki penjualan tertinggi di ASEAN,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu ia mengungkapkan industri otomotif sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Sepanjang 2025, kehadiran mobil listrik dan hybrid bisa dibilang semakin membludak. Variasi model dan harga mulai dari Rp 100 jutaan memberikan banyak pilihan buat konsumen.
“Pemulihan ini ditopang oleh kinerja ekspor serta kecepatan pengembangan kendaraan elektrifikasi,” ucap dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 20:30 WIB
25 Mei 2026, 09:00 WIB
25 Mei 2026, 07:00 WIB
18 Mei 2026, 19:19 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
27 Mei 2026, 21:00 WIB
Setelah menjalani dua operasi, kondisi Marc Marquez sudah prima buat menjalani MotoGP Italia 2026 nanti
27 Mei 2026, 20:02 WIB
Vespa merayakan 80 tahun eksistensinya dengan merilis tiga model edisi khusus dan sentuhan warna klasik
27 Mei 2026, 14:46 WIB
Program CSR BYD resmi dimulai, bantu anak-anak sekolah melalui penyaluran 1.200 pasang sepatu dan tas
27 Mei 2026, 07:00 WIB
dua gerai baru OLXmobbi yang berada di Bogor dan Samarinda merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat
26 Mei 2026, 21:00 WIB
Tiga wanita binaan Rifat Sungkar akan membela Simpati Woman Rally Team dalam berkompetisi di ajang nasional
26 Mei 2026, 20:30 WIB
GIIAS 2026 siap digelar akhir Juli mendatang dengan menampilkan 6 merek baru dari berbagai jenis kendaraan
26 Mei 2026, 19:45 WIB
Etape kelima Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 terasa spesial karena menyuguhkan keindahan alam selatan Jawa
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Mobil listrik di Indonesia mengalami pergeseran tren dari sebelumnya, kini banyak orang mencari EV kompak