Truk Cina Disebut Mulai Gerus Pasar Kendaraan Komersil Indonesia

Truk Cina yang ada di Indonesia disebut hanya mengadopsi standar emisi Euro 2 dan tak mengikuti uji laik jalan

Truk Cina Disebut Mulai Gerus Pasar Kendaraan Komersil Indonesia
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 23 Desember 2025 | 09:00 WIB

KatadataOTO – Pasar kendaraan komersial atau niaga di 2025 mengalami kelesuan. Seperti terlihat pada segmen truk.

Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari hingga November 2025, penjualan truk secara retail hanya berkisar 53.009 unit.

Angka tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan capaian pada 2024. Di tahun lalu mampu membukukan penjualan 59.477 unit.

Artinya penjualan kendaraan komersial pada segmen truk mengalami penurunan, sebesar 11 persen atau setara 6.468 unit.

Begini Cara Cairan AdBlue Bantu Kurangi Emisi Kendaraan Diesel
Photo: Antara

Fenomena ini digadang-gadang terjadi akibat beberapa faktor. Seperti contoh karena kehadiran truk asal Cina di Tanah Air.

“Truk-truk Cina datang langsung ke tambang itu kan tidak terekam, karena bukan anggota Gaikindo,” ujar Aji Jaya, Sales and Marketing Director KTB, di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Aji menuturkan, penggunaan produk asal Tiongkok di wilayah tambang di Indonesia disebut-sebut cukup besar.

Situasi itu turut memengaruhi pasar kendaraan komersial. Terkhusus produk dari pabrikan yang telah berinvestasi di Indonesia.

“Faktanya begitu, sebenarnya kalau digabung yang terdata dan tidak (jumlah truk Cina) , pasti angkanya berbeda,” lanjut Aji.

Padahal kata Aji jika seluruh truk Cina di Indonesia dapat terdata, maka angka penjualan nasional bisa sedikit terdongkrak.

Namun hal tersebut justru tidak terjadi. Produk-produk asal Negeri Tirai Bambu tetap dapat mengaspal dengan bebas.

Memang kehadiran truk Cina berpotensi memengaruhi pasar. Sebab banyak konsumen beralih ke kendaraan komersial asal Tiongkok.

Apalagi produk-produk tersebut, masih berstandar emisi Euro 2 maupun Euro 3.

Sementara para pabrikan di Indonesia, telah menerapkan standar emisi Euro 4 sebagai aturan wajib untuk produk baru.

Selain itu harga truk Cina yang relatif murah mendorong banyak pihak tertarik membeli untuk kebutuhan usaha.


Terkini

news
Pondok Indah

Aksi Mobil Drift di Pondok Indah Meresahkan, Polisi Buru Pelaku

Aksi drift di Pondok Indah dianggap sangat membahayakan, seharusnya dilakukan di area khusus yang disediakan

mobil
Toyota Gazoo Racing

Toyota Gazoo Racing Ganti Nama, Perkuat Identitas di Ajang Balap

Pergantian nama divisi balap Gazoo Racing tanpa entitas Toyota resmi berlaku, efektif per 7 Januari 2026

mobil
Hyundai Kona Electric

Hyundai Sambut Wacana Insentif Khusus Buat EV dengan Baterai Nikel

Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai

mobil
Ekspor Toyota

Ekspor Toyota Indonesia Berpotensi Terdampak Serangan AS ke Venezuela

Serangan AS ke Venezuela beberapa waktu lalu berpotensi sebabkan penurunan ekspor Toyota ke negara tersebut

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Beli Daihatsu Rocky Hybrid Wajib Sabar, Inden Tiga Bulan

Harga di bawah Rp 300 juta masih dipertahankan, namun inden Daihatsu Rocky Hybrid tahun ini sampai tiga bulan

news
SIM

Pengendara yang Merokok di Jalan Bakal Terancam Kehilangan SIM

Pencabutan SIM dalam jangka waktu tertentu dinilai jadi hukuman yang bisa memberikan efek jera ke pengendara

news
Opsen

Opsen PKB dan BBNKB Kembali Hantui Industri Otomotif di Tahun Ini

Penerapan kebijakan opsen PKB dan BBNKB di beberapa daerah di Indonesia berpotensi mengalami perubahan

mobil
Toyota Hilux

Toyota Hilux Generasi Sembilan Terdaftar di RI, Ada Dua Varian

Meluncur sebagai Toyota Hilux Travo di Thailand, pikap generasi kesembilan ini terdaftar di laman DJKI