Persiapan Lepas L6 PHEV Mengaspal di Indonesia, Tes Jalan di Cina
26 April 2026, 09:59 WIB
Gakindo kembali mengusulkan agar mobil hybrid dapat insentif pemerintah untuk dorong perkembangan di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo berharap mobil hybrid dapat insentif dari pemerintah. Hal ini untuk mempercepat perkembangan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.
Insentif yang diberikan pun menurut mereka tidak perlu sebesar mobil listrik. Namun setidaknya bisa berkurang setengahnya.
“Insentif tidak perlu disamakan seperti mobil listrik. Kalau Battery Electric Vehicle (BEV) diberi subsidi PPnBM 10 persen jadi hanya bayar 1 persen maka mobil hybrid separuhnya saja atau 5 persen,” ujar Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo dilansir Antara.
Mobil hybrid sekarang masih dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) 6 hingga 12 persen. Hal ini berbeda dengan BEV yang mendapatkan beragam fasilitas sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkannya.
“Setidaknya mobil hybrid boleh bebas melintas area ganjil genap. Itu kan juga sudah merupakan insentif jadi industri kendaraan di segmen ini bisa berkembang,” kata Jongkie.
Ia pun menambahkan bahwa meski mobil hybrid masih menggunakan mesin bensin tetapi itu tetap lebih efektif untuk dimanfaatkan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari. Teknologi itu juga telah memberu dampak pada pengurangan emisi karbon karena penggunaan BBM jadi lebih sedikit.
“Mobil hybrid jelas sudah mengurangi pemakaian bahan bakar, menurunkan polusi dan tidak memerlukan infrastruktur berupa charging station. Jadi bisa membantu percepatan Indonesia memenuhi Paris Agreement serta menekan subsidi BBM,” jelas Jongkie.
Perlu diketahui bahwa penjualan kendaraan hybrid di Indonesia pada Mei 2024 mencapai mencapai 4.010 unit. Jumlah ini naik dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 3.960 unit.
Dari jumlah tersebut, Toyota Kijang Innova Zenix jadi model terlaris dengan angka wholesales mencapai 1.256 unit. Padahal di April 2024, itu hanya mencatatkan penjualan 1.139 unit.
Posisi kedua diisi oleh Suzuki XL7 Hybrid setelah mencatat wholesales sebanyak 834 unit sepanjang Mei 2024. Angka itu melonjak dibanding bulan sebelumnya yang Cuma meraih 401 unit.
Kemudian Toyota Yaris Cross Hybrid mencatatkan penjualan sebanyak 569 unit. Angka itu naik signifikan dibanding April yang cuma mencatatkan angka 271 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 April 2026, 09:59 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 18:45 WIB
21 April 2026, 11:37 WIB
Terkini
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi