Gaikindo Kembali Usulkan Mobil Hybrid Dapat Insentif Pemerintah

Gakindo kembali mengusulkan agar mobil hybrid dapat insentif pemerintah untuk dorong perkembangan di Tanah Air

Gaikindo Kembali Usulkan Mobil Hybrid Dapat Insentif Pemerintah
Adi Hidayat

KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo berharap mobil hybrid dapat insentif dari pemerintah. Hal ini untuk mempercepat perkembangan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

Insentif yang diberikan pun menurut mereka tidak perlu sebesar mobil listrik. Namun setidaknya bisa berkurang setengahnya.

“Insentif tidak perlu disamakan seperti mobil listrik. Kalau Battery Electric Vehicle (BEV) diberi subsidi PPnBM 10 persen jadi hanya bayar 1 persen maka mobil hybrid separuhnya saja atau 5 persen,” ujar Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo dilansir Antara.

Mobil hybrid sekarang masih dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) 6 hingga 12 persen. Hal ini berbeda dengan BEV yang mendapatkan beragam fasilitas sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkannya.

Test Drive Suzuki XL7 Hybrid
Photo : SIS

“Setidaknya mobil hybrid boleh bebas melintas area ganjil genap. Itu kan juga sudah merupakan insentif jadi industri kendaraan di segmen ini bisa berkembang,” kata Jongkie.

Ia pun menambahkan bahwa meski mobil hybrid masih menggunakan mesin bensin tetapi itu tetap lebih efektif untuk dimanfaatkan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari. Teknologi itu juga telah memberu dampak pada pengurangan emisi karbon karena penggunaan BBM jadi lebih sedikit.

“Mobil hybrid jelas sudah mengurangi pemakaian bahan bakar, menurunkan polusi dan tidak memerlukan infrastruktur berupa charging station. Jadi bisa membantu percepatan Indonesia memenuhi Paris Agreement serta menekan subsidi BBM,” jelas Jongkie.

Perlu diketahui bahwa penjualan kendaraan hybrid di Indonesia pada Mei 2024 mencapai mencapai 4.010 unit. Jumlah ini naik dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 3.960 unit.

Dari jumlah tersebut, Toyota Kijang Innova Zenix jadi model terlaris dengan angka wholesales mencapai 1.256 unit. Padahal di April 2024, itu hanya mencatatkan penjualan 1.139 unit.

Test drive Toyota Yaris Cross Hybrid
Photo : TrenOto

Posisi kedua diisi oleh Suzuki XL7 Hybrid setelah mencatat wholesales sebanyak 834 unit sepanjang Mei 2024. Angka itu melonjak dibanding bulan sebelumnya yang Cuma meraih 401 unit.

Kemudian Toyota Yaris Cross Hybrid mencatatkan penjualan sebanyak 569 unit. Angka itu naik signifikan dibanding April yang cuma mencatatkan angka 271 unit.


Terkini

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung

news
SIM Keliling Bandung

Periksa Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 13 Mei

Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 13 Mei 2026, Cek Lokasinya

Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 13 Mei 2026

Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan

mobil
Changan Q07

SUV Changan Nevo Q07 Bakal Diubah Jadi 7-seater di Indonesia

Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan

komunitas
InJourney

InJourney dan GSrek Indonesia Bawa Air Bersih untuk Sumba

InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata

motor
Motor Ilegal

Ada Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Rugikan Negara Rp 177 Miliar

Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan