Cara Pemerintah Cina Dorong Penjualan Mobil Ramah Lingkungan
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Gakindo kembali mengusulkan agar mobil hybrid dapat insentif pemerintah untuk dorong perkembangan di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo berharap mobil hybrid dapat insentif dari pemerintah. Hal ini untuk mempercepat perkembangan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.
Insentif yang diberikan pun menurut mereka tidak perlu sebesar mobil listrik. Namun setidaknya bisa berkurang setengahnya.
“Insentif tidak perlu disamakan seperti mobil listrik. Kalau Battery Electric Vehicle (BEV) diberi subsidi PPnBM 10 persen jadi hanya bayar 1 persen maka mobil hybrid separuhnya saja atau 5 persen,” ujar Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo dilansir Antara.
Mobil hybrid sekarang masih dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) 6 hingga 12 persen. Hal ini berbeda dengan BEV yang mendapatkan beragam fasilitas sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkannya.
“Setidaknya mobil hybrid boleh bebas melintas area ganjil genap. Itu kan juga sudah merupakan insentif jadi industri kendaraan di segmen ini bisa berkembang,” kata Jongkie.
Ia pun menambahkan bahwa meski mobil hybrid masih menggunakan mesin bensin tetapi itu tetap lebih efektif untuk dimanfaatkan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari. Teknologi itu juga telah memberu dampak pada pengurangan emisi karbon karena penggunaan BBM jadi lebih sedikit.
“Mobil hybrid jelas sudah mengurangi pemakaian bahan bakar, menurunkan polusi dan tidak memerlukan infrastruktur berupa charging station. Jadi bisa membantu percepatan Indonesia memenuhi Paris Agreement serta menekan subsidi BBM,” jelas Jongkie.
Perlu diketahui bahwa penjualan kendaraan hybrid di Indonesia pada Mei 2024 mencapai mencapai 4.010 unit. Jumlah ini naik dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 3.960 unit.
Dari jumlah tersebut, Toyota Kijang Innova Zenix jadi model terlaris dengan angka wholesales mencapai 1.256 unit. Padahal di April 2024, itu hanya mencatatkan penjualan 1.139 unit.
Posisi kedua diisi oleh Suzuki XL7 Hybrid setelah mencatat wholesales sebanyak 834 unit sepanjang Mei 2024. Angka itu melonjak dibanding bulan sebelumnya yang Cuma meraih 401 unit.
Kemudian Toyota Yaris Cross Hybrid mencatatkan penjualan sebanyak 569 unit. Angka itu naik signifikan dibanding April yang cuma mencatatkan angka 271 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Januari 2026, 19:00 WIB
03 Januari 2026, 15:00 WIB
19 Desember 2025, 20:00 WIB
17 Desember 2025, 18:00 WIB
17 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Penjualan mobil dan adopsi NEV didorong melalui pemberian subsidi tukar tambah, berikut skema insentifnya
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Dikta Wicaksono memiliki koleksi kendaraan yang cukup menarik digarasinya mulai dari mobil hingga motor klasik
03 Januari 2026, 15:00 WIB
TAM memutuskan mempertahankan harga Toyota Veloz Hybrid agar konsumen semakin tertarik membeli produk mereka
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Setidaknya penundaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB mampu memberikan dampak positif bagi pasar motor baru
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik BYD di 2025 mencapai 2,26 juta unit lampaui Tesla yang hanya mampu melepas 1,64 juta unit
03 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Pajero generasi terbaru diyakini jadi bagian dari line up produk anyar pabrikan Jepang itu di 2026
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko