Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI
Serafina Ophelia

KatadataOTO – PT Toyota Astra Motor (TAM) bisa dibilang jadi salah satu pabrikan yang paling gencar menghadirkan opsi mobil hybrid buat konsumen dalam negeri.

Mulai dari Multi Purpose Vehicle (MPV) mewah sampai kelas-kelas di bawahnya seperti Innova Zenix dan Veloz.

Menariknya Toyota juga memboyong Vios Hybrid yang digadang sebagai sedan kelas entry level berteknologi hibrida.

Padahal pasar sedan bisa dibilang masih sangat kecil di Indonesia. Mengacu pada data Gaikindo, wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) mobil sedan adalah 4.084 unit.

Toyota Vios Hybrid
Photo: Toyota

“Kalau kita bicara tentang market sedan saat ini memang ukurannya menyesuaikan dengan demand yang sudah berubah signifikan dibanding awal tahun 2000-an dulu,” kata Jap Ernando Demily, Direktur Pemasaran PT TAM kepada KatadataOTO belum lama ini.

Meskipun begitu, ia mengungkapkan bahwa permintaan sedan secara perorangan maupun fleet masih tetap ada hingga sekarang.

Toyota Vios Hybrid diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, termasuk bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi.

Di samping Vios Hybrid, deretan sedan hibrida lain dari Toyota termasuk Camry, Altis dan Altis Hybrid GR Sport.

“Ini menjadikan Toyota sebagai satu-satunya brand otomotif di Indonesia dengan line up elektrifikasi paling lengkap di segmen sedan,” tegas Ernando.

Sebagai informasi, Toyota Vios Hybrid di Indonesia ditawarkan dalam satu varian. Mesin yang digunakan berkode 2NR-VEX empat silinder, kapasitasnya 1.500 cc.

Dengan konfigurasi tersebut, Toyota Vios Hybrid mampu menghasilkan tenaga 109 hp dan torsi puncak 141 Nm.

Sektor hiburannya didukung oleh headunit berukuran 10 inci terintegrasi Apple CarPlay dan Android Auto. Kemudian ada tambahan wireless charging guna memudahkan konsumen.

Toyota Vios Hybrid
Photo: Toyota

Dimensinya masih sama seperti Vios Hybrid mesin konvensional yang saat ini sudah dijual di pasar Indonesia.

Toyota Vios Hybrid tersedia dalam beberapa pilihan kelir. Berikut daftar harganya per Februari 2026.

Harga Toyota Vios Hybrid Februari 2026 (On The Road Jakarta)

  • 1.5 Hybrid EV CVT (One Tone) (Non Premium Color): Rp 460 juta
  • 1.5 Hybrid EV CVT (One Tone) (Premium Color): Rp 462,5 juta
  • 1.5 Hybrid EV CVT (Two Tone) (Non Premium Color): Rp 464 juta
  • 1.5 Hybrid EV CVT (Two Tone) (Premium Color): Rp 465 juta

Terkini

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama

news
Yogyakarta

8 Juta Orang Diperkirakan Melintas di DIY Saat Mudik Lebaran 2026

Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas

mobil
Jaecoo

Jaecoo Siapkan 14 Bengkel Siaga Saat Arus Mudik Lebaran 2026

Jaecoo siapkan 14 bengkel siaga saat arus mudik Lebaran 2026 yang bakal segera berlangsung di Tanah Air

mobil
Pajero Sport

Mitsubishi Pajero Sport, SUV Andal Menerjang Medan Berat

SUV Ladder Frame seperti Mitsubishi Pajero Sport bisa diandalkan untuk menempuh berbagai medan menanatang

motor
New Honda CB150 Verza Dapat Warna Baru, Harga Rp 20 Jutaan

AHM Buka Peluang Pasok Motor Baru untuk Kopdes Merah Putih

AHM bersedia memenuhi permintaan atau kebutuhan motor baru jika ada permintaan dari Agrinas Pangan Nusantara

mobil
Ekspor

Ekspor Mobil CBU Bantu Maksimalkan Kapasitas Produksi di RI

Ekspor mobil CBU di Indonesia pada 2025 mengoptimalkan kemampuan produksi di RI yakni 2,59 juta unit per tahun