Toyota Land Cruiser FJ Terdaftar, Makin Dekat ke Indonesia
24 Februari 2026, 19:01 WIB
Pada kuartal pertama 2024 ada kenaikan pembiayaan kendaraan elektrifikasi namun masih didominasi mobil hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan kendaraan elektrifikasi yakni HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan BEV (Battery Electric Vehicle) semakin digencarkan tahun ini. Minat masyarakat juga mulai naik terlihat dari tren pembiayaan mobil listrik di Astra.
Untuk diketahui Astra Financial sendiri melayani pembiayaan buat beberapa merek seperti Toyota dan Lexus termasuk lini elektrifikasinya. Menurut Hendry C. Wong, CEO Astra ada kenaikan permintaan pembiayaan kendaraan listrik di 2024.
"Di ACC Group kita lihat permintaan yang mungkin dipicu produk-produk baru baik BEV maupun HEV. Walaupun kami masih fokus ke brand Astra yaitu Toyota, Lexus dan BMW, terlihat ada tren peningkatan cukup baik," ungkap Hendry di Bandung, Jumat (21/6).
Ia mengungkapkan sepanjang kuartal pertama 2024, penyaluran pembiayaan kendaraan elektrifikasi mencapai kisaran 1.300 unit, gabungan antara HEV dan BEV.
"Memang masih dominan di hybrid. Salah satu produk unggulan yang diminati itu Kijang Innova Zenix Hybrid," lanjut Hendry.
Data terbaru Gaikindo menunjukkan bahwa pada Mei 2024 Toyota Innova Zenix Hybrid masih jadi unggulan dengan total penjualan 1.256 unit. Menyusul setelah itu adalah Suzuki XL7 Hybrid sebanyak 843 unit.
Ada di urutan ketiga yakni Toyota Yaris Cross Hybrid sebanyak 569 unit, disusul Suzuki Ertiga Hybrid 358 unit dan Lexus LM 350h Hybrid 255 unit.
Sementara jika bicara mobil listrik atau BEV (Battery Electric Vehicle), per Mei 2024 secara whoesales tembus angka 1.972 unit. Mengutip Databoks, angka tersebut naik 7,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya di 1.828 unit.
Angka tersebut juga naik 26,3 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year-on-year. Penjualan mobil listrik diprediksi akan meningkat seiring berjalannya GIIAS 2024.
Digelar pada Juli 2024, bakal ada lebih banyak model mobil listrik ditawarkan kepada konsumen. Mayoritasnya merupakan manufaktur asal China.
Sebagai informasi Hendry sebagai bagian dari Astra Financial sendiri tengah menjalani Fit & Proper Test dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Prosedur ini dilakukan guna memastikan standar kelayakan seluruh anggota manajemen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Februari 2026, 19:01 WIB
23 Februari 2026, 19:00 WIB
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 14:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga
25 Februari 2026, 08:00 WIB
Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN
25 Februari 2026, 07:00 WIB
Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan