BYD Masih Merajai Pasar Mobil Listrik di Indonesia
11 Desember 2025, 20:06 WIB
DFSK Gelora E hadir di IEMS 2021 dengan beragam keunggulan yang tentunya berbeda bila dibandingkan kendaraan konvensional
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – DFSK Gelora E kembali dipamerkan pada masyarakat. Mobil listrik komersial ringan pertama di Indonesia itu hadir pada ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 yang diselenggarakan pada 24 - 26 November 2021.
Selama ini Pemerintah Indonesia memang terus berupaya untuk mempromosikan kendaraan listrik dengan beragam cara. Salah satu cara yang dianggap positif adalah dengan menggelar IEMS 2021 di Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang.
Dalam pameran kali ini, sejumlah pabrikan kendaraan berlomba untuk menampilkan mobil-mobil listrik mereka. Salah satu brand yang ikut serta dalam pameran dan menampilkan mobil listrik andalannya adalah DFSK.
“DFSK sudah mengembangkan kendaraan listrik sejak lama dan ini sudah terwujud melalui kehadiran DFSK Gelora E. Ini juga merupakan bentuk komitmen DFSK terhadap perkembangan industri otomotif yang mengarah kepada kendaraan tanpa emisi gas buang,” ungkap Achmad Rofiqi, PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile.
Saat ini DFSK masih satu-satunya produsen mobil yang memilki mobil listrik komersial di Indonesia. Mereka seakan ingin menunjukkan bahwa selain bisa digunakan sebagai kendaraan penumpang, mobil listrik juga menguntungkan bila dimanfaatkan sebagai pendukung usaha.
DFSK menawarkan DFSK Gelora E dalam 2 pilihan model yaitu minibus dan blind van. Meski sama-sama mobil untuk usaha, tujuan bisnis dari kedua kendaraan tersebut berbeda. Untuk versi minivan maka sangat cocok digunakan sebagai kendaraan travel. Sedangkan blind van akan sangat cocok digunakan sebagai mobil antar barang.
DFSK Gelora E pun diklaim memiliki biaya operasional yang sangat rendah sehingga sangat menguntungkan dari sisi bisnis. Per kilometer, pemilik kendaraan hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp200 baik untuk versi minivan maupun blind van. Angka ini 1/3 lebih rendah bila dibandingkan dengan biaya operasional mobil komersial konvensional.
Dengan kapasitas baterai 42 kWh, maka tidak heran bila DFSK Gelora E memiliki jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle). DFSK Gelora E hanya membutuhkan waktu 80 menit untuk mengisi daya dari 20 persen hingga 80 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Desember 2025, 20:06 WIB
11 Desember 2025, 13:00 WIB
11 Desember 2025, 11:00 WIB
10 Desember 2025, 14:00 WIB
10 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya
12 Desember 2025, 06:00 WIB
Tak perlu khawatir ketika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung
12 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih terbuka di lima tempat sekitar Ibu Kota menjelang akhir pekan, jangan terlewat
12 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 12 Desember 2025 bakal diawasi lebih ketat untuk hindari kepadatan lalu lintas Ibu Kota
11 Desember 2025, 21:30 WIB
Mazda gelar beragam promo menarik di akhir tahun untuk memudahkan masyarakat mendapat mobil yang dibutuhkan
11 Desember 2025, 20:06 WIB
Menawarkan beragam lini produk mobil listrik, BYD Indonesia terus meraih respon positif dari masyarakat