Honda Batalkan Pengembangan Tiga Model EV, Kesulitan Saingi Cina

Honda menghadapi tantangan penjualan di Amerika Serikat dan kesulitan bersaing dengan brand Tiongkok

Honda Batalkan Pengembangan Tiga Model EV, Kesulitan Saingi Cina
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Persaingan dunia otomotif semakin memanas belakangan ini, terkhusus setelah kedatangan berbagai manufaktur asal Tiongkok.

Salah satu brand asal Jepang, Honda turut merasakan ketatnya persaingan. Bahkan perusahaan berlambang H itu memutuskan untuk tak lagi melanjutkan pengembangan tiga model mobil listrik.

Perlu diketahui, awalnya ada tiga model mobil listrik yang bakal dikembangkan dan diluncurkan secara bersamaan di pasar Amerika Utara. Produksinya juga akan dilakukan di sana.

Ada beberapa pertimbangan yang membuat pihak Honda memutuskan buat membatalkan rencana tersebut. Salah satunya adalah rivalitas dari negeri tirai bambu.

Honda 0 Alpha
Photo: Honda Global

“Di tengah kompetisi ini, Honda tidak mampu menghadirkan produk yang menawarkan value for money lebih baik dari pabrikan baru lain dan membuat tingkat keunggulan kami menurun,” kata Toshihiro Mibe, CEO Honda dalam siaran resmi, dikutip Rabu (08/04).

Di Amerika Serikat, Mibe mengungkapkan bahwa disetopanya pemberian insentif mobil listrik secara signifikan memperlambat pertumbuhan pasar Electric Vehicle (EV).

Melihat kondisi tersebut, akhirnya Honda memutuskan untuk membatalkan rencana pengembangan Honda 0 SUV, Honda 0 Saloon serta Acura RSX.

Meskipun begitu, dia mengakui elektrifikasi menjadi sesuatu yang tidak dapat dihindari oleh Honda.

“Kami membuat keputusan ini dengan hati berat. Kami percaya bahwa perkenalan tiga model elektrifikasi tanpa masa depan bisnis yang jelas bisa berimbas pada diskontinu dalam waktu singkat,” kata Mibe.

Di pasar Indonesia, Honda melalui PT Honda Prospect Motor tidak agresif dalam memperkenalkan mobil listrik murni buat konsumen.

Honda Super One
Photo: Honda

Model perdana mereka adalah e:N1. Tidak dijual secara massal, tetapi diberlakukan skema penyewaan dengan biaya sekitar Rp 22 jutaan per bulan.

Di masa mendatang, Honda bakal memboyong mobil listrik berukuran ringkas yakni Super One. Produk tersebut diduga sudah tercatat di laman Samsat-PKB dengan nama JC6 A EV ZZE.

Mengacu pada laman tersebut, Honda Super One tercatat memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Rp 257 juta. 


Terkini

mobil
BAW

Mengenal Grup Besar di Balik BAW, dari Tekstil Merambah Otomotif

BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis

mobil
Jeep Wrangler Goldilocks

Jeep Wrangler Goldilocks Mainan Baru Bos Berkantong Tebal

Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini

mobil
Lepas Asco

Diler Lepas Asco Pertama di Jakarta Resmi Hadir

Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Diogo Moreira Naik Podium

Hasil Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Diogo Moreira Naik Podium

Berlangsung sengit, Diogo Moreira perdana naik podium sprint race MotoGP Jepang 2026 bersama Marc Marquez

news
GIIAS Semarang 2026

Ada 45 Motor dan Mobil yang Bisa Dicoba di GIIAS Semarang 2026

Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung

mobil
Mazda CX-6e

Prediksi EV Baru Mazda, Bakal Pakai Basis Changan Deepal S05

Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat

mobil
Denza B5

Danza Resmi Jadi Nama Baru Denza di Indonesia

Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza

motor
Honda CRF1100L Africa Twin

Honda CRF1100L Africa Twin Jadi Makin Garang, Siap Diajak Touring

AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin