Tesla Kembali Rebut Gelar Mobil Listrik Terlaris dari BYD

Dalam tiga bulan pertama 2026, Tesla berhasil membukukan penjualan mobil listrik dan sentuh angka 358.023 unit

Tesla Kembali Rebut Gelar Mobil Listrik Terlaris dari BYD
Satrio Adhy

KatadataOTO – Persaingan di pasar mobil listrik Cina kian memanas pada tiga bulan pertama 2026. Terutama antara Tesla serta BYD yang berlomba-lomba menggoda para konsumen.

Menurut kabar terbaru, Tesla berhasil merebut kembali gelar Electric Vehicle (EV) terlaris di dunia pada kuartal pertama tahun ini.

Dalam laporan South China Morning Post pada Senin (06/04), produsen kendaraan roda empat setrum itu berhasil mencatatkan penjualan 358.023 unit.

Jumlah di atas diklaim meningkat 6,5 persen dari periode yang sama pada 2025. Sebuah pencapaian positif bagi Tesla.

Tesla
Photo: Tesla

“Peningkatan yang moderat tersebut sudah cukup bagi produsen mobil Amerika Serikat ini untuk mengalahkan raja EV Cina, BYD,” tulis laporan South China Morning Post.

Lebih jauh dijelaskan bahwa, BYD di periode serupa hanya membukukan penjualan 310.389 mobil listrik saja.

Produsen yang berbasis di Shenzhen itu, mengalami penurunan permintaan kendaraan roda empat sertum hingga 2,5 persen bila dibandingkan periode serupa pada 2025.

Disebutkan ada beberapa penyebab, kenapa kinerja BYD di pasar mobil listrik global menunjukkan hasil kurang memuaskan.

Semisal pemerintah Tiongkok merombak sejumlah kebijakan. Terutama yang terkait dengan pemberian bantuan pembelian EV.

Insentif yang diberikan pada tahun ini tidak lagi sebesar di 2025. Sehingga membuat masyarakat enggan memboyong mobil listrik.

“BYD mengalami kemunduran di pasar domestik karena itu adalah sumber pertumbuhan utama perusahaan,” kata Gao Shen, analis independen di Shanghai.

Sementara kinerja penjualan Tesla dinilai tetap stabil. Sebab mereka mengandalkan basis pelanggan yang besar di seluruh dunia.

Selain itu perang dagang antara Cina dan Amerika Serika turut menghambat kinerja BYD. Sehingga membuat mereka cukup kesulitan melakukan akselerasi.

Sekadar mengingatkan, pada 2025 BYD jadi pabrikan mobil listrik terlaris di dunia mengalahkan Tesla.

Jenama asal Negeri Tirai Bambu ini tercatat berhasil menjual 2,2 juta kendaraan roda empat. Naik 28 persen dibanding tahun sebelumnya.

BYD
Photo: Istimewa

Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan Tesla yang hanya menorehkan penjualan sebesar 1,6 juta unit atau turun 9 persen dibanding pencapaiannya di 2024.

Meski begitu, persaingan antara BYD dan Tesla masih akan terus berlanjut di 2026. Sehingga segala kemungkinan dapat terjadi.

Kedua perusahaan bakal menjalankan berbagai strategi, demi memenangkan persaingan serta menggaet lebih banyak konsumen.


Terkini

news
SIM Keliling Bandung

BPR KS Jadi Salah Satu Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home

news
SIM keliling jakarta

Jelang Akhir Pekan SIM Keliling Jakarta Ada di Lapangan Banteng

SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara

news
Toyota Eco Youth

Toyota Ajak Generasi Muda Lestarikan Lingkungan

Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan

mobil
BYD Atto 3 Facelift

10 Merek Mobil Terlaris Maret 2026: BYD Lampaui Honda

Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026

news
Busworld

Busworld SEA 2026 Siap Digelar, Panggung Bagi Karoseri Lokal

Pameran Busworld SEA 2026 bakal dihadiri sejumlah karoseri ternama, siap gaet pengusaha transportasi

news
Isuzu, truk listrik

Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi

Ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan konsumen kendaraan niaga sebelum beralih ke truk listrik

news
nikel

Tantangan Nikel Indonesia Untuk Mencapai Hilirisasi

Produksi nikel asal Indonesia untuk kendaraan listrik khususnya sudah mencapai 70 persen kebutuhan pasar global