Penjualan Mobil Hybrid Berpotensi Naik Pasca Insentif EV Disetop
06 April 2026, 08:37 WIB
Dalam tiga bulan pertama 2026, Tesla berhasil membukukan penjualan mobil listrik dan sentuh angka 358.023 unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Persaingan di pasar mobil listrik Cina kian memanas pada tiga bulan pertama 2026. Terutama antara Tesla serta BYD yang berlomba-lomba menggoda para konsumen.
Menurut kabar terbaru, Tesla berhasil merebut kembali gelar Electric Vehicle (EV) terlaris di dunia pada kuartal pertama tahun ini.
Dalam laporan South China Morning Post pada Senin (06/04), produsen kendaraan roda empat setrum itu berhasil mencatatkan penjualan 358.023 unit.
Jumlah di atas diklaim meningkat 6,5 persen dari periode yang sama pada 2025. Sebuah pencapaian positif bagi Tesla.
“Peningkatan yang moderat tersebut sudah cukup bagi produsen mobil Amerika Serikat ini untuk mengalahkan raja EV Cina, BYD,” tulis laporan South China Morning Post.
Lebih jauh dijelaskan bahwa, BYD di periode serupa hanya membukukan penjualan 310.389 mobil listrik saja.
Produsen yang berbasis di Shenzhen itu, mengalami penurunan permintaan kendaraan roda empat sertum hingga 2,5 persen bila dibandingkan periode serupa pada 2025.
Disebutkan ada beberapa penyebab, kenapa kinerja BYD di pasar mobil listrik global menunjukkan hasil kurang memuaskan.
Semisal pemerintah Tiongkok merombak sejumlah kebijakan. Terutama yang terkait dengan pemberian bantuan pembelian EV.
Insentif yang diberikan pada tahun ini tidak lagi sebesar di 2025. Sehingga membuat masyarakat enggan memboyong mobil listrik.
“BYD mengalami kemunduran di pasar domestik karena itu adalah sumber pertumbuhan utama perusahaan,” kata Gao Shen, analis independen di Shanghai.
Sementara kinerja penjualan Tesla dinilai tetap stabil. Sebab mereka mengandalkan basis pelanggan yang besar di seluruh dunia.
Selain itu perang dagang antara Cina dan Amerika Serika turut menghambat kinerja BYD. Sehingga membuat mereka cukup kesulitan melakukan akselerasi.
Sekadar mengingatkan, pada 2025 BYD jadi pabrikan mobil listrik terlaris di dunia mengalahkan Tesla.
Jenama asal Negeri Tirai Bambu ini tercatat berhasil menjual 2,2 juta kendaraan roda empat. Naik 28 persen dibanding tahun sebelumnya.
Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan Tesla yang hanya menorehkan penjualan sebesar 1,6 juta unit atau turun 9 persen dibanding pencapaiannya di 2024.
Meski begitu, persaingan antara BYD dan Tesla masih akan terus berlanjut di 2026. Sehingga segala kemungkinan dapat terjadi.
Kedua perusahaan bakal menjalankan berbagai strategi, demi memenangkan persaingan serta menggaet lebih banyak konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 April 2026, 08:37 WIB
05 April 2026, 20:10 WIB
05 April 2026, 15:25 WIB
04 April 2026, 09:00 WIB
02 April 2026, 13:00 WIB
Terkini
06 April 2026, 14:16 WIB
Produksi Toyota Global di Februari 2026 berhasil mencatatkan kenaikan tipis dibanding bulan sebelumnya
06 April 2026, 11:00 WIB
McLaren berhasil kembali tampil kompetitif di F1 GP Jepang 2026, Oscar Piastri langsung naik podium kedua
06 April 2026, 08:37 WIB
Pengamat menilai konsumen akan beralih ke opsi yang lebih rasional dari sisi harga yakni mobil hybrid
06 April 2026, 06:07 WIB
Di awal pekan ini, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memudahkan masyarakat di Kota Kembang
06 April 2026, 06:01 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas tetap terjaga khususnya di jam sibuk
06 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut lokasi dan biayanya
05 April 2026, 20:10 WIB
Aturan ditetapkan untuk mengantisipasi tingginya limbah baterai kendaraan ramah lingkungan di masa depan
05 April 2026, 15:25 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi