Danza Resmi Jadi Nama Baru Denza di Indonesia
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Dalam tiga bulan pertama 2026, Tesla berhasil membukukan penjualan mobil listrik dan sentuh angka 358.023 unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Persaingan di pasar mobil listrik Cina kian memanas pada tiga bulan pertama 2026. Terutama antara Tesla serta BYD yang berlomba-lomba menggoda para konsumen.
Menurut kabar terbaru, Tesla berhasil merebut kembali gelar Electric Vehicle (EV) terlaris di dunia pada kuartal pertama tahun ini.
Dalam laporan South China Morning Post pada Senin (06/04), produsen kendaraan roda empat setrum itu berhasil mencatatkan penjualan 358.023 unit.
Jumlah di atas diklaim meningkat 6,5 persen dari periode yang sama pada 2025. Sebuah pencapaian positif bagi Tesla.
“Peningkatan yang moderat tersebut sudah cukup bagi produsen mobil Amerika Serikat ini untuk mengalahkan raja EV Cina, BYD,” tulis laporan South China Morning Post.
Lebih jauh dijelaskan bahwa, BYD di periode serupa hanya membukukan penjualan 310.389 mobil listrik saja.
Produsen yang berbasis di Shenzhen itu, mengalami penurunan permintaan kendaraan roda empat sertum hingga 2,5 persen bila dibandingkan periode serupa pada 2025.
Disebutkan ada beberapa penyebab, kenapa kinerja BYD di pasar mobil listrik global menunjukkan hasil kurang memuaskan.
Semisal pemerintah Tiongkok merombak sejumlah kebijakan. Terutama yang terkait dengan pemberian bantuan pembelian EV.
Insentif yang diberikan pada tahun ini tidak lagi sebesar di 2025. Sehingga membuat masyarakat enggan memboyong mobil listrik.
“BYD mengalami kemunduran di pasar domestik karena itu adalah sumber pertumbuhan utama perusahaan,” kata Gao Shen, analis independen di Shanghai.
Sementara kinerja penjualan Tesla dinilai tetap stabil. Sebab mereka mengandalkan basis pelanggan yang besar di seluruh dunia.
Selain itu perang dagang antara Cina dan Amerika Serika turut menghambat kinerja BYD. Sehingga membuat mereka cukup kesulitan melakukan akselerasi.
Sekadar mengingatkan, pada 2025 BYD jadi pabrikan mobil listrik terlaris di dunia mengalahkan Tesla.
Jenama asal Negeri Tirai Bambu ini tercatat berhasil menjual 2,2 juta kendaraan roda empat. Naik 28 persen dibanding tahun sebelumnya.
Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan Tesla yang hanya menorehkan penjualan sebesar 1,6 juta unit atau turun 9 persen dibanding pencapaiannya di 2024.
Meski begitu, persaingan antara BYD dan Tesla masih akan terus berlanjut di 2026. Sehingga segala kemungkinan dapat terjadi.
Kedua perusahaan bakal menjalankan berbagai strategi, demi memenangkan persaingan serta menggaet lebih banyak konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
Terkini
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta di akhir pekan beroperasi di lima lokasi terbatas, layani perpanjangan masa berlaku kartu
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027