BYD M6 DM Bisa Dipesan, Dikirim ke Konsumen Mulai Juni 2026
19 Mei 2026, 17:00 WIB
Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV memiliki harga yang semakin kompetitif di pasar Indonesia. Terlebih setelah berbagai manufaktur Cina menghadirkan beragam model.
Perlu diketahui, dahulu harga PHEV bisa tembus Rp 1 miliar ke atas. Namun saat ini bisa didapatkan dengan banderol di kisaran mulai dari Rp 500 jutaan.
Inchcape Indonesia, distributor merek Mercedes-Benz, Jaguar-Land Rover, Harley-Davidson serta GWM mengungkapkan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya.
Menurut hasil pengamatan Inchcape, konsumen masih cenderung menyamakan PHEV dengan mobil hybrid konvensional.
Lalu mobil hybrid belum kebal dari kebijakan ganjil genap yang diberlakukan di Ibu Kota. Sementara mobil listrik sudah terbebas dari aturan tersebut.
“Jadi konsumen melihatnya PHEV dengan hybrid (konvensional) itu satu kelompok. Electric Vehicle (EV) itu kelompok lain,” kata Bagus Susanto, Interim Managing Director Inchcape Indonesia & CEO Inchcape GWM Indonesia di Jakarta, Senin (06/04).
Meskipun begitu, ia mengungkapkan PHEV tetap memiliki keunggulannya tersendiri. Salah satunya, kapasitas baterai lebih besar dari mobil hybrid konvensional.
Hal itu diklaim membuat efisiensi penggunaan bahan bakar pada PHEV semakin baik. Sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri buat konsumen yang ingin menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
“Ketika kita mau meluncurkan model baru, nanti kita harus lihat. Sebenarnya, konsumen prefer teknologi yang mana,” tegas Bagus.
Lebih lanjut Bagus mengungkapkan, saat ini GWM justru menerima respons positif untuk varian diesel dari produk Sport Utility Vehicle (SUV) mereka yaitu GWM Tank 300 Diesel.
“Penjualan Tank 300 Diesel bahkan jauh melampaui yang hybrid,” tegas Bagus.
Sebagai informasi, saat ini GWM memasarkan sederet mobil hybrid dan satu produk kendaraan listrik murni di bawah merek Ora.
GWM Ora 03 menjadi mobil listrik perdana mereka di pasar Indonesia. Model lain yakni Ora 07 disuplai sebagai armada kepolisian, namun belum ada informasi soal penjualannya secara massal.
Kehadiran GWM Ora 07 Performance pertama kali terlihat setelah namanya terdaftar di data Gaikindo.
Secara bahasa desain masih identik dengan Ora 03. Namun bentuknya memanjang seperti sedan dan tersedia dalam warna-warna yang lebih cerah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Mei 2026, 17:00 WIB
19 Mei 2026, 13:29 WIB
11 Mei 2026, 17:03 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
06 Mei 2026, 16:00 WIB
Terkini
21 Mei 2026, 19:21 WIB
Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater
21 Mei 2026, 07:00 WIB
Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group
21 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang
20 Mei 2026, 20:09 WIB
Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua
20 Mei 2026, 13:55 WIB
Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang