Pengiriman Jaecoo J5 EV Tembus 20.000 Unit, Terlaris di Mei 2026
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para pabrikan mobil Cina terus menjalankan ekspansi mereka ke berbagai negara. Termasuk menyasar pasar Australia.
Bahkan BYD, Geely dan kawan-kawan mampu menggoda banyak konsumen di Negeri Kanguru tersebut.
“Cina secara resmi telah melampaui Jepang dan menjadi negara pengimpor kendaraan roda empat terbesar untuk pertama kalinya,” bunyi laporan Carnewschina pada Minggu (05/04).
Lebih jauh disebutkan bahwa, pencapaian tersebut sekaligus penanda terjadinya perubahan signifikan di pasar otomotif Australia.
Apalagi berdasarkan data Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI), pada Februari 2026 impor mobil Cina mencapai 22.300 unit.
Jumlah di atas mampu berkontribusi cukup besar, yakni mencapai 25 persen pangsa pasar mobil baru Australia.
Selain itu, angka tersebut melampaui capaian dari produsen asal Jepang. Sebab Toyota dan pabrikan lain hanya membukukan 21.600 unit saja.
Tentu data di atas menunjukkan titik balik dominasi Jepang, yang telah berlangsung sejak 1998 di pasar otomotif Australia.
Pergeseran ini menunjukkan perubahan cepat dalam preferensi konsumen terhadap kendaraan listrik dan alternatif hemat biaya yang disediakan oleh produsen Tiongkok,” lanjut mereka.
Sebagai informasi, situasi yang ada didorong oleh sejumlah faktor. Semisal meningkatnya popularitas mobil listrik maupun berjantung pacu hibrida.
Sementara itu, sejumlah produsen diklaim menuai capaian positif di Australia. Salah satunya BYD yang mampu meningkatkan penjualan sampai 160 persen.
Mereka berhasil menjual hingga 10.200 mobil listrik dalam dua bulan pertama 2026.
Sekadar mengingatkan, pasar kendaraan roda empat di Negeri Kanguru sangat bergantung pada impor karena kurangnya basis manufaktur domestik.
Tidak adanya tarif pada kendaraan impor, preferensi konsumen yang beragam terhadap SUV serta kendaraan komersial ringan menjadikan Australia pasar utama bagi ekspansi merek otomotif global.
Konsumen di Australia juga menerima produk-produk asal Cina dengan cepat. Sebab harga yang kompetitif, fitur teknologi canggih serta pergeseran menuju elektrifikasi.
Sejak 2020, total sembilan merek Tiongkok baru telah memasuki pasar Australia. Beberapa yang cukup dominan antara lain MG, BYD, GWM maupun Chery.
Hal tersebut menandakan dominasi para produsen asal Negeri Tirai Bambu kian menguat. Sekaligus mulai menggerus bisnis pabrikan Jepang di pasar Australia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Terkini
05 Juli 2026, 07:28 WIB
Tingkat Komponen Dalam Negeri mobil listrik Xpeng X9 dan G6 teranyar bakal di atas 40 persen di masa mendatang
04 Juli 2026, 21:00 WIB
AHM memberikan sejumlah penyegaran pada Honda Monkey, meliputi sejumlah opsi kelir dan motif jok baru
04 Juli 2026, 19:15 WIB
Pertumbuhan penjualan Daihatsu kembali terlihat di Juni 2026, kendaraan komersial jadi kontributor utama
04 Juli 2026, 09:00 WIB
IMI Awards 2025 memberikan apresiasi kepada Andre Mulyadi yang konsisten dalam dunia modifikasi Indonesia
04 Juli 2026, 07:00 WIB
Sejumlah tim belum memberikan pengumuman mengenai susunan pembalap yang akan mereka usung di MotoGP 2027
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Vinfast turut menawarkan Limo Green kepada konsumen individual, tidak hanya pembeli fleet atau pelaku usaha
03 Juli 2026, 17:00 WIB
Aletra dikatakan tengah mempersiapkan untuk menghadirkan produk terbaru di ajang pameran otomotif GIIAS 2026
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 diharapkan mempererat hubungan antara narasumber dan insan media.