Mobil Listrik dan Hybrid Jadi Andalan Warga Cina Hadapi Banjir
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para pabrikan mobil Cina terus menjalankan ekspansi mereka ke berbagai negara. Termasuk menyasar pasar Australia.
Bahkan BYD, Geely dan kawan-kawan mampu menggoda banyak konsumen di Negeri Kanguru tersebut.
“Cina secara resmi telah melampaui Jepang dan menjadi negara pengimpor kendaraan roda empat terbesar untuk pertama kalinya,” bunyi laporan Carnewschina pada Minggu (05/04).
Lebih jauh disebutkan bahwa, pencapaian tersebut sekaligus penanda terjadinya perubahan signifikan di pasar otomotif Australia.
Apalagi berdasarkan data Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI), pada Februari 2026 impor mobil Cina mencapai 22.300 unit.
Jumlah di atas mampu berkontribusi cukup besar, yakni mencapai 25 persen pangsa pasar mobil baru Australia.
Selain itu, angka tersebut melampaui capaian dari produsen asal Jepang. Sebab Toyota dan pabrikan lain hanya membukukan 21.600 unit saja.
Tentu data di atas menunjukkan titik balik dominasi Jepang, yang telah berlangsung sejak 1998 di pasar otomotif Australia.
Pergeseran ini menunjukkan perubahan cepat dalam preferensi konsumen terhadap kendaraan listrik dan alternatif hemat biaya yang disediakan oleh produsen Tiongkok,” lanjut mereka.
Sebagai informasi, situasi yang ada didorong oleh sejumlah faktor. Semisal meningkatnya popularitas mobil listrik maupun berjantung pacu hibrida.
Sementara itu, sejumlah produsen diklaim menuai capaian positif di Australia. Salah satunya BYD yang mampu meningkatkan penjualan sampai 160 persen.
Mereka berhasil menjual hingga 10.200 mobil listrik dalam dua bulan pertama 2026.
Sekadar mengingatkan, pasar kendaraan roda empat di Negeri Kanguru sangat bergantung pada impor karena kurangnya basis manufaktur domestik.
Tidak adanya tarif pada kendaraan impor, preferensi konsumen yang beragam terhadap SUV serta kendaraan komersial ringan menjadikan Australia pasar utama bagi ekspansi merek otomotif global.
Konsumen di Australia juga menerima produk-produk asal Cina dengan cepat. Sebab harga yang kompetitif, fitur teknologi canggih serta pergeseran menuju elektrifikasi.
Sejak 2020, total sembilan merek Tiongkok baru telah memasuki pasar Australia. Beberapa yang cukup dominan antara lain MG, BYD, GWM maupun Chery.
Hal tersebut menandakan dominasi para produsen asal Negeri Tirai Bambu kian menguat. Sekaligus mulai menggerus bisnis pabrikan Jepang di pasar Australia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 09:00 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri
13 Juli 2026, 18:43 WIB
Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026 dibuka untuk publik mulai 30 Juli sampai 9 Agustus 2026
13 Juli 2026, 13:00 WIB
Wuling Aira ev menjadi lini elektrifikasi pelengkap Air ev, incar konsumen dengan mobilitas di area perkotaan
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Para masyarakat memanfaatkan fitur V2L pada mobil listrik dan hybrid mereka sebagai sumber energi saat banjir
13 Juli 2026, 07:00 WIB
Harga Wuling Aira ev diumumkan di ajang GIIAS 2026 pada akhir Juli, sudah bisa dipesan di diler terdekat
13 Juli 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, pengguna kendaraan roda empat tetap patut waspada dengan aturan ganjil genap Jakarta
13 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dimanfaatkan hari ini di fasilitas SIM keliling Jakarta, simak lokasinya